Karawang (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang, Jawa Barat menargetkan pengumpulan zakat di wilayah Karawang dan sekitarnya pada tahun ini mencapai sekitar Rp3 miliar.
"Capaian ini merupakan target dari pengumpulan zakat fitrah dan mal," kata Ketua Baznas Karawang Karmin di Karawang, Rabu.
Ia menyampaikan target pengumpulan zakat tahun ini jauh lebih besar dibandingkan dengan capaian pengumpulan zakat pada tahun lalu yang dilaporkan mencapai Rp1,5 miliar.
Sementara itu, zakat mal adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh seorang Muslim atas harta kekayaan yang dimiliki apabila telah mencapai nisab dan haul, sesuai ketentuan yang berlaku.
Zakat fitrah merupakan zakat wajib yang dikeluarkan setiap jiwa Muslim (laki-laki, perempuan, dewasa, anak-anak) pada bulan Ramadhan hingga sebelum shalat Idul Fitri, untuk mensucikan diri.
Baznas Karawang melalui Surat Keputusan Nomor 001/BAZNAS-KRW/BA/I/2026 menetapkan besaran zakat fitrah tahun ini berupa beras sebesar 3,5 liter per jiwa, jika diuangkan menjadi Rp42 ribu per jiwa.
Untuk optimalisasi pengumpulan zakat fitrah di bulan suci Ramadhan ini, Baznas Karawang merekrut sejumlah relawan zakat untuk memfasilitasi penjemputan zakat khusus nasabah bank besar.
Para relawan juga bertugas untuk mengajak masyarakat menyalurkan zakat melalui lembaga resmi yang sah seperti Baznas.
Karmin berharap kesadaran masyarakat Karawang untuk menunaikan zakat ke lembaga resmi semakin meningkat, sehingga manfaat zakat bisa sampai kepada yang berhak menerimanya, sesuai dengan ketentuan syar'i.
Dipastikan zakat yang disalurkan melalui Baznas Karawang akan sampai ke pihak yang berhak, yakni delapan asnaf penerima zakat yang diatur dalam syariat Islam, yakni fakir, miskin, amil, mualaf, riqab (hamba sahaya), gharim (orang terlilit utang dan sulit melunasinya), fi sabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah), dan ibnu sabil (musafir).
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.