• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Kamis, 11 Desember 2025
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • KKP sebut dua kontainer ekspor udang bersertifikat bebas Cs-137 lolos di AS

      KKP sebut dua kontainer ekspor udang bersertifikat bebas Cs-137 lolos di AS

      3 jam lalu

      KKP adakan pertemuan tahunan UPP bahas arah strategi pengelolaan perikanan

      KKP adakan pertemuan tahunan UPP bahas arah strategi pengelolaan perikanan

      6 jam lalu

      Kapolri tinjau langsung pembersihan gedung SD dan masjid terdampak bencana di Aceh Tamiang

      Kapolri tinjau langsung pembersihan gedung SD dan masjid terdampak bencana di Aceh Tamiang

      7 jam lalu

      Sarawak jajaki kerja sama peningkatan konektivitas kawasan dengan Otorita IKN

      Sarawak jajaki kerja sama peningkatan konektivitas kawasan dengan Otorita IKN

      7 jam lalu

      Polri sebut etomidate sudah masuk golongan narkotika

      Polri sebut etomidate sudah masuk golongan narkotika

      9 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      BNNK perkirakan sekitar 100.000 warga Bogor terpapar narkoba

      BNNK perkirakan sekitar 100.000 warga Bogor terpapar narkoba

      2 jam lalu

      Jelang hajatan akbar 2025 di Bogor, DPP HA IPB mantapkan persiapan

      Jelang hajatan akbar 2025 di Bogor, DPP HA IPB mantapkan persiapan

      2 jam lalu

      Pengguna P11 naik, TransJakarta perkuat kerja sama dengan Pemkot Bogor

      Pengguna P11 naik, TransJakarta perkuat kerja sama dengan Pemkot Bogor

      4 jam lalu

      Wali Kota Bogor ingatkan jajarannya wujudkan mimpi masyarakat

      Wali Kota Bogor ingatkan jajarannya wujudkan mimpi masyarakat

      5 jam lalu

      Kapolres Metro Depok ajak Ormas perkuat solidaritas jaga keamanan kota

      Kapolres Metro Depok ajak Ormas perkuat solidaritas jaga keamanan kota

      7 jam lalu

      Kapolrestro Depok jalankan program Ngopi Kamtibmas jaga kondusivitas

      Kapolrestro Depok jalankan program Ngopi Kamtibmas jaga kondusivitas

      20 jam lalu

      Kepala Polrestro Depok: "Police Goes to School" beri pembinaan bagi pelajar

      Kepala Polrestro Depok: "Police Goes to School" beri pembinaan bagi pelajar

      10 Desember 2025 11:01

      PDIP Depok bergerak semangat gotong royong yang makin kokoh sebagai identitas partai

      PDIP Depok bergerak semangat gotong royong yang makin kokoh sebagai identitas partai

