Kota Bengkulu (ANTARA) - Dinas Kesehatan mencatat bahwa sepanjang 2024 terdapat 22.000 warga Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mengalami penyakit gula darah atau diabetes melitus.
Kepala Dinkes Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani di Bengkulu, Minggu, menyebutkan bahwa kasus diabetes di wilayah tersebut didominasi oleh anak muda dan lanjut usia.
"Untuk kasus diabetes di Kota Bengkulu terus meningkat, terutama untuk kalangan anak-anak dan remaja. Penyebabnya disebabkan karena beberapa faktor seperti faktor genetik dan kebiasaan pola makan yang tidak sehat," ujarnya.
Dinkes mengimbau masyarakat mengurangi makanan tidak sehat dan minuman yang memiliki kadar gula tinggi.
Baca juga: Diabetes pada usia muda
Baca juga: Riwayat diabetes dalam keluarga bisa diminimalisir pada usia muda