Washington (ANTARA) - Dua pengiriman pertama bantuan kemanusiaan ke Kuba dari Meksiko telah tiba di tujuan, demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Meksiko pada Kamis (12/2).

Pada Ahad lalu, Meksiko mengirim dua kapal logistik Angkatan Laut (AL) yang membawa 897 ton barang kebutuhan pokok ke Kuba yang dilanda krisis bahan bakar menyusul tekanan tarif oleh Presiden AS Donald Trump.

Kemlu Meksiko menyebutkan lebih dari 1.650 ton susu bubuk dan kacang-kacangan juga sedang dipersiapkan untuk dikirim ke Kuba.

"Sesuai tradisi solidaritas rakyat Meksiko dengan bangsa-bangsa Amerika Latin dan atas instruksi Presiden Claudia Sheinbaum, Kementerian Angkatan Laut melaporkan bahwa bantuan kemanusiaan yang dikirim pemerintah Meksiko telah tiba di Republik Kuba," kata kementerian itu dalam pernyataannya.

Baca juga: Rusia sebut blokade Amerika terhadap Kuba "pencekikan ekonomi"

AL Meksiko menyatakan 1.650 ton susu bubuk dan kacang-kacangan masih menunggu pengiriman ke Kuba, pulau terbesar di kawasan Karibia.

Langkah itu diambil Meksiko setelah Trump mengeluarkan perintah eksekutif pada akhir Januari yang mengenakan tarif impor atas barang dari negara yang menjual atau memasok minyak ke Kuba. Ia menilai Kuba sebagai "ancaman luar biasa bagi keamanan nasional AS."

Merespons tindakan itu, Meksiko menghentikan pengiriman minyak ke Kuba.

Presiden Sheinbaum kemudian menugaskan pejabat Meksiko untuk melakukan diplomasi dengan AS agar pengiriman bisa dilanjutkan. Namun, ia juga mengatakan bahwa Meksiko akan tetap membantu rakyat Kuba lewat bantuan kemanusiaan.

Dalam hukum internasional dan praktik diplomasi, bantuan kemanusiaan sering kali dikecualikan dalam penerapan sanksi ekonomi.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: Maskapai Air Canada hentikan penerbangan ke Kuba akibat kelangkaan bahan bakar



Pewarta: Anton Santoso
Editor : Erwan Muhadam

COPYRIGHT © ANTARA 2026