• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Rabu, 11 Maret 2026
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Presiden Prabowo targetkan Danantara setor Rp800 triliun pada negara tiap tahun

      Presiden Prabowo targetkan Danantara setor Rp800 triliun pada negara tiap tahun

      6 menit lalu

      Rencana penambahan Layer Cukai Rokok dinilai lemahkan efek jera pelanggaran rokok ilegal

      Rencana penambahan Layer Cukai Rokok dinilai lemahkan efek jera pelanggaran rokok ilegal

      3 jam lalu

      BMKG ungkap potensi turbulensi di Indonesia

      BMKG ungkap potensi turbulensi di Indonesia

      3 jam lalu

      GETI DAY sarankan perlu dibuat kebijakan berpihak pada Green Energy Transition

      GETI DAY sarankan perlu dibuat kebijakan berpihak pada Green Energy Transition

      4 jam lalu

      BGN hentikan sementara operasional 1.512 SPPG di Pulau Jawa

      BGN hentikan sementara operasional 1.512 SPPG di Pulau Jawa

      5 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Ketua DPRD Kota Bogor sebut Pesantren Kilat Ramadhan buka wawasan generasi muda

      Ketua DPRD Kota Bogor sebut Pesantren Kilat Ramadhan buka wawasan generasi muda

      27 menit lalu

      Mudik gratis Polres Bogor diserbu, 1.063 pendaftar dalam 12 menit

      Mudik gratis Polres Bogor diserbu, 1.063 pendaftar dalam 12 menit

      14 jam lalu

      Basarnas bersama Pemkot Bogor gelar simulai evakuasi medis udara

      Basarnas bersama Pemkot Bogor gelar simulai evakuasi medis udara

      10 Maret 2026 20:19

      Wali Kota Bogor dampingi puluhan anak yatim belanja baju Lebaran

      Wali Kota Bogor dampingi puluhan anak yatim belanja baju Lebaran

      10 Maret 2026 20:17

      Tim Maung ASRI tunjukkan kinerja positif jaga keindahan, kebersihan dan ketertiban Depok

      Tim Maung ASRI tunjukkan kinerja positif jaga keindahan, kebersihan dan ketertiban Depok

      4 jam lalu

      Diskarpus Depok bangun karakter generasi muda melalui perpustakaan

      Diskarpus Depok bangun karakter generasi muda melalui perpustakaan

      5 jam lalu

      Polisi ungkap motif pelaku pembunuhan di Depok

      Polisi ungkap motif pelaku pembunuhan di Depok

      9 Maret 2026 23:01

      Pemkot Depok targetkan layanan pajak dan retribusi berbasis digital 2027

      Pemkot Depok targetkan layanan pajak dan retribusi berbasis digital 2027

      9 Maret 2026 13:10

      Mitra BGN di Sukabumi ikut iuran untuk benahi sekolah yang rusak

      Mitra BGN di Sukabumi ikut iuran untuk benahi sekolah yang rusak

      9 Maret 2026 16:19

      Pemkot Sukabumi dan OJK kolaborasi Majukan ekonomi daerah

      Pemkot Sukabumi dan OJK kolaborasi Majukan ekonomi daerah

      4 Maret 2026 14:21

      Kota Sukabumi perhatikan dan awasi gizi program MBG selama Ramadhan

      Kota Sukabumi perhatikan dan awasi gizi program MBG selama Ramadhan

      20 Februari 2026 10:06

      Pemkot Sukabumi kelola 15 bidang tanah hibah dari KPK

      Pemkot Sukabumi kelola 15 bidang tanah hibah dari KPK

      19 Februari 2026 09:57

      Jasamarga siagakan petugas "motorist" di Ruas Jalan Layang MBZ jelang periode arus mudik

      Jasamarga siagakan petugas "motorist" di Ruas Jalan Layang MBZ jelang periode arus mudik

      19 menit lalu

      Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Cikarang bagikan ratusan paket iftar

      Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Cikarang bagikan ratusan paket iftar

      25 menit lalu

      BPJS Ketenagakerjaan Cikarang sisir pekerja informal manfaatkan kebijakan relaksasi

      BPJS Ketenagakerjaan Cikarang sisir pekerja informal manfaatkan kebijakan relaksasi

