Depok (ANTARA) - Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) diharapkan mampu mengembangkan pola pikir strategis dan analitis yang relevan untuk menghadapi tantangan industri dan merancang solusi bisnis berkelanjutan di masa depan.
Untuk itu Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) menggelar Kuliah Tamu bersama Nugroho Bramantyo selaku Co-Founder MentorInc dan Bessa Dental, dengan mengusung topik “Strategic Pricing to Enter Into a Crowded OTT Market”.
Dalam paparannya, Nugroho, Rabu menjelaskan bahwa pasar over the top di Indonesia memiliki potensi besar yang didukung penetrasi telepon pintar mencapai 43 persen dari populasi, serta lebih dari 112 juta pengguna menonton video melalui perangkat mobile.
Data tersebut menunjukkan besarnya peluang layanan streaming di Tanah Air.
Nugroho juga menyoroti bahwa GoPlay mengadopsi strategi yang serupa dengan Amazon Prime, yakni memadukan layanan streaming dengan berbagai layanan dalam satu platform.
GoPlay memanfaatkan kekuatan Gojek melalui sistem bundling, misi penggunaan, dan voucher untuk meningkatkan akuisisi sekaligus mempertahankan pengguna dalam jangka panjang.
“Keunggulan GoPlay terletak pada integrasinya dengan ekosistem Gojek. Pengguna bukan hanya menikmati streaming, tetapi juga mendapatkan manfaat dari layanan transportasi, pembayaran, hingga pemesanan makanan,” katanya.
GoPlay diposisikan sebagai platform streaming yang menonjolkan film dan serial Indonesia. Dengan lebih dari 125 juta unduhan aplikasi Gojek dan 75 juta pengguna aktif, GoPlay memanfaatkan ekosistem besar tersebut untuk memperkuat akses konten lokal pada masyarakat.
Sementara itu, dalam upaya menarik pengguna baru, GoPlay menawarkan harga perkenalan yang lebih rendah dibandingkan harga publik.
Strategi harga tersebut diharapkan meningkatkan akuisisi pengguna dan bersaing dengan platform global lainnya.
Selain itu, GoPlay menyediakan fitur seperti mode luring, resolusi video adaptif, serta integrasi tanpa hambatan dengan aplikasi Gojek.
Nugroho juga menjelaskan mengenai klinik gigi spesialis bernama “Bessa Dental Specialist” yang membawa konsep Expert Care for Every Smile untuk menekankan pelayanan klinis berkualitas dengan teknologi terkini dan tenaga medis berpengalaman.
Dalam sebuah usaha, dia menegaskan pentingnya memahami struktur biaya sebelum menetapkan target pendapatan dan komposisi layanan.
Dalam konteks klinik gigi, komisi dokter menjadi komponen biaya langsung terbesar yang harus dikelola secara optimal.
Dengan demikian, perlu adanya analisis biaya sebagai fondasi bagi pengambilan keputusan strategis, termasuk penentuan harga layanan dan evaluasi efisiensi operasional.
Saat ini, Bessa mengusung strategi harga yang kompetitif untuk menjangkau masyarakat lebih luas. Klinik tersebut menawarkan diskon untuk seluruh perawatan pada masa soft opening dan paket bundling dengan teknologi terbaru yang belum banyak digunakan oleh competitor. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan nilai manfaat pasien.
“Pendekatan tersebut dirancang untuk menarik masyarakat agar mencoba layanan dasar dengan harga terjangkau. Nantinya, akan diikuti strategi cross-selling dan up-selling pada layanan perawatan bernilai lebih tinggi yang sesuai kebutuhan pasien. Tidak hanya meningkatkan pengalaman pasien, tetapi juga mampu memperpanjang customer lifetime value dan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan,” ujar Nugroho.
Di samping itu, klinik perlu memahami proposisi nilai kompetitor, baik dari sisi teknologi, jenis dokter yang dimiliki, hingga segmentasi pasar yang dibidik.
Informasi tersebut membantu manajemen dalam menentukan posisi kompetitif yang tepat dan menyesuaikan strategi pemasaran, seperti SEO, iklan digital, dan below-the-line activation.
Melalui pemaparan prinsip dasar manajemen di bidang industri platform over the top dan layanan kesehatan, dapat diketahui pula keputusan bisnis yang efektif serta tidak hanya bergantung pada inovasi produk, tetapi juga pada kemampuan membaca perilaku pasar, mengelola struktur biaya, serta membangun proposisi nilai yang tepat.
Baca juga: FEB UI anugerahkan penghargaan Wirakarya Adhitama kepada Prof. Adrianus Mooy
Baca juga: LPEM FEB-UI prediksi ekspor Indonesia ke Kanada naik 78,71 persen berkat ICA-CEPA
Baca juga: Pengmas FEB UI berikan pelatihan eco-enzyme di SDN Beji Timur 1 Depok