      9 Desember 2025 13:01

      Sukabumi sabet penghargaan Kota Terinovatif di ajang IGA 2025

      Sukabumi sabet penghargaan Kota Terinovatif di ajang IGA 2025

      23 jam lalu

      Pemberdayaan ekonomi jadi isu Musrenbang Kota Sukabumi

      Pemberdayaan ekonomi jadi isu Musrenbang Kota Sukabumi

      10 Desember 2025 10:02

      Indeks Literasi Masyarakat Kota Sukabumi meningkat

      Indeks Literasi Masyarakat Kota Sukabumi meningkat

      9 Desember 2025 17:27

      Long march 253 anggota Brimob berakhir di Palabuhanratu Sukabumi

      Long march 253 anggota Brimob berakhir di Palabuhanratu Sukabumi

      9 Desember 2025 15:31

      KPK minta mahasiswa bisa jadi pelopor budaya antikorupsi

      KPK minta mahasiswa bisa jadi pelopor budaya antikorupsi

      2 jam lalu

      400 pengembang perumahan di Bekasi belum serahkan PSU

      400 pengembang perumahan di Bekasi belum serahkan PSU

      20 jam lalu

      Pria di Bekasi dijerat enam tahun penjara sebarkan konten asusila

      Pria di Bekasi dijerat enam tahun penjara sebarkan konten asusila

      21 jam lalu

      Ini empat calon komisaris bank syariah milik Pemkot Bekasi

      Ini empat calon komisaris bank syariah milik Pemkot Bekasi

      10 Desember 2025 10:04

      Kejari Karawang ungkap 38 kegiatan fiktif penggunaan dana desa

      Kejari Karawang ungkap 38 kegiatan fiktif penggunaan dana desa

      3 jam lalu

      Sekda Subang: Pemerintah hadir di genggaman masyarakat

      Sekda Subang: Pemerintah hadir di genggaman masyarakat

      7 jam lalu

      Pemkab Karawang tata area Stasiun Cikampek jelang konektivitas KRL

      Pemkab Karawang tata area Stasiun Cikampek jelang konektivitas KRL

      23 jam lalu

      Pemkab Karawang anggarkan Rp10 miliar untuk penataan wilayah Cikampek

      Pemkab Karawang anggarkan Rp10 miliar untuk penataan wilayah Cikampek

      10 Desember 2025 14:09

  • Kesehatan
    • Wamenkes ajak humas K/L ambil peran perluas informasi dan tingkatkan partisipasi CKG

      Wamenkes ajak humas K/L ambil peran perluas informasi dan tingkatkan partisipasi CKG

      9 jam lalu

      Sejumlah layanan di RSUD Langsa Aceh mulai beroperasi kembali usai bencana banjir

      Sejumlah layanan di RSUD Langsa Aceh mulai beroperasi kembali usai bencana banjir

      13 jam lalu

      Cuaca buruk bisa sebabkan penurunan daya tahan tubuh anak pemicu ISPA

      Cuaca buruk bisa sebabkan penurunan daya tahan tubuh anak pemicu ISPA

      20 jam lalu

      Kiat cegah ISPA di musim hujan dan banjir

      Kiat cegah ISPA di musim hujan dan banjir

      22 jam lalu

      Pulau Seribu cegah penyebaran rabies di tiga pulau melalui vaksinasi

      Pulau Seribu cegah penyebaran rabies di tiga pulau melalui vaksinasi

      10 Desember 2025 16:30

  • Iptek
    • Universitas Brawijaya kirimkan alat penjernih air portabel bantu korban bencana Sumbar

      Universitas Brawijaya kirimkan alat penjernih air portabel bantu korban bencana Sumbar

      3 jam lalu

      Undip gandeng Technische Universitat Berlin cari solusi atasi persoalan kawasan pesisir

      Undip gandeng Technische Universitat Berlin cari solusi atasi persoalan kawasan pesisir

      12 jam lalu

      Mahasiswa FEB UI diharapkan mampu rancang solusi bisnis berkelanjutan

      Mahasiswa FEB UI diharapkan mampu rancang solusi bisnis berkelanjutan

      21 jam lalu

      Kemkomdigi umumkan Arah Indonesia Digital

      Kemkomdigi umumkan Arah Indonesia Digital

      22 jam lalu

      BAKTI Kemkomdigi sebut 30.017 titik lokasi di Indonesia terhubung satelit SATRIA-1

      BAKTI Kemkomdigi sebut 30.017 titik lokasi di Indonesia terhubung satelit SATRIA-1

      23 jam lalu

  • Artikel
    • Kujang di puncak Pancakarsa, arah baru bagi penataan Kabupaten Bogor

      Kujang di puncak Pancakarsa, arah baru bagi penataan Kabupaten Bogor

      8 jam lalu

      Beregu putri Indonesia dan tembok Thailand yang tak kunjung retak

      Beregu putri Indonesia dan tembok Thailand yang tak kunjung retak

      13 jam lalu

      Masa kecil di era AI: menimbang harapan dan ancaman

      Masa kecil di era AI: menimbang harapan dan ancaman

      20 jam lalu

      Lantunan doa bagi mereka yang pergi tanpa sempat berpamitan

      Lantunan doa bagi mereka yang pergi tanpa sempat berpamitan

      23 jam lalu

      Saat ibadah berujung petaka; belajar dari kasus Bupati Aceh Selatan

      Saat ibadah berujung petaka; belajar dari kasus Bupati Aceh Selatan

      10 Desember 2025 15:07

  • Lingkungan Hidup
    • Masyarakat Sumbar diminta waspada potensi cuaca ekstrem 11 hingga 13 Desember

