Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto langsung menelusuri penyebab banjir di Desa Cijayanti, Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, sepulang dari kegiatan retret kepala daerah di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.
"Hari ini saya baru sampai Bogor jam 11 siang dari Magelang usai penutupan retret. Dari kemarin kita dengar Bogor diguyur intensitas hujan yang cukup tinggi, di beberapa titik kabupaten Bogor tergenang air, bahkan banjir. Hari ini kita melihat salah satu tempat di Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang," ujar Rudy.
Sesampai di lokasi, ia langsung menyusuri Kali Cisarapati yang alirannya sempat meluap pada Jumat (28/2) petang dan mengakibatkan banjir lintasan.
Hasil menyusuri kali tersebut, Rudy mengungkapkan bahwa butuh kolaborasi seluruh pihak untuk melakukan normalisasi di Kali Cisarapati, karena terjadi pendangkalan di beberapa bagian.
"Pendangkalan, iya, karena sedimentasi sungainya cukup tinggi. Apalagi tadi tanah merahnya di pinggir kali. Pada saat hujan besar, tanah akan terbawa ke sungai," ungkap Rudy.
Baca juga: Bupati Bogor nilai retret jadi bekal kepala daerah layani masyarakat
Baca juga: Sambut Ramadhan, Bupati Rudy Susmanto serukan kegiatan Bogor Berseka
Pemerintah Kabupaten Bogor telah menurunkan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk melakukan pengerukan di Kali Cisarapati.
Rudy juga mengajak pihak pengembang perumahan yang ada di lokasi tersebut turut berkolaborasi dalam menurunkan alat berat untuk normalisasi kali.
"Beberapa pengembang punya beko-beko yang cukup besar, hayuk kita kerjakan bersama-sama," cetusnya.
Ia menekankan kepada para pengembang agar memanfaatkan keleluasaan berinvestasi di Kabupaten Bogor dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan tidak mengenyampingkan kenyamanan warga.
"Tetapi pengembang juga jangan tutup mata, karena kami sudah memberikan keleluasaan dalam dunia investasi memberikan beberapa keringanan, tapi jangan sampai dunia investasi berdampak pada masyarakat. Kita ingin dunia investasi berdampak positif," kata Rudy menegaskan.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bogor, banjir lintasan dari luapan Kali Cisarapati pada Jumat (28/2), melanda tiga kampung di Desa Cijayanti, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter yang mengakibatkan puluhan rumah warga.
Puluhan rumah terdampak banjir lintasan ada di Kampug Cicerewed sebanyak 57 unit, Kampung Cimanggurang 9 unit, dan Kampung Babakan Tengah 7 unit.
Total sebanyak 243 jiwa terdampak banjir lintasan tersebut. Di antaranya 181 jiwa di Kampung Cicerewed, 34 jiwa di Kampung Cimanggurang, dan 28 jiwa di Kampung Babakan Tengah.