      30 menit lalu

      BPJS Ketenagakerjaan Cikarang sinergi perbankan optimalkan program

      BPJS Ketenagakerjaan Cikarang sinergi perbankan optimalkan program

      14 jam lalu

      Kapolda Jabar sebut Tol Japek II Selatan jadi jalur alternatif pada musim mudik

      Kapolda Jabar sebut Tol Japek II Selatan jadi jalur alternatif pada musim mudik

      32 menit lalu

      Pemkab Subang hadirkan 52 stan pada kegiatan Bazar Ramadhan 1447 H

      Pemkab Subang hadirkan 52 stan pada kegiatan Bazar Ramadhan 1447 H

      8 jam lalu

      Pemkab Karawang tetapkan 10 program pembangunan strategis 2026

      Pemkab Karawang tetapkan 10 program pembangunan strategis 2026

      8 jam lalu

      Polres Karawang sosialisasikan rekayasa lalu lintas mudik lebaran

      Polres Karawang sosialisasikan rekayasa lalu lintas mudik lebaran

      14 jam lalu

  • Kesehatan
    • Aplikasi BPOM Mobile bisa jadi sarana lapor dugaan kosmetik palsu

      Aplikasi BPOM Mobile bisa jadi sarana lapor dugaan kosmetik palsu

      5 jam lalu

      BBPOM: Warga bisa lapor kosmetik berbahaya, tapi bukan mempublikasinnya

      BBPOM: Warga bisa lapor kosmetik berbahaya, tapi bukan mempublikasinnya

      5 jam lalu

      Menkes: Gencarkan skrining-surveilans kusta guna eliminasi penyakit

      Menkes: Gencarkan skrining-surveilans kusta guna eliminasi penyakit

      6 jam lalu

      BPOM: 56 ribu produk pangan ditarik cegah risiko kesehatan masyarakat

      BPOM: 56 ribu produk pangan ditarik cegah risiko kesehatan masyarakat

      6 jam lalu

      Guru Besar UI: Tramadol obat keras, tidak boleh dijual bebas

      Guru Besar UI: Tramadol obat keras, tidak boleh dijual bebas

      6 jam lalu

  • Iptek
    • FEB UI dan Kemenbud perkuat naskah RUU Permuseuman

      FEB UI dan Kemenbud perkuat naskah RUU Permuseuman

      3 jam lalu

      Peneliti UI sebut program MBG dorong pendapatan dan kurangi pengeluaran

      Peneliti UI sebut program MBG dorong pendapatan dan kurangi pengeluaran

      5 jam lalu

      Analis peringatkan harga ponsel naik imbas memori makin mahal

      Analis peringatkan harga ponsel naik imbas memori makin mahal

      6 jam lalu

      BRIN kembangkan AI dukung ketahanan pangan nasional

      BRIN kembangkan AI dukung ketahanan pangan nasional

      6 jam lalu

      BRIN proyeksikan kebutuhan 200 periset untuk dukung PLTN pada 2032

      BRIN proyeksikan kebutuhan 200 periset untuk dukung PLTN pada 2032

      7 jam lalu

  • Artikel
    • Sampah yang menjadi haram

      Sampah yang menjadi haram

      5 jam lalu

      Melindungi anak di tengah banjir digital

      Melindungi anak di tengah banjir digital

      8 jam lalu

      Merangkai masa depan dari kreativitas

      Merangkai masa depan dari kreativitas

      14 jam lalu

      Metode parit bedengan mulsa di balik perjuangan petani bawang merah

      Metode parit bedengan mulsa di balik perjuangan petani bawang merah

      22 jam lalu

      Pariwisata berbasis budaya jadi penggerak ekonomi Singkawang

      Pariwisata berbasis budaya jadi penggerak ekonomi Singkawang

      10 Maret 2026 20:34

  • Lingkungan Hidup
    • Delapan titik panas terpantau di Sumatera Utara

      Delapan titik panas terpantau di Sumatera Utara

      5 jam lalu

      KLH perketat awasi isu sampah Jakarta usai tragedi TPST Bantargebang

      KLH perketat awasi isu sampah Jakarta usai tragedi TPST Bantargebang

      5 jam lalu

      Gakkum KLH dalami penyebab tragedi longsor sampah di TPST Bantargebang

      Gakkum KLH dalami penyebab tragedi longsor sampah di TPST Bantargebang

      6 jam lalu

      Kemenhut kerahkan Manggala Agni padamkan karhutla di habitat harimau sumatera

      Kemenhut kerahkan Manggala Agni padamkan karhutla di habitat harimau sumatera

      8 jam lalu

      Pemerintah upayakan Gerakan Nasional Bersih Pasar untuk tarik minat belanja masyarakat

