• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Minggu, 25 Januari 2026
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • BCA minta nasabah waspadai modus "penipuan" melalui website palsu

      BCA minta nasabah waspadai modus "penipuan" melalui website palsu

      3 menit lalu

      Badan Geologi ingatkan longsor susulan di Cisarua, Bandung Barat

      Badan Geologi ingatkan longsor susulan di Cisarua, Bandung Barat

      39 menit lalu

      Bulog Bogor serap 435 ton gabah petani sesuai HPP Rp6.500

      Bulog Bogor serap 435 ton gabah petani sesuai HPP Rp6.500

      2 jam lalu

      PDI P hidupkan kembali klinik rakyat di Sukabumi usai vakum 15 tahun

      PDI P hidupkan kembali klinik rakyat di Sukabumi usai vakum 15 tahun

      2 jam lalu

      JK sebut 75 persen masjid di Indonesia perlu perbaikan sistem pengeras suara akustik

      JK sebut 75 persen masjid di Indonesia perlu perbaikan sistem pengeras suara akustik

      2 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Pemkot Bogor tetap tegakkan batas usia angkot sembari siapkan perwali

      Pemkot Bogor tetap tegakkan batas usia angkot sembari siapkan perwali

      24 Januari 2026 16:49

      Pemkot Bogor susun desain jalan tembusan IPB Dramaga upaya urai kepadatan lalu lintas

      Pemkot Bogor susun desain jalan tembusan IPB Dramaga upaya urai kepadatan lalu lintas

      24 Januari 2026 16:44

      Puncak diguyur hujan seharian, Bendung Katulampa siaga 3

      Puncak diguyur hujan seharian, Bendung Katulampa siaga 3

      24 Januari 2026 05:31

      DPRD Kota Bogor sebut Perumda Tirta Pakuan harus transparan kelola APBD 2026

      DPRD Kota Bogor sebut Perumda Tirta Pakuan harus transparan kelola APBD 2026

      23 Januari 2026 13:13

      Wakil Wali Kota Depok berharap koperasi bisa berdampak langsung bagi masyarakat

      Wakil Wali Kota Depok berharap koperasi bisa berdampak langsung bagi masyarakat

      8 jam lalu

      Haul ke-31 Ponpes Al-Hamidiyah Depok dihadiri Mantan Wapres KH Ma'ruf Amin

      Haul ke-31 Ponpes Al-Hamidiyah Depok dihadiri Mantan Wapres KH Ma'ruf Amin

      20 jam lalu

      Pemkot Depok pastikan harga daging sapi stabil jelang Ramadhan,

      Pemkot Depok pastikan harga daging sapi stabil jelang Ramadhan,

      24 Januari 2026 16:56

      Pemkot Depok ingatkan masyarakat untuk waspada banjir dan longsor

      Pemkot Depok ingatkan masyarakat untuk waspada banjir dan longsor

      23 Januari 2026 19:57

      Pemkab Sukabumi bantu sediakan lahan pembangunan hunian tetap korban pergerakan tanah

      Pemkab Sukabumi bantu sediakan lahan pembangunan hunian tetap korban pergerakan tanah

      2 Januari 2026 15:03

      Pemkab Sukabumi gelar doa lintas agama jelang pergantian tahun

      Pemkab Sukabumi gelar doa lintas agama jelang pergantian tahun

      30 Desember 2025 10:07

      Lalu lintas di GT Cikunir dan GT Ciawi ke Jabodetabek meningkat

      Lalu lintas di GT Cikunir dan GT Ciawi ke Jabodetabek meningkat

      28 Desember 2025 05:58

      Pemerintah pastikan kesiapan Tol Bocimi

      Pemerintah pastikan kesiapan Tol Bocimi

      27 Desember 2025 07:41

      Pemkab Bekasi diminta perjuangkan aset lahan Babelan demi bela kepentingan warga

      Pemkab Bekasi diminta perjuangkan aset lahan Babelan demi bela kepentingan warga

      24 Januari 2026 06:36

      Disdag Bekasi imbau pedagang beli daging beku untuk atasi kelangkaan pasokan

      Disdag Bekasi imbau pedagang beli daging beku untuk atasi kelangkaan pasokan

      23 Januari 2026 21:42

      Pemkab Bekasi tambah titik pengungsian jadi 15 titik untuk optimalkan evakuasi korban

