Semarang (ANTARA) - Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang membuat inovasi teknologi bernuansa religi, yakni Animasi Murottal (A-Mur) sebagai media untuk pembelajaran membaca Al Quran.

Peluncuran A-Mur dilaksanakan dalam pembukaan Pesantren Ramadhan Rohis (Rohani Islam) Indonesia ke-4 di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Kamis.

Rektor Udinus, Prof Dr Pulung Nurtantio Andono menjelaskan bahwa A-Mur merupakan kolaborasi keilmuan, dakwah, dan teknologi yang menggunakan metode Live Shot to Animation.

Teknologi tersebut mentransformasikan rekaman murottal pelajar menjadi karakter animasi tiga dimensi (3D) dengan tingkat presisi tinggi pada gerakan bibir (lip-sync) dan ketepatan makhraj sesuai kaidah tajwid.

"Alhamdulillah, hari ini Udinus meluncurkan Animasi Murottal bekerja sama dengan Kanwil Kemenag Jateng untuk melatih potensi siswa agar tidak sekadar teori, tetapi langsung diaplikasikan," katanya.

Baca juga: Udinus Semarang terapkan sistem ijazah 100 persen berbasis blockchain cegah pemalsuan

Inovasi tersebut dihasilkan oleh peneliti Pusat Studi Computer Science in Arts and Culture (CSAC), mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Udinus, dan Badan Amalan Islam Matholi’ul Anwar Udinus.

Mereka secara rutin menggelar workshop produksi animasi dengan mitra, yakni para siswa sebagai kontributor, organisasi hingga sekolah yang akan diajak bekerja sama.

Sementara itu, Ketua Tim Pengembang A-Mur sekaligus Ketua Program Studi Teknik Informatika Udinus, Dr Edy Mulyanto menjelaskan bahwa A-Mur menerapkan teknologi 3D dan artificial intelligence (AI).

Ia mengatakan bahwa 3D dan AI dipilih, karena generasi muda saat ini lebih tertarik pada aspek visual animasi dibandingkan pembelajaran konvensional.

Baca juga: Udinus fasilitasi peluang kerja di Jepang

Terlebih lagi, kata dia, generative AI memungkinkan proses produksi animasi yang mudah dan cepat dengan kualitas visual yang baik.

"Tujuannya agar guru-guru bisa membuat media pembelajaran yang menarik, sehingga mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Al Quran sejak dini bagi Generasi Z maupun Generasi Alpha," kata Ketua Pusat Aktivitas Muslim (PAM) Udinus itu.

Kasubdit Pendidikan Agama Islam (PAI) pada SMA/SMALB/SMK Kemenag, Lelis Tsuroya Herniatin mengapresiasi positif kehadiran A-Mur karya Udinus.

Menurut dia, inovasi tersebut menjadi media yang sangat baik untuk memasyarakatkan pendarasan Al Quran dengan cara yang lebih menarik.

"Kami berharap peluncuran ini menjadi semangat baru, khususnya bagi anggota Rohis di seluruh provinsi yang nantinya menjadi teladan dan penggerak literasi digital di daerah masing-masing," katanya.

Baca juga: Rektor Udinus Semarang pastikan lulusannya siap kerja

Saat ini, konten A-Mur sudah dapat dinikmati melalui platform media sosial, seperti YouTube, TikTok, dan Instagram @amurudinus, serta ditayangkan setiap hari menjelang azan Magrib di TVKU.

Selain peresmian A-Mur, Udinus juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan Kemenag Provinsi Jawa Tengah terkait Pengembangan Media Dakwah dan Pembelajaran Al Quran Berbasis Digital.

Turut hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, Ketua Senat Udinus, Prof Dr Edi Noersasongko, serta Wakil Rektor II Udinus, Prof Dr Guruh Fajar Shidik.



Pewarta: Zuhdiar Laeis
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026