      Pemerintah upayakan Gerakan Nasional Bersih Pasar untuk tarik minat belanja masyarakat

      10 jam lalu

  • Wisata
    • Wamenpar sebut fasilitas di Bromo siap layani wisatawan saat libur Lebaran

      Wamenpar sebut fasilitas di Bromo siap layani wisatawan saat libur Lebaran

      9 menit lalu

      Film "Agak Laen 2: Menyala Pantiku!" jadi film terlaris sepanjang masa

      Film "Agak Laen 2: Menyala Pantiku!" jadi film terlaris sepanjang masa

      5 jam lalu

      Planetarium sajikan tayangan variatif pada momen libur Lebaran

      Planetarium sajikan tayangan variatif pada momen libur Lebaran

      6 jam lalu

      Kemenpar: Sertifikasi dan Standardisasi penting bagi industri pariwisata

      Kemenpar: Sertifikasi dan Standardisasi penting bagi industri pariwisata

      6 jam lalu

      BKSDA Bali tutup sementara 4 taman wisata alam saat Nyepi 2026

      BKSDA Bali tutup sementara 4 taman wisata alam saat Nyepi 2026

      6 jam lalu

  • Internasional
    • Kapal kargo dihantam proyektil tak dikenal di Selat Hormuz pada Rabu dini hari

      Kapal kargo dihantam proyektil tak dikenal di Selat Hormuz pada Rabu dini hari

      3 jam lalu

      Korut uji coba lagi rudal jelajah dari kapal perusak

      Korut uji coba lagi rudal jelajah dari kapal perusak

      5 jam lalu

      Kemlu RI tekankan komitmen multilateralisme di tengah dinamika global

      Kemlu RI tekankan komitmen multilateralisme di tengah dinamika global

      5 jam lalu

      Arab Saudi, Bahrain, dan UEA berhasil cegat drone dan rudal Iran

      Arab Saudi, Bahrain, dan UEA berhasil cegat drone dan rudal Iran

      6 jam lalu

      Korut umumkan dukungan terhadap pemimpin tertinggi baru Iran

      Korut umumkan dukungan terhadap pemimpin tertinggi baru Iran

      6 jam lalu

  • Olahraga
    • Adnan/Indah berambisi tampil konsisten usai absen cukup lama

      Adnan/Indah berambisi tampil konsisten usai absen cukup lama

      12 menit lalu

      Kompany sebut serangan Bayern Muenchen berbahaya

      Kompany sebut serangan Bayern Muenchen berbahaya

      5 jam lalu

      Bayern Muenchen pesta gol taklukan Atalanta 6-1

      Bayern Muenchen pesta gol taklukan Atalanta 6-1

      12 jam lalu

      Ganda putra Leo/Bagas maju ke babak kedua Swiss Open

      Ganda putra Leo/Bagas maju ke babak kedua Swiss Open

      12 jam lalu

      PSG bertekad menangkan dua pertandingan 16 besar lawan Chelsea

      PSG bertekad menangkan dua pertandingan 16 besar lawan Chelsea

      12 jam lalu

  • Foto
    • Lomba lari jalanan di Depok

      Lomba lari jalanan di Depok

      Senin, 9 Maret 2026 6:01

      Panen anggur perdana di IPB University

      Panen anggur perdana di IPB University

      Minggu, 8 Maret 2026 13:42

      Nyantri Foto Antara di Puncak Bogor

      Nyantri Foto Antara di Puncak Bogor

      Senin, 2 Maret 2026 11:32

      Produksi roti konde meningkat saat bulan Ramadhan

      Produksi roti konde meningkat saat bulan Ramadhan

      Kamis, 26 Februari 2026 6:21

      Penyaluran MBG saat Bulan Ramadhan

      Penyaluran MBG saat Bulan Ramadhan

      Selasa, 24 Februari 2026 10:01

  • Video
    • Siap mang, solusi digital untuk aspirasi pembangunan

      Siap mang, solusi digital untuk aspirasi pembangunan

      Minggu, 8 Maret 2026 13:28

      Punya ide inovasi? Ikutan Bogor Innovation Award (BIA) yuk!

