Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan organisasi kemasyarakatan Islam menggelar Istighatsah Kebangsaan di Masjid Baitul Faizin, Cibinong, Jawa Barat, Senin malam.
Kegiatan itu diisi doa bersama sekaligus shalat ghaib untuk almarhum Affan Kurniawan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan bangsa Indonesia dalam beberapa hari terakhir tengah diuji kebersamaan dan persatuannya.
Menurut dia, demokrasi harus dihormati, termasuk penyampaian aspirasi di muka umum, namun tetap dilakukan dengan cara yang baik.
"Istighatsah ini menjadi ikhtiar kita semua agar Kabupaten Bogor tetap sejuk, anak bangsa tidak dipertentangkan, dan bersama-sama membangun bangsa dari Kabupaten Bogor," kata Rudy.
Baca juga: Ulama di Bogor gelar istighatsah akbar untuk wujudkan kesalehan sosial
Ia menyebut kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting karena melibatkan para ulama dan kiai yang selama ini jarang tampil di ruang publik maupun media sosial, namun memberikan kekuatan spiritual bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Selain mendoakan korban musibah yang terjadi di sejumlah kota, termasuk almarhum Affan Kurniawan, Rudy menegaskan tujuan utama kegiatan tersebut adalah memastikan Kabupaten Bogor tetap aman, harmonis, dan tidak terpecah belah.
Rudy menyampaikan apresiasi kepada partai politik, ormas, kiai, dan ulama yang ikut mendukung upaya menjaga persatuan masyarakat. Ia juga menyatakan permohonan maaf apabila enam bulan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Ade Ruhandi belum sepenuhnya memuaskan seluruh pihak.
Baca juga: Harlah ke-95, PCNU Bogor doa bersama agar pandemi segera berakhir
"Kami percaya, kami adalah pelayan masyarakat. Kami ingin Bogor berubah menjadi lebih baik, dan itu membutuhkan dukungan dari semua pihak," ujarnya.
Ia menambahkan, keharmonisan di Kabupaten Bogor hanya bisa diraih apabila semua elemen bersatu padu. Untuk itu, Rudy berpesan agar masyarakat bijak menggunakan media sosial sehingga tidak menimbulkan perpecahan.
