Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menanggapi perilaku influencer Ruce Nuenda yang seharusnya tidak beraktivitas di ruang publik setelah terinfeksi campak, mengingat penyakit tersebut memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi.
Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengatakan campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular, bahkan seorang penderita campak dapat menularkan penyakit tersebut kepada banyak orang di sekitarnya dalam waktu bersamaan.
“Campak itu sangat tinggi tingkat penularannya. Dari satu orang bisa menularkan ke 12 sampai 18 orang,” kata Andi dalam Konferensi Pers Update Kasus Campak di Indonesia yang diselenggarakan secara daring di Jakarta, Jumat.
Karena itu ia mengimbau individu yang sedang sakit campak sebaiknya membatasi aktivitas di luar rumah hingga benar-benar sembuh agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain.
“Jadi sebaiknya jika sedang sakit, menahan diri dulu, membatasi aktivitas hingga benar-benar sembuh, agar tidak menular ke keluarga atau orang sekitarnya,” imbuh Andi.
Menurut Andi, figur publik seharusnya dapat memberikan contoh perilaku yang baik kepada masyarakat.
“Mestinya sebagai influencer, tidak melakukan itu, karena bisa mempengaruhi persepsi dan perilaku masyarakat,” katanya.
Ia pun mengimbau masyarakat yang sempat bertemu dengan publik figur tersebut saat sedang sakit agar segera melakukan pemantauan kesehatan secara mandiri.
Apabila muncul gejala seperti demam, terutama disertai ruam pada kulit, ia meminta individu tersebut segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
“Yang sudah sempat bertemu ketika yang bersangkutan sakit, sebaiknya melakukan pemantauan kesehatan mandiri. Misalkan terkena demam, apalagi kalau ada ruam, sebaiknya memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan segera,” ujar Andi.
Baca juga: DPD RI minta Kemenkes percepat penugasan tenaga medis di PBD
Baca juga: Kemenkes perkuat edukasi guna lawan hoaks terkait imunisasi campak
Sebagai informasi selebgram Ruce Nuenda baru-baru ini menjadi sorotan setelah mengunggah Instagram Story saat dirinya berolahraga di luar rumah, meski sedang mengalami sakit campak.
Ia juga memperlihatkan foto ruam kemerahan yang muncul di bagian tangan hingga kaki.
Postingan tersebut lantas memicu beragam respons dari warganet karena menilai tindakannya berisiko tinggi menularkan penyakit, terutama kepada kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil.
Pewarta: Hana Dewi Kinarina KabanEditor : Heri Sutarman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.