      Punya ide inovasi? Ikutan Bogor Innovation Award (BIA) yuk!

      Minggu, 8 Maret 2026 13:25

      Mengenal Bapperida: Otak di balik pembangunan Kota Bogor

      Mengenal Bapperida: Otak di balik pembangunan Kota Bogor

      Minggu, 8 Maret 2026 13:23

      Inisiatif Pemkot Bogor perbaiki jalan nasional cegah kecelakaan

      Inisiatif Pemkot Bogor perbaiki jalan nasional cegah kecelakaan

      Minggu, 1 Maret 2026 23:43

      KBRI Abu Dhabi keluarkan imbauan bagi WNI terkait konflik Timur Tengah

      KBRI Abu Dhabi keluarkan imbauan bagi WNI terkait konflik Timur Tengah

      Minggu, 1 Maret 2026 11:18

Seri debat capres-cawapres cenderung permalukan kandidat

Senin, 7 Juli 2014 11:05 WIB

Seri debat capres-cawapres cenderung permalukan kandidat

Dr. Ir. Ricky Avenzora M.Sc. (Ist)

Jakarta, (Antaranews Bogor) - Dengan berakhirnya debat calon presiden dan calon wakil presiden pada 5 Juli 2014, maka lengkaplah sudah bagi rakyat Indonesia menjadi saksi dari performa Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai kandidat capres-cawapres Indonesia 2014-2019.

Dalam sesi "closing statement" rakyat Indonesia telah menjadi saksi tentang bagaimana percaya dirinya Jokowi dalam menyampaikan pernyataannya, dan mereka juga telah menjadi saksi paraunya suara Prabowo (dan merebaknya air matanya) dalam menyampaikan pernyataan penutupnya.

Di satu sisi, "gesture" dan sikap kepercayaan diri Jokowi dalam menyampaikan "closing statement"-nya adalah merupakan indikator dan cerminan dari semangat serta rasa kesiapannya untuk menjadi pemimpin bangsa ini dalam lima tahun ke depan.

Sedangkan di sisi lain, paraunya suara dan merebaknya air mata Prabowo adalah menggambarkan ikut bergetarnya hati Prabowo dalam mengartikulasikan pernyataan penutupnya yang bersifat visioner dan kebangsaan.

Sungguh lagi-lagi itu semua adalah suatu proses pembelajaran yang baik bagi rakyat Indonesia. Jokowi membuat "closing statement" dengan mengutamakan "ruang-akal"-nya, sedangkan Prabowo mengartikulasikan pemikirannya dengan mengikutsertakan "ruang-qalbi"nya.

Terlepas dari kekurangan dan kelebihan masing-masing kubu selama lima seri debat Capres-Cawapres yang sudah kita saksikan bersama, maka ada satu pertanyaan penting yang perlu kita renungkan bersama, yaitu: "Apakah kita sebagai anak bangsa telah berhasil atau gagal dalam menampilkan performa terbaik dari para Capres-Cawapres kita selama proses debat?".

Pertanyaan ini penting untuk diajukan bukan hanya untuk memperbaiki diri dalam proses pemilihan presiden berikutnya dalam lima tahun mendatang, melainkan juga adalah sebagai bagian dari introspeksi diri kita bersama sebagai anak bangsa untuk mempersiapkan diri kita semua secara proaktif terlibat dalam proses pembangunan lima tahun mendatang.

Atas pertanyaan itu, jika boleh berpendapat, maka mudah-mudahan banyak di antara kita yang setuju bahwa sesungguhnya kita telah gagal total.

Kita bukan hanya gagal dalam menggali pemikiran-pemikiran terbaik dari para kandidat Capres dan Cawapres kita, melainkan juga telah ramai-ramai mempermalukan kandidat Capres-Cawapres kita di depan kamera yang ditonton ratusan jutaan publik, nasional dan internasional.

