Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memastikan kesiapan anggota dalam mengamankan kegiatan Idul Fitri yang dirayakan pada Senin (31/3).
"Tentunya ini juga membutuhkan kesiapan personel pengamanan untuk memastikan bahwa rangkaian kegiatan malam ini, malam takbir, karena ada beberapa wilayah yang melaksanakan pawai atau keliling dan juga kegiatan Shalat Id yang akan dilaksanakan besok," katanya usai melakukan telekonferensi di Gedung Promoter Polda Metro Jaya di Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan pengamanan saat Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah sedikitnya menyasar 78.506 masjid.
"Jadi bahwa hari ini ada kurang lebih 843 titik yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan malam takbiran yang melibatkan kurang lebih 555.589 orang. Kemudian besok itu ada kurang lebih 78.506 masjid dan 38.390 tempat yang akan digunakan untuk melaksanakan Shalat Id," ucapnya.
Baca juga: Kemenko Polkam pastikan pos pengamanan di Jawa Barat baik
Baca juga: 900 petugas gabungan di Bekasi dikerahkan amankan libur Lebaran
Terkait dengan arus mudik pada tahun ini, ia menyampaikan ada beberapa catatan.
"Dari prediksi 2,1 juta masyarakat yang akan mudik saat ini masih tersisa 20 persen sehingga kemudian biasanya ini juga akan ada lonjakan pas kegiatan halalbihalal akan terjadi lonjakan, baik di Hari H, H+1 ini biasanya masih ada," ucapnya.
Oleh karena itu, Listyo meminta seluruh jajaran juga mempersiapkan berbagai macam alternatif rekayasa lalu lintas
"Baik mulai dari contraflow (lawan arah), oneway (satu arah) lokal maupun oneway nasional," ucapnya.
Baca juga: Kapolri paparkan kesiapan pengamanan Lebaran 2025
Terkait dengan puncak arus mudik yang telah berlangsung pada Jumat (28/3), ia mencatat 258.383 kendaraan melalui jalur tol dan untuk prediksi arus balik akan diperkirakan tanggal 5-7 April 2025.
"Nanti pada saat puncak arus balik apabila memang jalur sangat padat mungkin juga akan dilakukan pembebasan tarif atau diskon tarif tol di wilayah-wilayah tertentu," kata dia.
Ia mengatakan bahwa tahun ini waktu rata-rata tempuh ini berkurang 42 menit sehingga rata-ratanya lima jam 21 menit, lebih lebih cepat 42 menit dibandingkan dengan pada 2024.