Depok (ANTARA) - Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Depok, Jawa Barat, Siti Chaerijah Aurijah mengingatkan pentingnya pembangunan karakter bagi generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat dan penuh tantangan, terutama melalui literasi dan perpustakaan.
"Pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kekuatan karakter, integritas, serta semangat untuk terus belajar,” ujar Siti Chaerijah Aurijah di Depok, Rabu.
Ia menjelaskan pada era yang serba cepat seperti saat ini generasi muda tidak cukup hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga perlu dibekali karakter yang kuat, semangat literasi yang tinggi, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
Baca juga: Minat baca warga Depok meningkat
Baca juga: Perpustakaan Umum Depok bisa jadi tempat ngabuburit selama Ramadhan
Menurutnya, literasi menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang unggul dan berdaya saing. “Perpustakaan menjadi pusat literasi, sumber inspirasi, serta ruang belajar sepanjang hayat. Sementara arsip menjadi memori kolektif bangsa yang menyimpan nilai, pengalaman, dan pelajaran dari masa lalu untuk membangun masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
Siti menambahkan Diskarpus Kota Depok terus berupaya mendorong penguatan budaya literasi di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
“Literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, membangun karakter, serta mengambil keputusan yang bijak dalam kehidupan,” katanya.
Baca juga: Pemkot Depok tingkatkan minat baca masyarakat
Para generasi muda dapat menemukan potensi diri, membangun karakter terbaik, serta memiliki keberanian untuk bermimpi dan berkarya bagi bangsa dan negara.
“Kota Depok membutuhkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, berintegritas, serta memiliki semangat berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat,” tuturnya.
Pewarta: Feru LantaraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026