Ambon (ANTARA) - Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menyiapkan lulusan kedokteran untuk memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Maluku Tenggara melalui kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra).
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura dr Farah Christina Noya di Ambon, Selasa, mengatakan, kerja sama tersebut menjadi langkah konkret dalam mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga medis, khususnya dokter umum dan dokter spesialis di wilayah Maluku Tenggara.
“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Unpatti dalam menyiapkan sumber daya manusia bidang kesehatan yang berkualitas dan siap mengabdi di daerah, terutama di Maluku Tenggara yang masih membutuhkan tenaga dokter,” kata dia.
Baca juga: Universitas Pattimura gencarkan edukasi kesehatan gigi dan mulut pada anak SD
Ia menjelaskan, melalui penandatanganan kerja sama tersebut, Unpatti dan Pemkab Malra sepakat memaksimalkan peran mahasiswa dan lulusan Fakultas Kedokteran Unpatti, baik yang sedang menempuh pendidikan maupun yang telah menyelesaikan pendidikan dokter umum.
“Tidak hanya menyiapkan lulusan dokter umum, kerja sama ini juga membuka peluang bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan pada program studi spesialis yang tersedia, sehingga ke depan kebutuhan dokter spesialis di daerah dapat terpenuhi,” ujarnya.
Menurut dia, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam keberlanjutan pendidikan kedokteran, terutama melalui penyediaan wahana pendidikan seperti rumah sakit dan puskesmas yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat praktik dan pengabdian.
Baca juga: Universitas Pattimura usul pemerintah kembangkan agroforestri lindungi hutan
Sementara itu, Bupati Maluku Tenggara M Thaher Hanubun menyatakan, kerja sama dengan Unpatti merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap pengembangan sumber daya manusia lokal di bidang kesehatan.
“Ini bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada anak-anak kita yang sedang menjalankan perkuliahan kedokteran di Unpatti, sekaligus bagi mereka yang telah menyelesaikan pendidikan kedokteran umum untuk melanjutkan ke pendidikan spesialis,” kata Thaher.
Ia menambahkan, Pemkab Malra berkomitmen mendukung program tersebut dengan menyediakan sarana dan prasarana kesehatan, seperti rumah sakit dan puskesmas, sebagai tempat pengabdian dan pengembangan kompetensi para dokter.
Baca juga: Universitas Pattimura perkuat riset dan kolaborasi internasional daerah kepulauan
“Selain itu, pemerintah daerah juga sedang merancang skema beasiswa untuk membantu pembiayaan pendidikan mereka, sehingga ke depan Maluku Tenggara memiliki tenaga kesehatan yang andal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Saat ini Maluku Tenggara memiliki dua rumah sakit dan sejumlah Puskesmas yang siap menerima lulusan Kedokteran Unpatti.
Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan di Maluku Tenggara, sekaligus mendorong lebih banyak putra-putri daerah untuk berkarier dan mengabdi sebagai tenaga medis di wilayah tersebut.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026