Karawang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat memberangkatkan puluhan pelajar SMP ke Resimen Latihan dan Pertempuran Kostrad, Sanggabuana Karawang, untuk mengikuti program pendidikan bela negara.
",Ada 50 pelajar SMP yang diberangkatkan untuk mengikuti program pendidikan bela negara ke Menlatpur (Resimen Latihan dan Pertempuran) Kostrad Sanggabuana," kata bupati saat pemberangkatan, di komplek Pemkab Karawang, Minggu.
Ia menyampaikan, melalui program pendidikan bela negara, para pelajar akan mengikuti pembinaan oleh jajaran TNI terkait dengan peningkatan karakter, kedisiplinan dan wawasan kebangsaan.
Pelaksanaan program pendidikan bela negara tersebut akan berlangsung selama sepekan.
Bupati mengatakan, sebanyak 50 peserta program pendidikan bela negara itu berasal dari 42 sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Karawang.
"Dari 50 peserta, ada tiga peserta yang merupakan pelajar putri," katanya.
Para peserta program pendidikan bela negara itu terpilih melalui proses evaluasi terkait dengan catatan kedisiplinan serta perilaku siswa. Penentuannya dilakukan oleh guru Bimbingan Konseling, wali kelas, serta kepala sekolah.
"Jadi penetapan peserta itu tidak dilakukan sembarangan. Sekolah sudah melakukan penilaian mendalam terhadap pelajar yang dinilai memerlukan pembinaan. Orang tua juga turut dilibatkan, dan seluruhnya memberikan persetujuan," kata bupati.
Disebutkan, ke-50 pelajar yang dikirim ke Menlatpur Kostrad Sanggabuana Karawang itu sudah mendapat persetujuan dari orang tuanya masing-masing.
Program bela negara tersebut berisi materi wawasan kebangsaan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), pendidikan agama oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta penyuluhan kesehatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Karawang.
Baca juga: Pemerintah Kabupaten Bekasi kirim puluhan pelajar SMP ke barak militer
Baca juga: Bupati Purwakarta kembali kirim puluhan pelajar SMa/SMK ke barak militer
Baca juga: Pendidikan: antara pendekatan seperti barak militer dan berbasis "Kurikulum Cinta"
