Karawang (ANTARA) - Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Rudi Setiawan memastikan jalur fungsional Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan atau Japek II Selatan akan difungsikan sebagai jalur alternatif pada musim mudik dan balik Lebaran 2026.
"Sebagai jalur alternatif, maka jalan Tol Japek II Selatan akan difungsikan apabila terjadi kepadatan di Jalan Tol Jakarta–Cikampek wilayah Karawang, Jawa Barat," kata kapolda saat melakukan pengecekan jalur di wilayah Sadang, Purwakarta, Rabu.
Ia menyampaikan jalur fungsional Japek II Selatan antara Sadang hingga Situ Bekasi dengan bentangan sekitar 52 kilometer akan difokuskan sebagai jalur alternatif, terutama saat arus balik dari arah Bandung menuju Jakarta guna mengurai kepadatan kendaraan.
Baca juga: Pemkab Bekasi tuntaskan administrasi keberlanjutan Tol Japek II Selatan
Baca juga: Lalu lintas dari Tol Cipularang dialihkan ke Jalan Tol Japek II Selatan
"Jalur fungsional Japek II Selatan ini ditargetkan selesai perbaikannya sebelum 15 Maret 2026, sehingga nantinya dapat difungsikan sebagai jalur alternatif mudik maupun balik," katanya.
Terkait adanya longsoran di jalan Tol Japek II Selatan, Kapolda memastikan kondisi jalur saat ini sudah aman untuk dilintasi setelah dilakukan pengecekan serta koordinasi dengan pihak Jasa Marga.
Di sepanjang jalur tersebut juga akan disiapkan pos pengamanan, penempatan personel kepolisian, serta sarana prasarana pendukung. Hal itu dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang melintas.
Baca juga: Jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan mulai dioperasikan Rabu malam
Dalam kegiatan pengecekan jalur tersebut turut hadir Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah.
Kapolres Karawang menyampaikan pihaknya siap mendukung pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran, khususnya apabila jalan Tol Japek II Selatan itu difungsikan untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Pewarta: M.Ali KhumainiUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026