Magetan (ANTARA) - Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berhasil meraih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia terkait pengelolaan sampah di wilayah setempat.

Sertifikat diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq kepada Bupati Magetan Nanik Endang dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah dan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Balai Kartini Jakarta pada Rabu (25/02).

"Penghargaan ini kita raih di tengah kondisi darurat sampah. Ini bukti kerja keras bersama. Namun kita juga menyadari masih ada pekerjaan rumah, terutama penguatan kelembagaan dan dukungan anggaran," ujar Bupati Nanik di Magetan, Kamis.

Baca juga: KLH cabut sanksi administratif pengelolaan sampah di Kotawaringin Timur

Menurut dia, pemberian Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih tersebut sangat bergengsi sebab dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, hanya 35 daerah yang menerima sertifikat tersebut, termasuk Magetan.

"Ini merupakan sebuah capaian yang patut disyukuri bersama. Kami berkomitmen membenahi sistem pengelolaan sampah secara bertahap agar ke depan bisa meningkat ke kategori yang lebih tinggi," kata dia.

Bupati Nanik menyampaikan bahwa capaian tersebut diraih di tengah tantangan darurat sampah, sehingga menjadi bukti kerja keras seluruh jajaran dan dukungan masyarakat.

Baca juga: Menteri LH Hanif Faisol ingatkan pemda bahwa TPA open dumping berakhir pada 2028

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi melalui program Gerakan Pilah Sampah dari Rumah yang telah diluncurkan Pemkab Magetan sebelumnya.

Langkah itu dinilai strategis untuk mengurangi beban TPA sekaligus membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Magetan yang telah peduli terhadap kebersihan. Penghargaan ini kami persembahkan untuk warga Magetan," katanya.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026