Sebagai suatu bangsa, kita harus malu menampilkan acara debat para kandidat Capres-Cawapres kita dalam bentuk demikian.

Sindiran Kwiek Kian Gie --tentang adanya Capres yang hanya menyuarakan "shoping list"-- dan kehilangan arah dalam menentukan skala prioritas, saat menjadi narasumber sebelum acara debat terakhir, bukan hanya perlu kita pelajari sebagai indikator objektif dan luhurnya kualitas Kwiek sebagai teknokrat dan birokrat serta politikus, melainkan juga perlu untuk menjadi cemeti bagi semua orang pintar yang terlibat dalam proses debat capres tersebut.

Kita semua telah gagal membangun kerangka berfikir yang strategis dalam menggali kesiapan Capres-Cawapres melalui proses debat tersebut.

Pertanyaan-pertanyaan yang bersifat retorika dan "old-fashion" sangat mewarnai proses debat pada semua seri dan sesi, sedangkan benang merah untuk menyelesaikan persoalan masa lalu, menjawab persoalan jangka pendek saat ini dan/serta mempersiapan tantangan masa depan sama sekali tidak terbentuk dan tidak kita dapatkan selama proses debat.

Kita juga telah ramai-ramai membiarkan kubu tertentu menina-bobokan bangsa dengan berbagai janjinya yang tak memiliki "time-frame" yang masuk akal.


Kesalahan orang pintar

Hal ini bukan hanya menggambarkan kekurangan para Capres-Cawapres yang kelelahan dan stres selama masa kampanye, melainkan adalah gambaran kesalahan semua orang pintar yang terlibat dalam proses tersebut.

Itu semua bukan hanya telah menjadikan kita semua menjadi telah membuat suatu seri debat Capres-Cawapres yang bernilai amatiran belaka, melainkan juga telah mempermalukan para kandidat Capres-Cawapres itu sendiri.

Proses debat pada semua seri telah membiarkan Jokowi terus menerus hingga "closing statement"-nya menggunakan "politik-eufemisme" untuk menghina banyak pihak melalui ungkapan-ungkapannya tentang "banyak pihak tidak berniat membangun bangsa".

Sedangkan di sisi lain proses debat juga telah membiarkan Prabowo dijadikan bantalan tembak atas isu "sejarah-politik" yang diarahkan pada dirinya.

Apakah hal tersebut yang sesungguhnya kita inginkan?

Jawabannya tentu adalah tidak, namun kita telah bekerja amatiran dan khilaf dalam menyelenggarakan proses debat Capres-Cawapres.

Ungkapan Jokowi bahwa "kita tidak perlu lagi banyak berteori melainkan perlu bertindak-betindak dan bertindak" adalah bukan hanya menggambarkan tidak masifnya pemahaman beliau dalam memaknai pentingnya aspek ilmu pengetahuan dalam suatu proses pembangunan, melainkan juga sangat potensial untuk memicu konflik vertikal dan horizontal antara teknokrat, birokrat dan akademisi serta praktisi.

Kita semua perlu menyadari bahwa empat kutub "Lingkaran Ilmu Pengetahuan" adalah tidak boleh kita abaikan dan tidak mungkin kita putus sama sekali.

Kutub utara dari "Lingkaran Ilmu Pengetahuan" yang menggambarkan posisi "wisdom" adalah selalu kita butuhkan dalam setiap proses pembangunan, tanpa hal tersebut maka proses pembangunan pasti akan kehilangan rohnya.

Kutub timur yang mewakili dinamika praktis dari berbagai aspek "wisdom" adalah harus selalu kita olah dan kita hantarkan untuk mampu menjadi suatu teori yang sahih dan valid pada posisi kutub selatan.

Sedangkan di sisi barat, selanjutnya, berbagai teori tersebut perlu terus kita implementasikan dan uji untuk bisa menjadi sebuah keluhuran budi pekerti yang akan bisa menghasilkan "wisdom" kembali nantinya.

Para orang pintar di sekeliling Jokowi perlu mengingatkan beliau agar tidak memicu konflik sosial dari aspek tersebut.


