Ambon (ANTARA) - Universitas Pattimura Ambon menyiapkan sumber daya untuk mendukung inovasi pengolahan sagu sebagai bagian dari upaya hilirisasi pangan lokal Maluku.
“Sagu bukan sekadar pangan lokal, ia adalah identitas masyarakat Maluku yang sarat nilai historis, sosial, dan budaya. Karena itu, mengangkat sagu ke dalam kebijakan hilirisasi berarti mengangkat martabat masyarakat Maluku itu sendiri,” ujar Wakil Rektor Unpatti Dr Ruslan Tawari di Ambon, Senin.
Upaya menyiapkan sumber daya tersebut diwujudkan melalui riset terapan yang mendorong diversifikasi produk sagu, mulai dari tepung, makanan modern, pakan ternak, hingga bioetanol.
Selain itu, Unpatti juga berfokus pada penguatan kapasitas petani dan pelaku UMKM dengan memberikan pelatihan serta pendampingan agar mampu menghasilkan produk bernilai tambah dan berdaya saing tinggi.
Dukungan infrastruktur kampus berupa laboratorium dan pusat riset pangan lokal juga dimanfaatkan untuk melahirkan inovasi produk, sementara kemitraan strategis dengan pemerintah daerah dan dunia usaha dijalin guna memperluas akses pasar.