      Pemkab Bekasi tambah titik pengungsian jadi 15 titik untuk optimalkan evakuasi korban

      23 Januari 2026 19:55

      Pedagang bakso terancam tutup karena kelangkaan pasokan daging

      Pedagang bakso terancam tutup karena kelangkaan pasokan daging

      23 Januari 2026 15:54

      Realisasi investasi di Karawang tahun 2025 capai Rp70,77 triliun

      Realisasi investasi di Karawang tahun 2025 capai Rp70,77 triliun

      3 jam lalu

      Pemkab Subang alokasikan anggaran Rp271 miliar benahi infrastruktur

      Pemkab Subang alokasikan anggaran Rp271 miliar benahi infrastruktur

      24 Januari 2026 16:54

      Satu orang tewas pada kecelakaan beruntun di Jalan Syekh Quro Karawang

      Satu orang tewas pada kecelakaan beruntun di Jalan Syekh Quro Karawang

      24 Januari 2026 16:41

      Polres Karawang tangkap seorang pria pengedar sabu di kawasan perumahan

      Polres Karawang tangkap seorang pria pengedar sabu di kawasan perumahan

      24 Januari 2026 07:25

  • Kesehatan
    • Kalbar perkuat layanan kesehatan mata melalui beroperasinya RS PEC

      Kalbar perkuat layanan kesehatan mata melalui beroperasinya RS PEC

      3 jam lalu

      Protelindo perluas jangkauan layanan kesehatan gratis di lokasi bencana

      Protelindo perluas jangkauan layanan kesehatan gratis di lokasi bencana

      9 jam lalu

      Kemenkes perkuat kesehatan penyintas longsor di Desa Sibalanga Tapanuli Utara

      Kemenkes perkuat kesehatan penyintas longsor di Desa Sibalanga Tapanuli Utara

      12 jam lalu

      Dinkes OKU perluas layanan tes HIV/AIDS gratis

      Dinkes OKU perluas layanan tes HIV/AIDS gratis

      13 jam lalu

      Perhimpunan Dokter Spesialis Patklin diharapkan punya kontribusi nyata bagi Kesehatan di NTT

      Perhimpunan Dokter Spesialis Patklin diharapkan punya kontribusi nyata bagi Kesehatan di NTT

      14 jam lalu

  • Iptek
    • Mendikdasmen sebut AI harus dikuasai dengan kompetensi dan keadaban digital

      Mendikdasmen sebut AI harus dikuasai dengan kompetensi dan keadaban digital

      6 jam lalu

      Mahasiswa UMY uji materiil terhadap Pasal UU LLAJ usai kecelakaan akibat puntung rokok

      Mahasiswa UMY uji materiil terhadap Pasal UU LLAJ usai kecelakaan akibat puntung rokok

      9 jam lalu

      Mendikdasmen Abdul Mu'ti pastikan AI tidak akan gantikan peran guru

      Mendikdasmen Abdul Mu'ti pastikan AI tidak akan gantikan peran guru

      12 jam lalu

      Para Rektor PTNBH rumuskan strategi Creative Financing perluas akses pendidikan tinggi

      Para Rektor PTNBH rumuskan strategi Creative Financing perluas akses pendidikan tinggi

      22 jam lalu

      Oppo Reno15 Series bawa fitur AI untuk buat konten

      Oppo Reno15 Series bawa fitur AI untuk buat konten

      24 Januari 2026 19:17

  • Artikel
    • Pentingnya institusi membaca cuaca keselamatan warga kota

      Pentingnya institusi membaca cuaca keselamatan warga kota

      2 jam lalu

      Huntara, awal dari sebuah kebangkitan

      Huntara, awal dari sebuah kebangkitan

      2 jam lalu

      Istora menunggu gebrakan Gen Z

      Istora menunggu gebrakan Gen Z

      8 jam lalu

      Gunung Samalas dalam ingatan Dunia

      Gunung Samalas dalam ingatan Dunia

      10 jam lalu

      Jalan tengah memperluas kesempatan kerja bagi kelas menengah

      Jalan tengah memperluas kesempatan kerja bagi kelas menengah

      10 jam lalu

  • Lingkungan Hidup
    • Pemkot Jaktim evakuasi belasan pohon tumbang akibat hujan dan angin