      Masyarakat Sumbar diminta waspada potensi cuaca ekstrem 11 hingga 13 Desember

      3 jam lalu

      KLH segel sementara sejumlah lokasi tambang di Sumbar tindaklanjuti dampak banjir

      KLH segel sementara sejumlah lokasi tambang di Sumbar tindaklanjuti dampak banjir

      6 jam lalu

      BMKG imbau masyarakat tetap tenang sikapi bibit siklon tropis 91S

      BMKG imbau masyarakat tetap tenang sikapi bibit siklon tropis 91S

      10 jam lalu

      Jakarta diprakirakan diselimuti awan tebal Kamis pagi

      Jakarta diprakirakan diselimuti awan tebal Kamis pagi

      13 jam lalu

      DPRD Jabar desak dilakukan perbaikan hulu hingga hilir Citarum solusi banjir Bandung

      DPRD Jabar desak dilakukan perbaikan hulu hingga hilir Citarum solusi banjir Bandung

      13 jam lalu

  • Wisata
    • Disbudpar Cianjur pastikan tidak ada tiket masuk kawasan Cibodas saat libur Nataru

      Disbudpar Cianjur pastikan tidak ada tiket masuk kawasan Cibodas saat libur Nataru

      13 jam lalu

      Kawasan adat Suku Badui dipadati pengunjung untuk berburu buah durian

      Kawasan adat Suku Badui dipadati pengunjung untuk berburu buah durian

      13 jam lalu

      Bangka Barat bantu kembangkan desa wisata

      Bangka Barat bantu kembangkan desa wisata

      20 jam lalu

      Cara bertemu dengan lumba-lumba di tengah laut Bali Utara

      Cara bertemu dengan lumba-lumba di tengah laut Bali Utara

      10 Desember 2025 06:39

      TNBTS perpanjang masa penutupan pendakian Gunung Semeru antisipasi cuaca ekstrim

      TNBTS perpanjang masa penutupan pendakian Gunung Semeru antisipasi cuaca ekstrim

      9 Desember 2025 21:04

  • Internasional
    • Prancis berniat batasi penggunaan media sosial bagi anak di bawah umur

      Prancis berniat batasi penggunaan media sosial bagi anak di bawah umur

      10 jam lalu

      Dua ilmuwan Jepang menerima Hadiah Nobel bidang kedokteran dan kimia

      Dua ilmuwan Jepang menerima Hadiah Nobel bidang kedokteran dan kimia

      13 jam lalu

      Korsel protes pesawat China dan Rusia masuki zona pertahanan udaranya

      Korsel protes pesawat China dan Rusia masuki zona pertahanan udaranya

      20 jam lalu

      China terus pantau perkembangan banjir bandang di Sumatra

      China terus pantau perkembangan banjir bandang di Sumatra

      10 Desember 2025 14:36

      Paviliun Indonesia promosikan kopi dan teh pada festival Marrakesh di Maroko

      Paviliun Indonesia promosikan kopi dan teh pada festival Marrakesh di Maroko

      9 Desember 2025 21:48

  • Olahraga
    • Nasib timnas U-22 Indonesia di SEA Games akan ditentukan sore ini

