Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi memperkuat sinergi bersama pemerintah provinsi guna mensukseskan program strategis nasional dengan mendukung penuh arah kebijakan Jawa Barat dalam setiap penyusunan serta pelaksanaan pembangunan daerah.
Demikian disampaikan Penjabat Sekda Kabupaten Bekasi Ida Farida usai mengikuti rapat koordinasi sinergitas program strategis nasional tahun 2025 di ruang rapat Soehoed Warnaen, Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat, Kamis.
"Pada prinsipnya, pembangunan harus terintegrasi dari desa hingga kabupaten agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Kami berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan Pemprov Jawa Barat terutama dalam perencanaan dan pelaksanaan program strategis nasional," katanya.
Baca juga: Pemkab Bekasi siap dilibatkan langsung pada Program Makan Bergizi Gratis
Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus mendorong penyelarasan kebijakan antara perencanaan daerah dengan prioritas nasional dan provinsi, khususnya dalam upaya penguatan daya saing daerah, pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Sinkronisasi program ini juga menjadi momentum penting untuk memastikan efektivitas anggaran, menghindari duplikasi kegiatan dan memperkuat tata kelola pembangunan yang efisien serta tepat sasaran," katanya.
Ida memaparkan, berdasarkan laporan indikator makro kabupaten dan kota se-Jawa Barat dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk Kabupaten Bekasi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada di angka 77,8 sedangkan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) berada pada 5,17 persen.
Kemudian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Bekasi di angka 8,78 persen, angka kemiskinan 4,36 persen, rasio gini 0,367 serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita dalam satuan juta rupiah di angka 128,7.
Baca juga: Pemkab Bekasi fasilitasi program pertanian perkotaan jaga ketahanan pangan