      Pemkot Jaktim evakuasi belasan pohon tumbang akibat hujan dan angin

      24 menit lalu

      Kubu Raya Kalbar berstatus siaga darurat karhutla akibat lonjakan titik api

      Kubu Raya Kalbar berstatus siaga darurat karhutla akibat lonjakan titik api

      3 jam lalu

      Kejati Kalbar tanam pohon perkuat aksi kepedulian lingkungan di Singkawang

      Kejati Kalbar tanam pohon perkuat aksi kepedulian lingkungan di Singkawang

      3 jam lalu

      Pemkab Pati perpanjang status darurat bencana menyusul masih adanya dampak banjir

      Pemkab Pati perpanjang status darurat bencana menyusul masih adanya dampak banjir

      8 jam lalu

      Saat ini Tangerang masih berstatus waspada potensi hujan lebat

      Saat ini Tangerang masih berstatus waspada potensi hujan lebat

      10 jam lalu

  • Wisata
    • Pariwisata di Pantai Pandan Tapanuli Tengah mulai menggeliat

      Pariwisata di Pantai Pandan Tapanuli Tengah mulai menggeliat

      36 menit lalu

      Tiga agenda budaya dan wisata Aceh masuk KEN 2026

      Tiga agenda budaya dan wisata Aceh masuk KEN 2026

      9 jam lalu

      Disbud Palembang Sumsel pada 2026 perbanyak kegiatan di Museum SMB II tarik pengunjung

      Disbud Palembang Sumsel pada 2026 perbanyak kegiatan di Museum SMB II tarik pengunjung

      19 jam lalu

      Tiga festival di Sulbar masuk dalam Top 125 Karisma Event Nusantara 2026

      Tiga festival di Sulbar masuk dalam Top 125 Karisma Event Nusantara 2026

      22 jam lalu

      Pemkab Tegal tetapkan tanggap darurat di kawasan wisata Guci akibat banjir bandang

      Pemkab Tegal tetapkan tanggap darurat di kawasan wisata Guci akibat banjir bandang

      24 Januari 2026 19:21

  • Internasional
    • Pembangkit listrik Jalur Gaza segera beroperasi lagi setelah 2 tahun 'tidur'

      Pembangkit listrik Jalur Gaza segera beroperasi lagi setelah 2 tahun 'tidur'

      9 jam lalu

      Lebih 130.000 rumah alami pemadaman listrik akibat badai salju di AS,

      Lebih 130.000 rumah alami pemadaman listrik akibat badai salju di AS,

      11 jam lalu

      Presiden Somalia ajak Somaliland berdialog dalam kerangka kedaulatan dan persatuan

      Presiden Somalia ajak Somaliland berdialog dalam kerangka kedaulatan dan persatuan

