Jakarta (ANTARA) - Persija Jakarta resmi menggandeng VIDA, penyedia solusi digital identity dan fraud prevention di Indonesia, untuk mendigitalisasi proses administrasi dan penandatanganan dokumen klub.
Langkah strategis ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan transformasi digital Persija, khususnya dalam membangun tata kelola dokumen yang lebih aman, terstruktur, dan berstandar tinggi.
Kerja sama ini menjadikan Persija sebagai klub sepak bola pertama di Indonesia yang mengimplementasikan tanda tangan elektronik tersertifikasi dari VIDA dalam sistem administrasinya.
“Persija ingin terus bertumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kerja sama dengan VIDA, melalui VIDA Sign, adalah langkah konkret kami untuk menghadirkan proses administrasi yang lebih efektif, aman, sekaligus memperkuat tata kelola klub secara berkelanjutan,” ujar kata Direktur Persija Mohamad Prapanca, Kamis.
Baca juga: Jordi Amat berikan jersi Persija untuk mantan rekan setimnya dulu di Rayo Vallecano
Baca juga: Persija Jakarta hantam PSM Makassar dengan kemenangan 2-1
Dengan kerja sama ini, proses penandatanganan kini berlangsung dalam sistem yang terpusat dan terverifikasi, sehingga dokumen dapat diselesaikan jauh lebih cepat. Dokumen yang ditangani mencakup kontrak pemain, perjanjian kerja sama dengan sponsor dan vendor, hingga berbagai dokumen internal klub.
Tidak hanya mempercepat proses, nantinya implementasi VIDA Sign juga menyederhanakan verifikasi identitas secara menyeluruh, termasuk bagi warga negara asing yang terlibat dalam proses penandatanganan. Kapabilitas ini memperkuat kesiapan Persija sebagai klub profesional yang bergerak dalam ekosistem dinamis dan mendunia.
Melalui tanda tangan elektronik tersertifikasi yang terhubung dengan sertifikat elektronik resmi, setiap dokumen tidak hanya diselesaikan secara efisien, tetapi juga memiliki kepastian hukum serta perlindungan terhadap risiko penyalahgunaan dan fraud.
“Persija dan VIDA juga berbagi semangat yang sama, yaitu membangun kepercayaan, transparansi, dan profesionalisme dalam setiap proses. Selama satu tahun ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat memberi manfaat nyata dan menjadi fondasi bagi pengembangan sistem digital Persija ke tahap yang lebih maju,” ucap Prapanca.
Baca juga: Pelatih Persija Mauricio Souza soroti kondisi lapangan JIS yang tidak dalam keadaan terbaik
Sementara itu, Niki Luhur sebagai Founder dan Group CEO VIDA, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan Macan Kemayoran.
“Kami bangga dapat mendukung Persija dalam memperkuat sistem administrasi berbasis digital yang aman dan tepercaya. Tanda tangan elektronik tersertifikasi bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga tentang memastikan setiap dokumen terlindungi dari risiko penyalahgunaan dan fraud. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa transformasi digital di industri olahraga juga membutuhkan fondasi identitas digital yang kuat,” kata Niki.
Persija saat ini mengoleksi 51 poin dari 24 pertandingan di posisi kedua BRI Super League 2025/2026. Mereka terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung yang baru memainkan 23 pertandingan.
Pada laga berikutnya, tim asuhan Mauricio Souza ini akan bertanding di kandang menjamu Dewa United Banten FC pada 15 Maret.
