Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut memasang garis polisi dan menutup kolam renang setelah insiden seorang wisatawan berusia enam tahun tewas tertarik saluran pembuangan air kolam di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Joko Prihatin, mengatakan, tempat wisata kolam renang Hotel ANB Garut ditutup sementara sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan, dan dapat kembali dibuka apabila proses penyelidikan selesai dan standar keamanan terpenuhi.
"Nanti (dibuka) setelah standar keamanan terpenuhi," kata Joko saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Senin.
Kepolisian mendapatkan laporan adanya seorang bocah Bagja Nurjaman (6) tiba-tiba tangannya tertarik ke saluran pembuangan air saat sedang berenang di kolam renang ANB, Minggu (23/2) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk kepentingan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti dan memintai keterangan saksi.
Pemeriksaan terhadap pemilik objek wisata kolam renang tersebut, juga dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan tentang insiden tersebut .isatawan.
Korban bermain perosotan di kolam renang sedalam satu meter dan tiba-tiba tangannya tertarik ke saluran air sehingga kesulitan untuk kembali ke permukaan.
Baca juga: Polisi selidiki seorang anak tewas tersedot saluran pembuangan kolam renang di Garut
Baca juga: Dua warga Bogor meninggal di kolam renang sepekan terakhir