Masalah dan permasalahan

Dalam konteks akademik, harus bisa dibedakan antara "masalah" dan "permasalahan".

Adanya murid bodoh adalah masalah. Tidak naik kelasnya murid yang bodoh adalah masalah. Tidak baiknya nilai ijazah murid yang bodoh adalah masalah.

Susahnya lulusan yang bodoh (bernilai kecil) untuk mendapatkan pekerjaan adalah masalah.

Atas semua "masalah" itu, apakah "permasalahan" sesungguhnya bagi seorang calon pemimpin bangsa? Sekuensi berfikir demikian nampaknya tidak disadari sama sekali oleh para orang pintar yang terlibat dalam proses debat capres-cawapres, sehingga menjadi tidak aneh kalau esensi debat yang ada menjadi mengambang dan kehilangan makna sama sekali dan bahkan mempermalukan para kandidat pemipin bangsa kita lima tahun ke depan.

Kecenderungan kita selama seri debat untuk mengajak para kandidat Capres-Cawapres kita hanya berdiskusi dalam "ruang-masalah" adalah suatu kekeliruan yang sangat besar, sehingga tidak aneh kalau kemudian ada kandidat Capres-Cawapres kita yang hanya bermain dalam semantika "shoping list" yang disindirkan oleh Kwiek.

Untuk menggali dan menuntut kemampuan tertinggi dari para kandidat Capres-Cawapres Indonesia --beserta semua orang pintar di sekelilingnya-- kita seharusnya membangun diskusi/debat dalam tataran "ruang permasalahan".

Atas hal itu, maka mestinya pertanyaan-pertanyaan yang harus kita ajukan pada mereka haruslah diartikulasikan dalam tiga tingkatan pertanyaan yang berbeda.

Pada tingkatan pertama pertanyaan yang harus kita ajukan adalah "Apakah permasalah strategis dalam aspek/sektor XYZ".

Pada tingkat kedua, pertanyaannya adalah "Apakah hakikat dari dinamika permasalahan pada sektor XYZ tersebut".

Sedangkan pada tingkat ketiga, pertanyaannya yang perlu kita ajukan adalah : "Apakah gagasan pemecahan permasalahan serta strategi implementasinya yang kandidat miliki atas permasalahan XYZ tersebut".

Melalui jawaban para kandidat atas pertanyaan tingkat pertama, kita akan bisa mengetahui sejauh mana para kandidat mengenali berbagai "masalah" yang ada serta apa resultantenya (permasalahan)-nya dari semua dinamika masalah tersebut.

Melalui jawaban pertanyaan tingkat kedua, kita akan mengetahui sejauh apa para kandidat menguasai hakekat ilmu dan pengetahuan serta pengalaman praktis atas permasalahan yang sedang dibicarakan.

Penguasaan hakikat ini perlu kita tuntut dari para kandidat adalah untuk mengetahui kekuatan dasar berpijak serta tata nilai yang akan dipakainya dalam memutuskan tindakan pemecahan masalah nantinya.

Tanpa hal ini maka bisa dipastikan pola "grambayangan" dan/atau "trial and error" pasti akan selalu terjadi dan terjadi lagi.

Selanjutnya melalui jawaban pertanyaan tingkat ketiga kita akan bisa mengetahui seberapa cerdas, jitu serta terukurnya strategi implementasi pemecahan permasalahan yang dimiliki masing-masing kandidat.

Akhirnya, setelah tiga tingkatan pertanyaan itu kita ajukan, maka kita pun tidak boleh luput menjaga "time frame" strategi implementasi yang diajukan masing-masing kandidat.

Untuk itu, kepada para kandidat perlu kita pertanyakan apa starteginya untuk menyelesaikan permasalahan pembangunan masa lalu , apa strateginya untuk menjawab permasalahan jangka pendek, dan apa strateginya untuk menyelesaikan dan mempersiapkan permasalahan masa depan.

Rakyat Indonesia tidak boleh membiarkan ada kandidat yang hanya berfikir sampai taraf meletakkan pondasi pembangunan saja. Semua "time frame" pemecahan permasalahan harus dilakukan secara paralel, permasalahan masa lalu harus segera diselesaikan, permasalah masa kita perlu kita jawab segera, dan pemasalahan masa depan perlu kita siapkan.

Akhirnya, kita semua perlu saling mengucapkan selamat merenung dan memilih, serta selamat mempersiapkan diri kita masing-masing secara optimal, baik serta benar untuk berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan bangsa Indonesia dalam lima tahun ke depan.

*)Salah satu pendiri Perhimpunan Nasionalis Indonesia (Pernasindo), saat ini Ketua Program Studi Pascasarjana Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan Fakultas Kehutanan IPB

Pewarta: Dr Ir Ricky Avenzora M.Sc

Uploader : Naryo


COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Profesional optimasi pembangunan kepariwisataan

Profesional optimasi pembangunan kepariwisataan

1 November 2014 16:55

Rekonsiliasi Nasional: Kabinet kerja" versus "Kabinet kompromi"

Rekonsiliasi Nasional: Kabinet kerja" versus "Kabinet kompromi"

25 Oktober 2014 17:36

Rekonsiliasi Nasional: Kemadanian politik berbangsa dan berngara (Bagian Kelima)

Rekonsiliasi Nasional: Kemadanian politik berbangsa dan berngara (Bagian Kelima)

19 Oktober 2014 19:57

Rekonsiliasi Nasional: Khilaf politik yang harus diperbaiki (Bagian ketiga)

Rekonsiliasi Nasional: Khilaf politik yang harus diperbaiki (Bagian ketiga)

2 Agustus 2014 19:41

Rekonsiliasi Nasional : Khilaf politik yang harus diperbaiki (Bagian dua)

Rekonsiliasi Nasional : Khilaf politik yang harus diperbaiki (Bagian dua)

26 Juli 2014 19:00

Rekonsiliasi Nasional: Khilaf politik yang harus diperbaiki (bagian satu)

Rekonsiliasi Nasional: Khilaf politik yang harus diperbaiki (bagian satu)

22 Juli 2014 14:39

Rekonsiliasi nasional suatu kebutuhan

Rekonsiliasi nasional suatu kebutuhan

17 Juli 2014 14:07

Sampah yang menjadi haram

Sampah yang menjadi haram

5 jam lalu

Terpopuler

160 pengembang perumahan di Bekasi resmi serahkan fasos-fasum

160 pengembang perumahan di Bekasi resmi serahkan fasos-fasum

Ini spesifikasi & harga Xpeng X9 yang jadi mobil Sheila Dara ke makam Vidi Aldiano

Ini spesifikasi & harga Xpeng X9 yang jadi mobil Sheila Dara ke makam Vidi Aldiano

Penataan kawasan Sentra Grosir Cikarang Bekasi butuh dukungan anggaran

Penataan kawasan Sentra Grosir Cikarang Bekasi butuh dukungan anggaran

InJourney nilai konflik geopolitik di Timur Tengah berpotensi tekan pariwisata

InJourney nilai konflik geopolitik di Timur Tengah berpotensi tekan pariwisata

Pemkab Bekasi alokasikan anggaran Rp176 miliar untuk THR pegawai

Pemkab Bekasi alokasikan anggaran Rp176 miliar untuk THR pegawai

Top News

  • Presiden Prabowo targetkan Danantara setor Rp800 triliun pada negara tiap tahun

    Presiden Prabowo targetkan Danantara setor Rp800 triliun pada negara tiap tahun

    6 menit lalu

  • Wamenpar sebut fasilitas di Bromo siap layani wisatawan saat libur Lebaran

    Wamenpar sebut fasilitas di Bromo siap layani wisatawan saat libur Lebaran

    9 menit lalu

  • Adnan/Indah berambisi tampil konsisten usai absen cukup lama

    Adnan/Indah berambisi tampil konsisten usai absen cukup lama

    12 menit lalu

  • Jasamarga siagakan petugas "motorist" di Ruas Jalan Layang MBZ jelang periode arus mudik

    Jasamarga siagakan petugas "motorist" di Ruas Jalan Layang MBZ jelang periode arus mudik

    19 menit lalu

  • Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Cikarang bagikan ratusan paket iftar

    Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Cikarang bagikan ratusan paket iftar

    25 menit lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA