Moskow (ANTARA) - Pengakuan kedaulatan Negara Palestina hanya akan menjadi omong kosong belaka apabila tidak terwujud gencatan senjata di wilayah itu, kata badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pengungsi Palestina, UNRWA.
“Meski kami menyambutnya, pengakuan Negara Palestina tak akan berarti lebih jika tidak ada gencatan senjata di Gaza,” kata Komisioner Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini dalam sebuah pernyataan pada Senin.
Lazzarini menambahkan bahwa pengakuan Palestina harus menjadi titik balik dalam upaya mengawali proses terwujudnya perdamaian di Timur Tengah.
Pada Ahad (21/9), Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal resmi mengakui Negara Palestina.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Saat Presiden Prabowo pertama kali berpidato di PBB dan keberpihakan atas PalestinaBaca juga: Gaza sebagai contoh, Guterres: PBB di bawah tekanan
Baca juga: Presiden Prabowo siap kirim pasukan perdamaian ke Gaza
