Subang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa Barat, menghadirkan 52 stan dalam kegiatan Bazar Ramadhan 1447 Hijriah, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran 2026.

"Bazar Ramadhan ini digelar di Alun Alun Subang, mulai Rabu hingga Kamis (12/3)," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni, saat pembukaan Bazar Ramadhan 1447 H di Subang, Rabu.

Bazar yang berlangsung selama dua hari hingga Kamis (12/3) ini menghadirkan 52 stan yang menyajikan beragam produk, mulai dari fesyen, kuliner, hingga bahan pokok dengan harga terjangkau.

Baca juga: Pemkab Subang libatkan puluhan UMKM dalam kegiatan bazar Ramadhan

Sekda menyampaikan penyelenggaraan bazar tidak hanya bertujuan untuk menekan laju inflasi, tetapi juga menjadi etalase bagi pelaku UMKM lokal agar produk-produknya semakin dikenal masyarakat.

Disebutkan, sejumlah komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi di antaranya tarif listrik, ayam ras, telur, serta produk perawatan diri yang secara langsung mempengaruhi pengeluaran masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Subang juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak serta mendorong masyarakat untuk berbelanja secara bijak agar dampak inflasi dapat terus dikendalikan.

Baca juga: Pemkab Subang gelar pasar murah jelang Ramadhan

Sementara itu, Ketua Pelaksana Bazar Ramadhan Subang 1447 H, Khairil Mukhtar yang juga Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Subang, menyampaikan secara umum Bazar Ramadhan ini digelar sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran 2026.

Bazar ini diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan permintaan kebutuhan masyarakat yang biasanya terjadi menjelang lebaran, sehingga potensi kenaikan harga dapat diminimalkan.

Selain itu, bazar juga menjadi sarana untuk mendukung pertumbuhan UMKM lokal di Kabupaten Subang.

 



Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026