      13 jam lalu

      China tolak komentari pembubaran DPR Jepang

      China tolak komentari pembubaran DPR Jepang

      22 jam lalu

      Salju lebat terus  guyur di pesisir laut Jepang, warga diimbau waspada

      Salju lebat terus guyur di pesisir laut Jepang, warga diimbau waspada

      22 jam lalu

  • Olahraga
    • Guardiola sebut Arsenal klub terbaik dunia saat ini

      Guardiola sebut Arsenal klub terbaik dunia saat ini

      12 menit lalu

      Malaysia dominasi Indonesia Masters 2026 dengan borong tiga gelar juara

      Malaysia dominasi Indonesia Masters 2026 dengan borong tiga gelar juara

      59 menit lalu

      Hamilton rasakan energi berbeda pada musim keduanya di Ferrari

      Hamilton rasakan energi berbeda pada musim keduanya di Ferrari

      2 jam lalu

      Bournemouth bikin kejutan dengan kalahkan Liverpool 3-2

      Bournemouth bikin kejutan dengan kalahkan Liverpool 3-2

      8 jam lalu

      Ini jadwal Indonesia Masters 2026

      Ini jadwal Indonesia Masters 2026

      9 jam lalu

  • Foto
    • Aksi sosial pangkas rambut gratis di SDN Loji 2 Kota Bogor

      Aksi sosial pangkas rambut gratis di SDN Loji 2 Kota Bogor

      Jumat, 23 Januari 2026 10:54

      Pembangunan Pasar Petani Garuda di Kabupaten Bogor

      Pembangunan Pasar Petani Garuda di Kabupaten Bogor

      Kamis, 22 Januari 2026 10:03

      Perlintasan KRL Commuter terdampak banjir

      Perlintasan KRL Commuter terdampak banjir

      Selasa, 20 Januari 2026 6:39

      Kerja sama internasional konservasi orangutan di Taman Safari Bogor

      Kerja sama internasional konservasi orangutan di Taman Safari Bogor

      Sabtu, 17 Januari 2026 23:40

      Kepadatan kendaraan jalur wisata Puncak Bogor pada libur Isra Miraj

      Kepadatan kendaraan jalur wisata Puncak Bogor pada libur Isra Miraj

      Sabtu, 17 Januari 2026 6:48

  • Video
    • Tim SAR temukan 10 jenazah dan 1 kantong bodi part Korban ATR 42-500

      Tim SAR temukan 10 jenazah dan 1 kantong bodi part Korban ATR 42-500

      Jumat, 23 Januari 2026 21:32

      Pesan penting soal AI

      Pesan penting soal AI

      Minggu, 18 Januari 2026 21:53

      Canggih! AI bisa cek daging & udara

      Canggih! AI bisa cek daging & udara

      Minggu, 18 Januari 2026 21:51

      Apa itu AI sebenarnya?

      Apa itu AI sebenarnya?

      Minggu, 18 Januari 2026 21:50

      Panda lahir di Bogor, tonggak konservasi & perkuat diplomasi RI-China

      Panda lahir di Bogor, tonggak konservasi & perkuat diplomasi RI-China

      Rabu, 7 Januari 2026 13:19

Maut datang setelah nekat telanjangi bukit Tapanuli

Oleh M. Riezko Bima Elko Prasetyo Kamis, 11 Desember 2025 23:13 WIB

Maut datang setelah nekat telanjangi bukit Tapanuli

Pohon kelapa sawit ditanam di bukit belakang rumah-rumah warga di Kelurahan Hutanabolon, Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo.

Jakarta (ANTARA) - Bukit-bukit Tapanuli mungkin memang terlalu seksi. Semua yang ditanam bisa tumbuh subur, sehingga banyak manusia tergoda menjamah hingga menelanjanginya. Mereka mengupasnya sedikit demi sedikit, lalu banyak demi banyak, sampai kulit alam itu kehilangan warna hijau yang selama ini menutupinya seperti kain panjang yang diwariskan dari ratusan musim.

Pada akhirnya, manusia pula yang terbaring di bawah tumpukan tanah yang mereka telanjangi sendiri. Tidak ada ironi yang lebih sunyi daripada itu.

Dari kejauhan, tubuh-tubuh bukit yang menjulang itu seperti memendam janji: Janji tanah subur. Janji panen. Janji jalan pintas menuju rezeki yang cepat.

Semua terlihat jelas bagi mereka yang memandang dari balik kalkulator, sehingga keberanian atau kenekatan tiba-tiba terasa masuk akal ketika gergaji mesin mulai meraung setiap pagi. Bukit tidak berkata apa-apa. Hanya diam. Sunyi itu kadang lebih menakutkan daripada amarah.

