Teheran (ANTARA) - Iran mengajukan proposal kepada Amerika Serikat yang disebut sebagai uji "keseriusan” menjelang putaran ketiga perundingan nuklir di Jenewa, menurut laporan IRNA pada Kamis (26/2).

Kantor berita Iran itu melaporkan draf proposal itu diserahkan kepada pihak AS melalui mediator Oman menjelang perundingan yang dijadwalkan berlangsung di Kedutaan Besar Oman di Jenewa, Swiss.

"Menolaknya sama saja dengan membenarkan kecurigaan awal bahwa Amerika Serikat tidak sungguh-sungguh berkomitmen pada diplomasi dan bahwa sikap diplomatik mereka hanyalah permainan," sebut IRNA menjelang putaran baru perundingan yang menentukan.

Namun, isi proposal tersebut tidak diungkapkan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi tiba di Jenewa pada Rabu malam didampingi wakilnya, Majid Takht-Ravanchi, dan tim ahli ahli nuklir, hukum, dan ekonomi.

Araghchi kemudian bertemu dengan Menlu Oman Badr Al-Busaidi untuk membahas garis besar perundingan dan draf proposal.

Baca juga: JD Vance sebut AS akan pastikan Iran tidak peroleh senjata nuklir
 

Araghchi menegaskan bahwa keberhasilan perundingan memerlukan "keseriusan pihak lain" serta menghindari "perilaku dan sikap yang kontradiktif," menurut media.

Kementerian Luar Negeri Oman menyatakan kedua diplomat meninjau proposal yang akan disampaikan delegasi Iran dalam perundingan untuk mencapai kesepakatan.

Draf tersebut didasarkan pada prinsip panduan yang disepakati dalam putaran sebelumnya.

Sementara itu, delegasi AS yang dipimpin Utusan Khusus Steve Witkoff juga bertemu dengan Menlu Oman setelah tiba di Jenewa pada Kamis pagi.

Menjelang keberangkatannya, Araghchi menyatakan Iran akan melanjutkan perundingan guna mencapai kesepakatan yang adil sesegera mungkin.

Ia menyebut putaran baru itu sebagai "kesempatan bersejarah untuk mencapai kesepakatan yang belum pernah terjadi sebelumnya."

Setelah putaran terakhir pada 17 Februari, kedua pihak menilai hasil pembicaraan positif karena menyepakati prinsip-prinsip panduan.

Perundingan tak langsung itu berlangsung di tengah pengerahan besar-besaran militer AS di Teluk Persia dan latihan militer Garda Revolusi Iran (IRGC).

Sumber: Anadolu


Baca juga: Garda Revolusi Iran gelar latihan tempur besar-besaran, melibatkan drone dan rudal

Baca juga: Iran siap berunding dengan Amerika Serikat demi kesepakatan nuklir adil dan setara

 



Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor : Erwan Muhadam

COPYRIGHT © ANTARA 2026