Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional berupaya memperkuat sumber daya manusia ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia melalui Beasiswa Riset Tahun 2025.
Ketua Baznas Noor Achmad di Jakarta, Rabu, menyampaikan zakat di Indonesia memiliki potensi besar untuk mendukung pendidikan dan riset.
"Kalau ada kekuatan dana yang besar dalam rangka untuk membiayai riset yang besar, Insya Allah akan melahirkan ilmuwan-ilmuwan yang besar," katanya.
Noor juga mengungkapkan masih banyak mahasiswa yang berharap bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT), namun dari ratusan ribu mahasiswa, Baznas baru bisa memenuhi kebutuhan 36 ribu mahasiswa.
Baznas berupaya mendanai bidang ini. Ide membiayai riset umat Islam sebenarnya sangat mungkin dilakukan, tetapi masih kalah dari negara-negara Barat yang memiliki dana besar untuk penelitian.
"Sebenarnya kalau kita gali secara mendalam itu akan bisa membiayai riset yang besar. Tapi saat ini riset-riset besar justru dilakukan negara-negara Barat, karena dana mereka sangat besar," ujarnya.