Kini, ketika menatap lereng-lereng yang retak seperti kulit yang dipaksa mengelupas, siapa pun akan tahu bahwa kesabaran alam telah lama mengering. Tanah yang tadinya tenang menahan hujan, menahan musim, kini tidak lagi punya pegangan. Tidak perlu hujan lebat berhari-hari. Kadang-kadang hanya gerimis satu malam pun sudah cukup membuatnya menyerah. Pergerakannya pelan pada awalnya, seperti orang tua yang berdiri dari duduknya. Lalu tiba-tiba, ia runtuh tanpa suara Tanpa sempat mengeluh.

Tanah tidak membalas. Ia hanya mencari keseimbangannya sendiri. Apa yang hilang darinya akan digantikan oleh sesuatu yang lain,  dan apa yang diambil manusia darinya akan suatu hari dikembalikan dengan cara yang tidak pernah diinginkan. Tepian bukit yang dipotong, sungai yang alurnya dijungkirbalikkan, semua itu menunggu waktunya. Longsor bukan kemarahan. Ia hanyalah pengembalian.

Warga Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, masih mengingat semua itu dengan tubuh yang bergetar. Pada Kamis (25/11) sekitar pukul 08.00 WIB, suara gemuruh dari arah hulu terdengar seperti puluhan batang pohon yang direbahkan sekaligus.

“Molo masa do gunung maralom, unang nami adong mambahen (Kalau gunung akan meletus, janganlah kita yang menyebabkan),” kata Hura (35) seorang warga saat menengok rumah mereka yang sudah rata dengan tanah disapu banjir bandang tanpa memberi waktu bagi siapa pun berlari.

Dari ketinggian, air bah datang bagaikan ombak laut yang membawa balok-balok kayu hutan, bongkahan tanah, batu besar, serta potongan akar yang tercabut seperti urat yang direnggut paksa. Arus itu menghantam apa saja. Kandang ternak, dapur, masjid dan gereja hingga jembatan, semua terseret tanpa bunyi selain dentuman yang membuat tanah bergetar.

“Ai torang tabo pe jolma, alai ndang adong sampe sedetik pun asa marlari,” ujar mama Jalita ditempat yang sama, bercerita bahwa saat itu ia melihat air masuk ke halaman rumahnya dan ia tidak sempat menyelamatkan apa pun.

 

Batang pohon hanyut bersama banjir bandang di Kelurahan Hutanabolon, Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo) (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)

 

Pada jam-jam pertama setelah air bah menyapu permukiman, warga mencari anggota keluarga mereka dengan tangan kosong. Lumpur masih hangat, beruap pelan, dan bau kayu basah bercampur dengan aroma tanah yang teraduk. Beberapa orang menggali dengan cangkul, beberapa hanya dengan jari-jari yang gemetar. Mereka menyebut satu nama berulang-ulang seperti doa yang kehilangan arah.

Di antara sobekan kayu dan bongkahan batu, mereka menemukan sandal, potongan kain, foto-foto kenangan. Di tempat lain, warga membentuk barisan, menyisir alur sungai yang berubah, berharap ada tubuh yang tersangkut di batang pohon, atau apapun yang hilang masih dapat kembali dalam bentuk apa pun.

Ketika malam turun, listrik padam. Sepanjang jalan Humala Tambunan --jalan utama di Hutanabolon-- tertutup lumpur setinggi lutut dan batang-batang pohon yang roboh menutup badan jalan. Senter dan lampu dari telepon genggam menjadi satu-satunya cahaya yang menembus gelap pekat.

Setiap langkah mengeluarkan bunyi lengket dari lumpur, dan di kejauhan terdengar runtuhan kecil susulan dari bukit yang belum menemukan keseimbangannya. Bau tanah basah menggantung di udara, tajam dan dingin, seperti pengingat bahwa bencana belum selesai sepenuhnya.

Ketika gelap itu perlahan naik dari lembah menuju lereng, barulah warga menyadari bahwa apa yang mereka alami bukan hanya banjir sesaat, melainkan keruntuhan besar yang berakar jauh ke atas bukit.

Cahaya pagi berikutnya menyingkap bukan hanya rumah-rumah yang hilang, tetapi juga tubuh alam yang koyak dari hulu hingga ke hilir. Dari sinilah cerita bencana itu melebar, menampakkan wilayah terdampak yang jauh lebih luas daripada yang dibayangkan siapa pun malam sebelumnya.

