Banjar, Kalsel (ANTARA) - Bupati Banjar Saidi Mansyur mengatakan peresmian empat unit pelaksana teknis daerah (UPTD) puskesmas sebagai upaya memperkuat pemerataan dan peningkatan mutu layanan kesehatan dasar bagi masyarakat.
“Pembangunan puskesmas ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas yang layak dan representatif,” ujarnya di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat.
Peresmian yang dipusatkan di UPTD Puskesmas Martapura Barat itu dirangkai dengan peresmian UPTD Puskesmas Karang Intan 2, Pengaron, dan Kertak Hanyar sebagai bagian dari implementasi visi pembangunan daerah mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
Baca juga: Banjar pastikan warga terdaftar BPJS kesehatan
Dia menjelaskan pembangunan gedung baru UPTD Puskesmas Martapura Barat karena bangunan lama sudah tidak memadai dan berada di kawasan rawan banjir sehingga mengganggu pelayanan.
“Selain faktor usia bangunan, kondisi puskesmas lama juga tidak memenuhi standar bangunan dan tata ruang sesuai ketentuan permenkes (peraturan menteri kesehatan),” katanya.
Menurut Saidi, pembenahan fasilitas kesehatan tingkat pertama menjadi langkah strategis untuk memastikan pelayanan lebih optimal, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun tenaga kesehatan.
“Dengan fasilitas yang lebih baik, kami berharap pelayanan menjadi semakin bermutu, merata, dan terjangkau,” ujarnya.
Dia menambahkan sejumlah puskesmas di Kabupaten Banjar telah berusia 20 hingga 30 tahun dengan berbagai keterbatasan, seperti lahan sempit, kondisi bangunan yang tidak layak, hingga permasalahan status tanah.
Oleh karena itu, ucapnya, pembangunan gedung baru dinilai sebagai solusi atas kendala teknis yang selama ini dihadapi dalam penyelenggaraan layanan kesehatan dasar.
Saidi juga meminta seluruh pengelola dan tenaga kesehatan memanfaatkan fasilitas baru secara optimal demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Noripansyah mengatakan pembangunan puskesmas didukung pendanaan dari dana alokasi umum dan dana alokasi khusus sektor kesehatan.
Pemerintah daerah mengoptimalkan skema pembiayaan dengan penentuan lokasi mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banjar guna mendukung pemerataan akses layanan.
Baca juga: Banjar gelar bakti kesehatan massal di tiga desa rawan banjir
Baca juga: Polres Banjar mulai evakuasi lansia dan balita di lokasi terdampak banjir
Pewarta: Gunawan WibisonoEditor : Erwan Muhadam
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.