Semarang (ANTARA) - Pertamina Foundation bekerja sama dengan Universitas Diponegoro Semarang menanam sebanyak 48.000 pohon di KHDTK (Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus) Wanadipa, Undip, di Kabupaten Semarang.
Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono di Semarang, Kamis, mengatakan bahwa keberadaan KHDTK Wanadipa Undip sangat krusial sebagai kawasan hulu.
"Di sini dialiri Daerah Aliran Sungai (DAS) Babon karena di sini hulunya, kemudian hilirnya itu di Kabupaten Demak, Kota Semarang, dan Kabupaten Grobogan," katanya didampingi President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari.
Ia mengingatkan bahwa tantangan perubahan iklim sekarang ini sudah tidak bisa diprediksi yang berdampak terhadap terjadinya bencana alam, seperti yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tanam 100 Pohon Endemik di Kehati Kiara Payung
Baca juga: Pertamina dan warga tanam 6.606 bibit pohon lestarikan lingkungan
Karena itu, kata dia, kawasan hutan tersebut harus terus dijaga dan dirawat agar tidak terdegradasi, seiring dengan pembangunan, salah satunya dengan menggiatkan penanaman pohon.
"Sebanyak 48.000 pohon itu, baik tanaman keras dan juga tanaman-tanaman yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, antara lain alpukat, kemudian nangka, kelengkeng, mangga," katanya.
