Kota Sukabumi (ANTARA) - Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Sukabumi menunjukkan tren peningkatan positif, sebagaimana terungkap dalam kegiatan ekspose hasil pendataan perpustakaan diadakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Kota Sukabumi, Selasa.
Berdasarkan pengukuran dilakukan pada periode Juli hingga September 2025, dengan metode pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pengumpulan data dari seluruh perpustakaan di Kota Sukabumi, serta sumber data primer dari perpustakaan dan data sekunder dari Badan Pusat Statistik maupun sumber resmi lainnya, IPLM Kota Sukabumi pada 2025 mencapai 91,36, masuk kategori sangat tinggi.
Capaian ini menegaskan peningkatan IPLM Kota Sukabumi dari tahun ke tahun, karena pada 2023 mencapai 82,15 dan pada 2024 mencapai 87,81.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki setelah membuka kegiatan ekspose di Gedung Perpustakaan Umum Dispusipda, mengatakan capaian ini akan terus ditingkatkan, salah satunya dengan menyajikan arsip lengkap Kota Sukabumi di perpustakaan.
"Jadi yang namanya data Kota Sukabumi dari tempo dulu sampai sekarang harus ada di perpustakaan, makanya bukan hanya buku tetapi nanti ada arsip," katanya.
Ia mengatakan arsip bukan berada di balai kota tetapi di Perpustakaan Umum Dispuipda.
"Pemerintah akan programkan dalam lima tahun ke depan," katanya.
Ia memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran aparatur Dispusipda karena capaian IPLM ini menempatkan Kota Sukabumi berada di ranking dua di Jawa Barat.
"Kita harus jauh lebih unggul. Kita naikkan supaya jadi nomor satu," katanya.
Dispusipda Kota Sukabumi menjadi institusi penting dalam meningkatkan literasi, pendidikan, dan pengembangan pengetahuan di wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Dispusipda memiliki visi menjadi pusat pendidikan dan literasi unggulan yang memberikan akses informasi bagi masyarakat, serta berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kota Sukabumi.
Misinya meningkatkan akses informasi; meningkatkan minat baca, pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, menyediakan layanan edukasi seperti pelatihan, seminar, dan lokakarya yang dapat memberdayakan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, menyediakan koleksi buku, jurnal, referensi yang berkualitas untuk mendukung kebutuhan belajar dan penelitian masyarakat.
Baca juga: Kota Sukabumi beri penghargaan SP4N Lapor ke instansi dan operator
Baca juga: Pemkot sebut naskah kuno Kota Sukabumi terdaftar di Perpusnas RI