Di Lingkungan IV Hutanabolon, Asidin Sitompul (62), duduk seperti orang yang sedang mengingat sesuatu yang tak pernah ia bayangkan akan ia saksikan. Ia bercerita bagaimana petani karet mulai meninggalkan pohon-pohon tua mereka sekitar sepuluh tahun lalu. Harga getah karet terjun bebas hingga harga terendah, Rp10-12.000 per kilogram dari sebelumnya bisa menyentuh Rp20-27.000 per kilogram.

Asidin juga mengakui saat ini mayoritas petani karet (Hevea brasiliensis) dirundung gelisah karena tak hanya harga yang turun,  produktivitasnya pun berkurang. Dari empat hektar kebun karet miliknya, hanya menghasilkan sekitar 2 ton saja. Itu jauh menyusut dari sebelumnya yang bisa mencapai 3-4 ton per tahun. Dengan begitu penghasilan petani jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di situlah kelapa sawit tampak seperti satu-satunya harapan warga yang tersisa. Terpengaruh dari obrolan warung kopi tentang kisah sukses warga kampung sebelah yang jadi kaya raya nan sejahtera karena sawit. Bahkan tanaman bernama latin Elaeis guineensis itu kini mulai menggantikan pohon durian yang dulu tumbuh lebat - memberi penghidupan bagi banyak warga Hutanabolon.

Kondisi itu dibenarkan oleh Polma Pakpahan, Lurah Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah.

Polma hanya bisa mengangguk ketika ditanya soal illegal logging dan alih fungsi lahan. Kayu dipotong, dijual diam-diam. Lahan dibuka luas-luas untuk sawit. Ratusan hektare hutan hilang seakan tidak pernah ada, didorong oleh pemodal dari dalam dan luar Tapanuli.

"Banyak pemain-pemainnya di sini pak. Saya tidak bisa berbuat banyak," kata dia saat ditemui ANTARA. Ia bercerita dalam beberapa bulan terakhir pemerintah daerah tengah gencar menyosialisasikan larangan menanam sawit.  Namun, bukit-bukit itu sudah kadung dibabat yang akhirnya berbuah longsor.

Menurut Polma, dia sempat mendapati beberapa titik tebing bukit runtuh hingga membentuk danau berdiameter belasan meter yang airnya tidak langsung turun karena tertahan oleh batang-batang pohon raksasa yang tumbang bersama tanah.

Temuan lapangan menunjukkan hal yang lebih gelap lagi. Lokasi terjamah tersebar dari Bukit Malaka hingga Bukit Sigiring-giring. Sampai ke Tapian Nauli, setiap bukit kini memiliki bekas longsoran.

Hutan yang dulu menjadi penjaga berubah menjadi kebun karet, setelah tidak lagi menghasilkan karet ditebang dan dibakar. Sementara warga sudah menyiapkan bibit sawit. Ini sangat mudah ditemui, sawit setinggi 10-15 centimeter terusun rapi dalam polybag di banyak halaman rumah warga. Alih-alih untung justru inilah yang mengundang bencana.

Padahal Hutanabolon itu perbukitan curam lebih dari 25 derajat dan sekaligus dikepung oleh aliran sungai. Itu sudah sangat jelas tidak cocok untuk ditanami kelapa sawit, salah satunya diatur dalam UU 32/2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan Peraturan Pemerintah nomor 38/2011 tentang Sungai, maupun pedoman standar Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Hasil pemetaan, ditemukan di balik perbukitan yang menjulang 500 meter di atas permukaan laut (DPL), terdapat PLTA Sipansihaporas. Di bawahnya mengalir Sungai Aek Sommanggita, Aek Godang, Aek Hopong Na Dao, dan Aek Paru yang mengarah ke Hutanabolon. Namun longsor telah mengubah semua alur ini. Sungai-sungai itu mencari jalan baru, menabrak sawah, merobek jalan utama, menghancurkan rumah, dan menyeret batu sebesar enam meter lebih seperti mainan.

