Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Satu keluarga di Kampung Mangkalaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengungsi ke rumah kerabat yang aman setelah rumahnya ambruk karena terdampak cuaca ekstrem, berupa hujan deras disertai angin kencang, Sabtu.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka akibat peristiwa rumah ambruk di RT06/05, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, hanya saja seluruh penghuni rumah yang berjumlah empat jiwa mengungsi," kata Manajer Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Sabtu.
Informasi yang dihimpun dari petugas BPBD, peristiwa rumah ambruk milik Aceng (37) ini dipicu hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Gunungguruh.
Kondisi sebagian besar rangka bangunan rumah yang sudah keropos, diduga membuat tidak mampu menahan embusan angin kencang sehingga mengakibatkan bagian atap rumah serta dinding kamar tidur ambruk.
Saat kejadian, tidak ada penghuni rumah tidak berada di sekitar lokasi ambruk. Adanya suara gemuruh membuat seluruh penghuni secara spontan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Petugas gabungan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gunungguruh, Pemdes Cibolang, dan masyarakat sekitar gotong royong menyingkirkan puing bangunan rumah yang ambruk itu.
Ia menyebut bantuan darurat berupa kebutuhan dan perlengkapan rumah tangga sudah diberikan.
Selain itu, BPBD berkoordinasi dengan Pemkab Sukabumi mengirim bantuan berupa material bangunan untuk memperbaiki rumah penyintas bencana itu.