Banjarmasin (ANTARA) - Sebanyak 1.941 warga Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan kembali diusulkan sebagai penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan gratis pada 2026.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan di Banjarmasin, Minggu, mengungkapkan, jumlah tersebut sesuai hasil verifikasi di lapangan yang dilakukan dinas sosial kota untuk warga yang patut dimasukkan dalam program PBI BPJS Kesehatan gratis yang ditanggung APBD.
Sebagaimana diketahui, ungkap dia, pada 2026 ini Pemkot Banjarmasin hanya menjamin sekitar 45 ribu warga yang masuk program PBI BPJS Kesehatan gratis sesuai data warga miskin yang terdapat pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial RI tahun 2026.
Baca juga: Foto rumah dan token listrik jadi salah satu syarat verifikasi PBI JKN
Baca juga: Dinkes Cianjur pulihkan status kepesertaan 120 ribu PBI JK terhapus Pemerintah
Pada usulan awal berasal dari data BPJS Kesehatan sebanyak 112 ribu jiwa. Artinya sekitar 67 ribu jiwa yang tereliminasi.
Pemkot Banjarmasin pun melakukan verifikasi ulang secara bertahap di lapangan atas puluhan ribu warga yang dicoret dari PBI BPJS Kesehatan gratis tersebut, hasilnya sementara ini sebanyak 1.941 warga diusulkan untuk kembali masuk PBI BPJS Kesehatan gratis melalui APBD 2026.
"Diusulkan agar pada Maret ini mereka sudah kembali masuk PBI BPJS Kesehatan gratis," ujarnya.
Ramadhan menyatakan, jumlah penerima dapat berubah sesuai hasil penilaian dan verifikasi lapangan yang terus dilakukan.
Baca juga: Kemensos pandu reaktivasi PBI- JK bagi operator daerah
"Status miskin itu fluktuatif. Perintah wali kota jelas, berapapun yang diajukan Dinsos, akan kita tambahkan ke PBI BPJS Kesehatan yang dijamin Pemkot," ujarnya.
Kebijakan ini menjadi penegasan komitmen Pemkot untuk menjaga akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu agar tidak terputus.
Pengajuan PBI dilakukan melalui proses skrining terhadap warga pada kelompok desil 1 hingga 5, yakni kategori miskin dan rentan miskin berdasarkan data kesejahteraan sosial.
Pemkot Banjarmasin juga terus meningkatkan layanan kesehatan dasar bagi masyarakat di puskesmas dan RSUD Sultan Suriansyah milik Pemkot Banjarmasin.
"Layanan kesehatan puskesmas gratis, puskesmas-puskesmas kita juga dilengkapi SDM dan peralatan kesehatan yang sudah cukup baik," ujarnya.
