Cianjur (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menanam sekitar 500 bibit pohon mahoni di sejumlah titik di sepanjang jalur utama Cianjur, sebagai upaya peremajaan pohon yang tumbang akibat bencana alam atau lapuk dimakan usia.
Sekretaris DLH Cianjur Prihadi Wahyu Santoso di Cianjur, Senin, mengatakan penanaman pohon baru di kiri kanan jalan di sepanjang jalur utama Cianjur meliputi jalur Puncak-Cianjur, Mande dan jalur Cikalongkulon-Cianjur.
Hal tersebut dilakukan sebagai pengganti pohon yang sudah berusia tua yang terpaksa ditebang atau tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Cianjur sejak beberapa bulan terakhir.
"Kami melakukan peremajaan pohon kiri kanan jalan yang sejak beberapa bulan terakhir banyak yang tumbang akibat cuaca ekstrem atau sengaja di tebang, karena rawan tumbang menutup landasan jalan," katanya.
Baca juga: DLH Cianjur koordinasi dengan provinsi dan pusat pangkas pohon rawan tumbang
Penanaman bibit pohon baru di kiri kanan jalan tersebut akan terus dipantau dengan harapan dapat tumbuh besar, sehingga dapat menjaga persediaan air dan keasrian di sepanjang jalur utama Cianjur yang tercatat lebih dari 23 pohon mahoni yang tumbang selama Januari.
Tidak hanya melakukan penanaman bibit pohon baru, tambah dia, seiring cuaca ekstrem yang masih melanda Cianjur, pihaknya merutinkan pemangkasan dan penebangan pohon tua di kiri kanan jalan mulai dari kawasan Puncak Pass, Cugenang, Karangtengah hingga Haurwangi.
Pemangkasan dan penebangan dilakukan secara bertahap, karena harus menutup jalur sementara waktu, dimana sebagian besar dahan yang dipangkas memiliki rebahan ke badan jalan, terlebih ketika menebang pohon berukuran besar yang membutuhkan waktu cukup lama.
Baca juga: Cianjur lakukan berbagai cara cegah terjadinya banjir saat cuaca ekstrem
Baca juga: DLH Cianjur pangkas dan tebang pohon rawan tumbang di jalur utama antisipasi cuaca ekstrem
"Sedangkan hambatan utama kondisi lalu lintas yang setiap hari padat, sehingga kami melakukan koordinasi dengan dinas terkait dan kepolisian agar saat penanganan tidak sampai terjadi antrean panjang," katanya.
Saat ini, pihaknya mewaspadai sejumlah lokasi rawan pohon tumbang di luar pantauan langsung petugas, seperti sepanjang jalur utama Cianjur selatan, Jalan Raya Puncak-Cianjur, Jalan Raya Bandung-Cianjur, dan Jalan Raya Mande-Cokalongkulon.
"Kami meminta masyarakat aktif melapor ketika melihat pohon rawan tumbang, sehingga petugas dapat langsung melakukan penebangan setelah dilakukan secara selektif dengan mengutamakan pemangkasan ranting dan dahan," katanya.
Pewarta: Ahmad FikriUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.