Kabupaten Sukabumi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, membantu penyediaan lahan pembangunan hunian tetap bagi sejumlah warga masyarakat terdampak pergerakan tanah di Kampung Pangantrongan, Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah baru-baru ini.
Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Jumat menyampaikan pernyataan Bupati Sukabumi Asep Japar bahwa pembangunan hunian tetap tersebut menjadi langkah strategis dalam pemulihan pascabencana, sekaligus memastikan hak masyarakat atas hunian layak tetap terpenuhi.
"Peletakan batu pertama ini menandai semangat baru untuk bangkit dan menatap masa depan dengan optimistis. Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen terus bersinergi dengan lembaga kemanusiaan, pihak swasta, dan masyarakat guna memperkuat penanggulangan bencana serta pemulihan sosial dan ekonomi," katanya.
Baca juga: Badan Geologi pastikan lahan baru layak untuk korban pergerakan tanah Sukabumi
Baca juga: Warga Jabar diimbau waspadai potensi tanah longsor
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengambil peran aktif dalam upaya pemulihan tersebut.
"Terima kasih kepada semua pihak yang berbagi peran untuk membangun Sukabumi yang lebih kuat dan berdaya," katanya.
Pembangunan hunian etap sebanyak 16 unit tersebut dilakukan melalui program tanggung jawab sosial Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Cabang Palabuhanratu.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap pembangunan ini dapat menjadi langkah awal untuk memastikan masyarakat kembali memiliki tempat tinggal yang aman, layak, dan berkelanjutan.
Baca juga: Puluhan warga Tegallega Sukabumi mengungsi akibat pergerakan tanah
Manajer Bisnis Komersial Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Cabang Palabuhanratu Prayogo Pangestu mengatakan program tersebut bertujuan membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana pergerakan tanah.
Ia berharap proses pembangunan dapat selesai tepat waktu sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga yang membutuhkan.