Tiga kilometer dari arah timur laut permukiman di Lingkungan IV Hutanabolon, ada sebuah destinasi wisata air terjun Pondok Bambu yang ikut runtuh kehilangan hulunya. Menurut warga setempat, bukit wisata alam itu sudah gundul sejak tahun lalu, sekarang kondisinya sudah rata dan airnya mengalir tanpa henti ke permukiman warga.

Hari ke-15 pascabencana, angka korban masih diperbarui. Di Hutanabolon saja sepuluh jiwa ditemukan meninggal. Sedikitnya ada 15 orang masih dinyatakan hilang, sebagian besar ada di Lingkungan IV yang sudah tampak seperti latar film perang. Rumah-rumah milik lebih dari 150 keluarga hancur bahkan separuh sudah tak rata dengan tanah. Dalam skala lebih luas, Tapanuli Tengah mencatat 110 orang meninggal, 93 orang hilang, dan ratusan ribu jiwa mengungsi posko darurat.

Tegas sekali bencana ini bukan sekadar tentang curah hujan tinggi karena dinamika atmosfer atau sekadar tanah yang runtuh. Ia adalah cerita panjang akibat ulah manusia itu sendiri yang nekad menelanjangi bukit dari tutupan hutan. Selama keseimbangan itu terus diabaikan, tragedi hanya menunggu giliran untuk kembali turun dari lereng.

Maut itu tidak pernah datang tergesa-gesa. Ia berjalan perlahan seperti embun yang turun tanpa suara. Ia menunggu manusia membuka celah pertama di tubuh bukit yang selama ini diam menjaga rahasianya. Setiap tebasan batang yang tumbang, setiap alur air yang dipaksa berubah arah, adalah undangan yang tidak diucapkan.

Ketika akhirnya maut itu datang, ia tidak mengetuk pintu. Ia datang sebagai tanah yang pecah, air yang menerjang, batu yang meluncur. Ia datang sebagai malam gelap yang memeluk apa pun yang berdiri di bawah bukit. Rumah, jalan, ladang, manusia. Semua tanpa dipilih-pilih.

Setelahnya, aliran sungai rusak hingga air mengalir dari banyak sisi. Bukit berdiri telanjang memamerkan luka yang terlalu lebar untuk ditatap. Dan manusia kembali membangun, mencoba berdamai dengan tanah hutan yang mereka sakiti sendiri. Begitulah maut datang di Tapanuli: Pelan, gelap, lalu menghilang, meninggalkan manusia dengan sebuah pertanyaan apakah semua puas dengan dampak dari kerusakan alam ini?

Di desa-desa yang berdiri di bawah bayangan bukit, cerita tentang “suara tanah” bukan mitos. Retakan halus di tengah malam, geseran kecil yang hanya terdengar oleh mereka yang terbiasa berjaga hingga larut, serta getaran samar kerap mengirimkan bisikan peringatan. Namun, tak semua telinga mau mendengarnya. Suara tanah sering tenggelam oleh deru mesin, oleh kekhawatiran perut hari ini, oleh pikiran-pikiran sederhana yang hanya ingin bertahan hidup dengan cara apa pun.

Hidup di Hutanabolon berjalan seperti air sungai yang tidak pernah menoleh ke belakang. Petani tetap naik ke ladang. Sopir tetap melaju melewati tikungan sempit di tepi jurang. Anak-anak masih bermain di batas rumah yang rapuh, seolah bahaya hanyalah angin lewat dari lembah. Ketika tanah akhirnya merosot, bukit tidak memilih. Ia memeluk apa pun yang ada di bawahnya dalam gelap: rumah, jalan, ladang, manusia. 

Setelah itu, seperti siklus yang tidak pernah selesai, manusia kembali. Mereka menggali lumpur, menegakkan papan baru, menumpuk batu untuk fondasi rumah yang sama, di tempat yang sama. Ketabahan dan keterpaksaan tidak lagi bisa dibedakan. Tanah rawan tetap tanah yang mereka miliki. Dan bagi sebagian orang, itu sudah cukup.

Namun tahun ini, gelapnya lebih pekat. Bukan hanya karena hujan ekstrem akibat siklon Senyar, tetapi karena tanah itu sendiri sudah diganggu jauh sebelum bencana datang. Di Kelurahan Hutanabolon, kerusakan itu tampak jelas seperti luka yang tidak sempat dibalut. Hutan perbukitan telah lama dipangkas untuk sawit. Kulit bukit yang dulu tebal kini hanya menyisakan garis-garis tipis yang mengarah pada kehancuran.

Uploader : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

S.O.S dari Hutanabolon

S.O.S dari Hutanabolon

9 Desember 2025 12:52

Kebun dan sawah siap panen rusak akibat banjir di Huta Nabolon Sumut

Kebun dan sawah siap panen rusak akibat banjir di Huta Nabolon Sumut

8 Desember 2025 06:39

Warga Huta Nabolon Sumut bertahan di tengah gelap dan  dinginnya malam tanpa pakaian bersih

Warga Huta Nabolon Sumut bertahan di tengah gelap dan dinginnya malam tanpa pakaian bersih

8 Desember 2025 06:21

Pariwisata di Pantai Pandan Tapanuli Tengah mulai menggeliat

Pariwisata di Pantai Pandan Tapanuli Tengah mulai menggeliat

36 menit lalu

Chubb Life Indonesia dukung pemulihan bencana di Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah

Chubb Life Indonesia dukung pemulihan bencana di Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah

23 Januari 2026 20:26

FIK UI hadir dampingi masyarakat terdampak banjir di Sorkam Tapanuli Tengah

FIK UI hadir dampingi masyarakat terdampak banjir di Sorkam Tapanuli Tengah

9 Januari 2026 13:55

TNI gencarkan layanan kesehatan bagi warga terdampak bencana di Tapanuli Tengah

TNI gencarkan layanan kesehatan bagi warga terdampak bencana di Tapanuli Tengah

3 Januari 2026 10:59

Unimed kirim Tim PkM tanggap darurat bencana ke Tapanuli Tengah

Unimed kirim Tim PkM tanggap darurat bencana ke Tapanuli Tengah

30 Desember 2025 15:40

Terpopuler

Pemkab Bekasi relokasi bertahap ratusan lapak pedagang pasar tumpah SGC

Pemkab Bekasi relokasi bertahap ratusan lapak pedagang pasar tumpah SGC

Kota Bogor tambah dua bangunan SMAN baru tahun ini

Kota Bogor tambah dua bangunan SMAN baru tahun ini

Gubernur Papua usulkan bangun PLBN dan PLBLN perkuat layanan lintas batas

Gubernur Papua usulkan bangun PLBN dan PLBLN perkuat layanan lintas batas

Bangka Tengah kembangkan budidaya kepiting bakau lewat kerja sama dengan IPB

Bangka Tengah kembangkan budidaya kepiting bakau lewat kerja sama dengan IPB

Program "Mak Comblang" di Cianjur pertemukan langsung petani dengan dapur SPPG

Program "Mak Comblang" di Cianjur pertemukan langsung petani dengan dapur SPPG

Top News

  • Malaysia dominasi Indonesia Masters 2026 dengan borong tiga gelar juara

    Malaysia dominasi Indonesia Masters 2026 dengan borong tiga gelar juara

    59 menit lalu

  • Huntara, awal dari sebuah kebangkitan

    Huntara, awal dari sebuah kebangkitan

    2 jam lalu

  • PDI P hidupkan kembali klinik rakyat di Sukabumi usai vakum 15 tahun

    PDI P hidupkan kembali klinik rakyat di Sukabumi usai vakum 15 tahun

    2 jam lalu

  • JK sebut 75 persen masjid di Indonesia perlu perbaikan sistem pengeras suara akustik

    JK sebut 75 persen masjid di Indonesia perlu perbaikan sistem pengeras suara akustik

    2 jam lalu

  • Jembatan gantung Cisurupan permudah akses pendidikan dan aktivitas warga di Garut

    Jembatan gantung Cisurupan permudah akses pendidikan dan aktivitas warga di Garut

    3 jam lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA