Karawang (ANTARA) - Polairud Polres Karawang bersama tim kesehatan mengevakuasi seorang warga yang mengalami gangguan jiwa dari lokasi banjir saat ketinggian air mencapai sekitar 2 meter di sekitar Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
"Evakuasi warga terdampak banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Timur masih terus dilakukan. Sebab keselamatan jiwa menjadi prioritas dalam proses evakuasi ini," kata Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan di Karawang, Sabtu.
Ia menyampaikan evakuasi warga terdampak banjir dilakukan secara humanis dan persuasif mengingat kondisi air yang telah mencapai sekitar 2 meter di Dusun Pangasinan, Desa Karangligar.
Baca juga: Aparat gabungan evakuasi warga terdampak banjir di Desa Karangligar Karawang
Baca juga: Polres Karawang tangani lansia meninggal tenggelam di lokasi banjir
Warga di sekitar Dusun Pangasinan tersebut berada di area genangan dengan kondisi yang berisiko terhadap keselamatan diri maupun orang lain.
“Keselamatan jiwa menjadi prioritas utama. Personel Satpolairud bersama tim nakes segera melakukan pendekatan dan mengevakuasi yang bersangkutan dari lokasi banjir untuk menghindari potensi korban," katanya.
Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi genangan, warga terdampak banjir langsung dibawa ke lokasi yang lebih aman, untuk mendapatkan penanganan serta pengawasan lebih lanjut.
Dengan prioritas keselamatan jiwa, Sabtu ini petugas gabungan juga mengevakuasi seorang warga yang mengalami gangguan jiwa. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi, Bogor.
Baca juga: Bupati Karawang turun langsung atasi banjir di Terowongan Gonggo
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap risiko yang dapat timbul akibat kondisi banjir yang terus meningkat.
Selain evakuasi orang dengan gangguan jiwa, tim SAR gabungan juga melakukan penyelamatan warga terdampak lainnya, dengan total 218 rumah dan sekitar 910 jiwa terdampak banjir.
Menurut dia, petugas mengutamakan evakuasi warga sakit, lansia, dan anak-anak, serta berkoordinasi untuk pemadaman aliran listrik di wilayah terdampak guna mencegah bahaya korsleting.
Cep Wildan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap peningkatan debit air dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Polres Karawang memastikan seluruh personel terus siaga dan melakukan langkah cepat demi menjamin keselamatan masyarakat di wilayah terdampak banjir.
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026