      Nasib timnas U-22 Indonesia di SEA Games akan ditentukan sore ini

      5 jam lalu

      Ini jadwal SEA Games Kontingen Indonesia

      Ini jadwal SEA Games Kontingen Indonesia

      10 jam lalu

      Arsenal masih sempurna usai lumat Club Brugge 3-0

      Arsenal masih sempurna usai lumat Club Brugge 3-0

      13 jam lalu

      PSG bermain imbang 0-0 lawan tuan rumah Bilbao

      PSG bermain imbang 0-0 lawan tuan rumah Bilbao

      13 jam lalu

      Pelatih Bangkok United kecewa timnya kalah 0-1 lawan Persib

      Pelatih Bangkok United kecewa timnya kalah 0-1 lawan Persib

      20 jam lalu

  • Foto
    • Istighosah kubro untuk korban banjir bandang Sumatra di Bogor

      Istighosah kubro untuk korban banjir bandang Sumatra di Bogor

      Rabu, 3 Desember 2025 9:36

      Aksi bersihkan pusara di Taman Makam Pahlawan Bogor

      Aksi bersihkan pusara di Taman Makam Pahlawan Bogor

      Jumat, 7 November 2025 9:45

      Pohon tumbang menimpa angkot di Kota Bogor

      Pohon tumbang menimpa angkot di Kota Bogor

      Selasa, 4 November 2025 8:53

      Layanan Jempol Bahagia Disdukcapil Kota Bogor

      Layanan Jempol Bahagia Disdukcapil Kota Bogor

      Senin, 3 November 2025 8:17

      Generasi Campus Roadshow 2025 di IPB University

      Generasi Campus Roadshow 2025 di IPB University

      Jumat, 24 Oktober 2025 13:35

  • Video
    • Pengguna P11 naik, TransJakarta perkuat kerja sama dengan Pemkot Bogor

      Pengguna P11 naik, TransJakarta perkuat kerja sama dengan Pemkot Bogor

      Kamis, 11 Desember 2025 15:26

      Distribusi bantuan korban banjir Sumatera seadanya?, ini penjelasan TNI

      Distribusi bantuan korban banjir Sumatera seadanya?, ini penjelasan TNI

      Rabu, 3 Desember 2025 10:12

      BNPB punya Rp500 miliar, Purbaya siap tambah anggaran tangani bencana

      BNPB punya Rp500 miliar, Purbaya siap tambah anggaran tangani bencana

      Selasa, 2 Desember 2025 15:28

      Jangan sampai ketinggalan! promo early bir

      Jangan sampai ketinggalan! promo early bir

      Minggu, 30 November 2025 20:39

      Combo 3 view alam dalam 1 hotel

      Combo 3 view alam dalam 1 hotel

      Minggu, 30 November 2025 20:38

Seri debat capres-cawapres cenderung permalukan kandidat

Senin, 7 Juli 2014 11:05 WIB

Seri debat capres-cawapres cenderung permalukan kandidat

Dr. Ir. Ricky Avenzora M.Sc. (Ist)

Jakarta, (Antaranews Bogor) - Dengan berakhirnya debat calon presiden dan calon wakil presiden pada 5 Juli 2014, maka lengkaplah sudah bagi rakyat Indonesia menjadi saksi dari performa Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai kandidat capres-cawapres Indonesia 2014-2019.

Dalam sesi "closing statement" rakyat Indonesia telah menjadi saksi tentang bagaimana percaya dirinya Jokowi dalam menyampaikan pernyataannya, dan mereka juga telah menjadi saksi paraunya suara Prabowo (dan merebaknya air matanya) dalam menyampaikan pernyataan penutupnya.

Di satu sisi, "gesture" dan sikap kepercayaan diri Jokowi dalam menyampaikan "closing statement"-nya adalah merupakan indikator dan cerminan dari semangat serta rasa kesiapannya untuk menjadi pemimpin bangsa ini dalam lima tahun ke depan.

Sedangkan di sisi lain, paraunya suara dan merebaknya air mata Prabowo adalah menggambarkan ikut bergetarnya hati Prabowo dalam mengartikulasikan pernyataan penutupnya yang bersifat visioner dan kebangsaan.

Sungguh lagi-lagi itu semua adalah suatu proses pembelajaran yang baik bagi rakyat Indonesia. Jokowi membuat "closing statement" dengan mengutamakan "ruang-akal"-nya, sedangkan Prabowo mengartikulasikan pemikirannya dengan mengikutsertakan "ruang-qalbi"nya.

Terlepas dari kekurangan dan kelebihan masing-masing kubu selama lima seri debat Capres-Cawapres yang sudah kita saksikan bersama, maka ada satu pertanyaan penting yang perlu kita renungkan bersama, yaitu: "Apakah kita sebagai anak bangsa telah berhasil atau gagal dalam menampilkan performa terbaik dari para Capres-Cawapres kita selama proses debat?".

Pertanyaan ini penting untuk diajukan bukan hanya untuk memperbaiki diri dalam proses pemilihan presiden berikutnya dalam lima tahun mendatang, melainkan juga adalah sebagai bagian dari introspeksi diri kita bersama sebagai anak bangsa untuk mempersiapkan diri kita semua secara proaktif terlibat dalam proses pembangunan lima tahun mendatang.

Atas pertanyaan itu, jika boleh berpendapat, maka mudah-mudahan banyak di antara kita yang setuju bahwa sesungguhnya kita telah gagal total.

Kita bukan hanya gagal dalam menggali pemikiran-pemikiran terbaik dari para kandidat Capres dan Cawapres kita, melainkan juga telah ramai-ramai mempermalukan kandidat Capres-Cawapres kita di depan kamera yang ditonton ratusan jutaan publik, nasional dan internasional.

Sebagai suatu bangsa, kita harus malu menampilkan acara debat para kandidat Capres-Cawapres kita dalam bentuk demikian.

Sindiran Kwiek Kian Gie --tentang adanya Capres yang hanya menyuarakan "shoping list"-- dan kehilangan arah dalam menentukan skala prioritas, saat menjadi narasumber sebelum acara debat terakhir, bukan hanya perlu kita pelajari sebagai indikator objektif dan luhurnya kualitas Kwiek sebagai teknokrat dan birokrat serta politikus, melainkan juga perlu untuk menjadi cemeti bagi semua orang pintar yang terlibat dalam proses debat capres tersebut.

Kita semua telah gagal membangun kerangka berfikir yang strategis dalam menggali kesiapan Capres-Cawapres melalui proses debat tersebut.

Pertanyaan-pertanyaan yang bersifat retorika dan "old-fashion" sangat mewarnai proses debat pada semua seri dan sesi, sedangkan benang merah untuk menyelesaikan persoalan masa lalu, menjawab persoalan jangka pendek saat ini dan/serta mempersiapan tantangan masa depan sama sekali tidak terbentuk dan tidak kita dapatkan selama proses debat.

Kita juga telah ramai-ramai membiarkan kubu tertentu menina-bobokan bangsa dengan berbagai janjinya yang tak memiliki "time-frame" yang masuk akal.


Kesalahan orang pintar

Hal ini bukan hanya menggambarkan kekurangan para Capres-Cawapres yang kelelahan dan stres selama masa kampanye, melainkan adalah gambaran kesalahan semua orang pintar yang terlibat dalam proses tersebut.

Itu semua bukan hanya telah menjadikan kita semua menjadi telah membuat suatu seri debat Capres-Cawapres yang bernilai amatiran belaka, melainkan juga telah mempermalukan para kandidat Capres-Cawapres itu sendiri.

Proses debat pada semua seri telah membiarkan Jokowi terus menerus hingga "closing statement"-nya menggunakan "politik-eufemisme" untuk menghina banyak pihak melalui ungkapan-ungkapannya tentang "banyak pihak tidak berniat membangun bangsa".

Sedangkan di sisi lain proses debat juga telah membiarkan Prabowo dijadikan bantalan tembak atas isu "sejarah-politik" yang diarahkan pada dirinya.

Apakah hal tersebut yang sesungguhnya kita inginkan?

Jawabannya tentu adalah tidak, namun kita telah bekerja amatiran dan khilaf dalam menyelenggarakan proses debat Capres-Cawapres.

Ungkapan Jokowi bahwa "kita tidak perlu lagi banyak berteori melainkan perlu bertindak-betindak dan bertindak" adalah bukan hanya menggambarkan tidak masifnya pemahaman beliau dalam memaknai pentingnya aspek ilmu pengetahuan dalam suatu proses pembangunan, melainkan juga sangat potensial untuk memicu konflik vertikal dan horizontal antara teknokrat, birokrat dan akademisi serta praktisi.

Kita semua perlu menyadari bahwa empat kutub "Lingkaran Ilmu Pengetahuan" adalah tidak boleh kita abaikan dan tidak mungkin kita putus sama sekali.

Kutub utara dari "Lingkaran Ilmu Pengetahuan" yang menggambarkan posisi "wisdom" adalah selalu kita butuhkan dalam setiap proses pembangunan, tanpa hal tersebut maka proses pembangunan pasti akan kehilangan rohnya.

Kutub timur yang mewakili dinamika praktis dari berbagai aspek "wisdom" adalah harus selalu kita olah dan kita hantarkan untuk mampu menjadi suatu teori yang sahih dan valid pada posisi kutub selatan.

Sedangkan di sisi barat, selanjutnya, berbagai teori tersebut perlu terus kita implementasikan dan uji untuk bisa menjadi sebuah keluhuran budi pekerti yang akan bisa menghasilkan "wisdom" kembali nantinya.

Para orang pintar di sekeliling Jokowi perlu mengingatkan beliau agar tidak memicu konflik sosial dari aspek tersebut.


Masalah dan permasalahan

Dalam konteks akademik, harus bisa dibedakan antara "masalah" dan "permasalahan".

Adanya murid bodoh adalah masalah. Tidak naik kelasnya murid yang bodoh adalah masalah. Tidak baiknya nilai ijazah murid yang bodoh adalah masalah.

Susahnya lulusan yang bodoh (bernilai kecil) untuk mendapatkan pekerjaan adalah masalah.

Atas semua "masalah" itu, apakah "permasalahan" sesungguhnya bagi seorang calon pemimpin bangsa? Sekuensi berfikir demikian nampaknya tidak disadari sama sekali oleh para orang pintar yang terlibat dalam proses debat capres-cawapres, sehingga menjadi tidak aneh kalau esensi debat yang ada menjadi mengambang dan kehilangan makna sama sekali dan bahkan mempermalukan para kandidat pemipin bangsa kita lima tahun ke depan.

Kecenderungan kita selama seri debat untuk mengajak para kandidat Capres-Cawapres kita hanya berdiskusi dalam "ruang-masalah" adalah suatu kekeliruan yang sangat besar, sehingga tidak aneh kalau kemudian ada kandidat Capres-Cawapres kita yang hanya bermain dalam semantika "shoping list" yang disindirkan oleh Kwiek.

Untuk menggali dan menuntut kemampuan tertinggi dari para kandidat Capres-Cawapres Indonesia --beserta semua orang pintar di sekelilingnya-- kita seharusnya membangun diskusi/debat dalam tataran "ruang permasalahan".

Atas hal itu, maka mestinya pertanyaan-pertanyaan yang harus kita ajukan pada mereka haruslah diartikulasikan dalam tiga tingkatan pertanyaan yang berbeda.

Pada tingkatan pertama pertanyaan yang harus kita ajukan adalah "Apakah permasalah strategis dalam aspek/sektor XYZ".

Pada tingkat kedua, pertanyaannya adalah "Apakah hakikat dari dinamika permasalahan pada sektor XYZ tersebut".

Sedangkan pada tingkat ketiga, pertanyaannya yang perlu kita ajukan adalah : "Apakah gagasan pemecahan permasalahan serta strategi implementasinya yang kandidat miliki atas permasalahan XYZ tersebut".

Melalui jawaban para kandidat atas pertanyaan tingkat pertama, kita akan bisa mengetahui sejauh mana para kandidat mengenali berbagai "masalah" yang ada serta apa resultantenya (permasalahan)-nya dari semua dinamika masalah tersebut.

Melalui jawaban pertanyaan tingkat kedua, kita akan mengetahui sejauh apa para kandidat menguasai hakekat ilmu dan pengetahuan serta pengalaman praktis atas permasalahan yang sedang dibicarakan.

Penguasaan hakikat ini perlu kita tuntut dari para kandidat adalah untuk mengetahui kekuatan dasar berpijak serta tata nilai yang akan dipakainya dalam memutuskan tindakan pemecahan masalah nantinya.

Tanpa hal ini maka bisa dipastikan pola "grambayangan" dan/atau "trial and error" pasti akan selalu terjadi dan terjadi lagi.

Selanjutnya melalui jawaban pertanyaan tingkat ketiga kita akan bisa mengetahui seberapa cerdas, jitu serta terukurnya strategi implementasi pemecahan permasalahan yang dimiliki masing-masing kandidat.

Akhirnya, setelah tiga tingkatan pertanyaan itu kita ajukan, maka kita pun tidak boleh luput menjaga "time frame" strategi implementasi yang diajukan masing-masing kandidat.

Untuk itu, kepada para kandidat perlu kita pertanyakan apa starteginya untuk menyelesaikan permasalahan pembangunan masa lalu , apa strateginya untuk menjawab permasalahan jangka pendek, dan apa strateginya untuk menyelesaikan dan mempersiapkan permasalahan masa depan.

Rakyat Indonesia tidak boleh membiarkan ada kandidat yang hanya berfikir sampai taraf meletakkan pondasi pembangunan saja. Semua "time frame" pemecahan permasalahan harus dilakukan secara paralel, permasalahan masa lalu harus segera diselesaikan, permasalah masa kita perlu kita jawab segera, dan pemasalahan masa depan perlu kita siapkan.

