Jakarta (ANTARA) -
Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara (Jakut) menegaskan komitmennya untuk lebih transparan dalam menjalankan berbagai program ke depannya, yang dibangun melalui kerja sama dengan pengurus dan relawan PMI Jakarta.“
Termasuk menciptakan kader-kader kemanusiaan yang hadir sebagai garda terdepan dalam layanan kemanusiaan,” kata Ketua PMI Kota Jakarta Utara Rijal dalam Musyawarah Kerja Kota PMI Kota Jakarta Utara Tahun 2026 di Jakarta, Minggu.
Dia menyebutkan dana yang dihimpun oleh PMI dikembalikan ke masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat, seperti layanan ambulans gratis dan lainnya.
Baca juga: Sambu Group salurkan bantuan Rp500 Juta untuk korban bencana di Sumatera
“Itu prinsip yang saya bangun bersama pengurus untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Rijal.
Beberapa program kerja kemanusiaan PMI Jakarta Utara pada 2026, di antaranya pengumpulan bulan dana PMI, pengumpulan darah dan penyediaan ambulans.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredy Setiawan menekankan pemerintah setempat berkomitmen untuk terus mendukung peran dan kiprah PMI sebagai mitra strategis dalam pelayanan kemanusiaan.
Dia menilai kiprah PMI Jakarta Utara sangat baik, bukan hanya dalam kegiatan donor darah, tetapi juga pelayanan kesehatan dan tugas kemanusiaan lainnya.
“Ke depannya, saya ingin PMI Jakarta Utara dapat melakukan terobosan karena dari sisi kemanusiaan, banyak yang bisa diperbuat sepanjang kita siap, mau, dan memiliki niat yang baik," tutur Fredy.
Baca juga: Universitas Diponegoro nyatakan kesiapan jadi penghubung penempatan PMI ke Jepang
Dia mengatakan di tengah tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks, PMI dituntut untuk terus memperkuat kapasitas organisasi, sumber daya manusia, serta sistem kerja agar mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, dan profesional.
"Saya berharap PMI Kota Jakarta Utara dapat semakin memperkuat perencanaan, pengendalian, dan pengawasan program kerja. Perencanaan harus disusun secara terarah, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta kebijakan pembangunan daerah," ungkap Fredy.
Di sisi lain, terkait pelaksanaan Musyawarah Kerja Kota PMI Kota Jakarta Utara Tahun 2026 pada Minggu, dia memandang kegiatan itu merupakan forum strategis konsolidasi, evaluasi, dan perencanaan program kerja ke depan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PMI Jakut berkomitmen transparan jalankan program kerja kemanusiaan
