Depok (ANTARA) - Fakultas Teknik Universitas Pancasila kembali menunjukkan komitmennya dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui kegiatan International Community Service Program for the Dissemination and Transfer of Appropriate Technology yang dilaksanakan pada 8 Mei 2026 di Desa Wisata Pasir Eurih, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Prof. Tim Pasang, dari Western Michigan University, Amerika Serikat, serta Prof. Dr. Ir. Johni Jonatan Numberi dari Universitas Cenderawasih, yang turut memperkaya diskusi dan pertukaran pengetahuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut.

Prof. Tim Pasang dalam keterangannya, Selasa menyampaikan perspektif global mengenai pembangunan masyarakat berkelanjutan, penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan komunitas, serta pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) bertaraf internasional ini menjadi wujud nyata komitmen Fakultas Teknik Universitas Pancasila dalam menghadirkan pengabdian masyarakat yang tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga terhubung dengan jejaring akademik global melalui kolaborasi dengan mitra internasional.

Baca juga: FTUP beri literasi digital kreatif dan kesadaran hukum melalui pelatihan CapCut

Sebanyak 16 peserta dari Desa Pasir Eurih yang terdiri atas pengelola desa wisata, pelaku UMKM, pelaku budaya, dan unsur masyarakat setempat hadir dalam kegiatan ini.

Dari Universitas Pancasila, kegiatan melibatkan 19 dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Teknik.

Desa Pasir Eurih dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensi besar sebagai desa wisata berbasis masyarakat, sekaligus dikenal sebagai sentra industri kreatif kerajinan sepatu berbahan kulit sintetis yang menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal.

Namun demikian, desa ini juga menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari penguatan infrastruktur pendukung, pemanfaatan teknologi digital, efisiensi proses usaha, pengelolaan limbah produksi, hingga penguatan identitas kawasan wisata.

Karakter internasional kegiatan ini diperkuat melalui kolaborasi dengan Western Michigan University, Amerika Serikat, yang diwakili oleh Prof. Tim Pasang, Ph.D. sebagai mitra akademik internasional sekaligus narasumber utama.

Baca juga: FTUP berdayakan masyarakat dengan 'Mengubah Limbah Menjadi Rupiah'

Kehadiran akademisi dari institusi luar negeri tersebut menjadi bagian penting dalam transfer pengetahuan global, pertukaran pengalaman internasional, serta penguatan kolaborasi akademik lintas negara dalam mendukung pembangunan masyarakat berkelanjutan berbasis teknologi tepat guna.

Fakultas Teknik Universitas Pancasila dalam kegiatan ini menghadirkan kontribusi multidisiplin dari lima program studi, yaitu Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Informatika, Teknik Industri, dan Arsitektur.

Program Studi Teknik Sipil memberikan perspektif terkait penguatan infrastruktur pendukung kawasan dan pemanfaatan limbah sebagai material alternatif bernilai ekonomi. Program Studi Teknik Informatika memaparkan peluang digitalisasi desa wisata dan penguatan promosi UMKM melalui teknologi digital.

Teknik Industri menghadirkan pendekatan efisiensi proses usaha dan pengelolaan operasional yang lebih produktif, sementara Arsitektur memberikan wawasan mengenai penguatan identitas visual kawasan wisata dan tata ruang berbasis karakter lokal.

Salah satu kontribusi nyata dalam kegiatan ini datang dari Program Studi Teknik Mesin, yang menyerahkan alat teknologi tepat guna untuk pengelolaan limbah produksi industri kerajinan sepatu berbahan kulit sintetis.

Baca juga: FTUP kembangkan alat penyemprot-pengasapan pestisida portabel petani

Penyerahan alat ini menjadi implementasi konkret transfer teknologi dari perguruan tinggi kepada masyarakat, sekaligus mendukung upaya pengelolaan limbah yang lebih produktif dan ramah lingkungan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Pancasila beserta para Wakil Dekan, yang menunjukkan komitmen kuat pimpinan fakultas dalam mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan melalui pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi strategis.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Teknik memberikan arahan dan motivasi kepada para pelaku wisata, pelaku UMKM, dan masyarakat Desa Pasir Eurih agar terus mengembangkan potensi lokal secara inovatif, terstruktur, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Dinas Pariwisata dan Industri Kreatif Kabupaten Bogor, Ketua Forum Desa Wisata Kabupaten Bogor, Ketua Desa Wisata Desa Pasir Eurih, serta Prof. Dr. Ir. Johni Jonatan Numberi, M.Eng., IPM dari Universitas Cenderawasih sebagai bagian dari jejaring akademik yang mendukung kolaborasi dan pengembangan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kehadiran unsur akademisi dari berbagai perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi multipihak dalam mendukung pembangunan masyarakat berbasis potensi lokal.

Salah satu sesi yang menjadi perhatian utama adalah diskusi interaktif dan tanya jawab antara masyarakat dengan tim dari Fakultas Teknik dan mitra internasionalnya, yang membuka ruang dialog langsung antara akademisi dan masyarakat.

Dalam sesi ini, peserta menyampaikan berbagai tantangan nyata yang dihadapi, mulai dari pengelolaan limbah usaha, penguatan promosi, pengembangan desa wisata, hingga kebutuhan dukungan teknis lainnya.

Forum diskusi tersebut menjadi momentum penting bagi Fakultas Teknik Universitas Pancasila untuk menggali kebutuhan riil masyarakat sekaligus menjajaki peluang kontribusi lanjutan melalui program pengabdian, penelitian terapan, transfer teknologi, maupun kerja sama strategis lainnya.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknik Universitas Pancasila menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga hadir secara nyata dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan kolaborasi internasional.

Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal bagi penguatan kerja sama jangka panjang dalam pengembangan Desa Pasir Eurih sebagai desa wisata berkelanjutan sekaligus sentra ekonomi kreatif lokal yang berdaya saing, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

 



Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026