Akhirnya, kita semua perlu saling mengucapkan selamat merenung dan memilih, serta selamat mempersiapkan diri kita masing-masing secara optimal, baik serta benar untuk berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan bangsa Indonesia dalam lima tahun ke depan.

*)Salah satu pendiri Perhimpunan Nasionalis Indonesia (Pernasindo), saat ini Ketua Program Studi Pascasarjana Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan Fakultas Kehutanan IPB

Pewarta: Dr Ir Ricky Avenzora M.Sc
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Profesional optimasi pembangunan kepariwisataan

Profesional optimasi pembangunan kepariwisataan

1 November 2014 16:55

Rekonsiliasi Nasional: Kabinet kerja" versus "Kabinet kompromi"

Rekonsiliasi Nasional: Kabinet kerja" versus "Kabinet kompromi"

25 Oktober 2014 17:36

Rekonsiliasi Nasional: Kemadanian politik berbangsa dan berngara (Bagian Kelima)

Rekonsiliasi Nasional: Kemadanian politik berbangsa dan berngara (Bagian Kelima)

19 Oktober 2014 19:57

Rekonsiliasi Nasional: Khilaf politik yang harus diperbaiki (Bagian ketiga)

Rekonsiliasi Nasional: Khilaf politik yang harus diperbaiki (Bagian ketiga)

2 Agustus 2014 19:41

Rekonsiliasi Nasional : Khilaf politik yang harus diperbaiki (Bagian dua)

Rekonsiliasi Nasional : Khilaf politik yang harus diperbaiki (Bagian dua)

26 Juli 2014 19:00

Rekonsiliasi Nasional: Khilaf politik yang harus diperbaiki (bagian satu)

Rekonsiliasi Nasional: Khilaf politik yang harus diperbaiki (bagian satu)

22 Juli 2014 14:39

Rekonsiliasi nasional suatu kebutuhan

Rekonsiliasi nasional suatu kebutuhan

17 Juli 2014 14:07

Kujang di puncak Pancakarsa, arah baru bagi penataan Kabupaten Bogor

Kujang di puncak Pancakarsa, arah baru bagi penataan Kabupaten Bogor

8 jam lalu

Terpopuler

Kejati Jabar tetapkan dua tersangka korupsi tunjangan perumahan DPRD Bekasi

Kejati Jabar tetapkan dua tersangka korupsi tunjangan perumahan DPRD Bekasi

Pemkot tunda lagi Pesona Nusantara Bekasi Keren

Pemkot tunda lagi Pesona Nusantara Bekasi Keren

Karawang berangkatkan 50 pelajar untuk pendidikan bela negara

Karawang berangkatkan 50 pelajar untuk pendidikan bela negara

Pelatih Bangkok United kecewa timnya kalah 0-1 lawan Persib

Pelatih Bangkok United kecewa timnya kalah 0-1 lawan Persib

Pemkot Depok tingkatkan toleransi dan kerukunan antarwarga

Pemkot Depok tingkatkan toleransi dan kerukunan antarwarga

Top News

  • BNNK perkirakan sekitar 100.000 warga Bogor terpapar narkoba

    BNNK perkirakan sekitar 100.000 warga Bogor terpapar narkoba

    2 jam lalu

  • KPK minta mahasiswa bisa jadi pelopor budaya antikorupsi

    KPK minta mahasiswa bisa jadi pelopor budaya antikorupsi

    2 jam lalu

  • Jelang hajatan akbar 2025 di Bogor, DPP HA IPB mantapkan persiapan

    Jelang hajatan akbar 2025 di Bogor, DPP HA IPB mantapkan persiapan

    2 jam lalu

  • Kejari Karawang ungkap 38 kegiatan fiktif penggunaan dana desa

    Kejari Karawang ungkap 38 kegiatan fiktif penggunaan dana desa

    3 jam lalu

  • Universitas Brawijaya kirimkan alat penjernih air portabel bantu korban bencana Sumbar

    Universitas Brawijaya kirimkan alat penjernih air portabel bantu korban bencana Sumbar

    3 jam lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2025
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA