Lampung Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mempercepat pengembangan pariwisata berbasis potensi desa sebagai strategi utama mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, di Kalianda Kamis mengatakan, pembangunan sektor pariwisata desa harus dilakukan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan beragam potensi lokal, tidak hanya mengandalkan wisata alam semata.
“Kita ingin percepatan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Tidak semua desa memiliki wisata alam, sehingga potensi lain harus dikembangkan agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Menurutnya, capaian Kabupaten Lampung Selatan dalam pembangunan infrastruktur sepanjang tahun 2025 menjadi fondasi pengembangan wilayah dan pariwisata.
Baca juga: Air terjun Selendang Bidadari jadi daya tarik baru pariwisata Lampung Selatan
Baca juga: Dishut Provinsi Lampung gandeng BUMD jajaki kerja sama pengelolaan kawasan hutan
Upaya tersebut didukung pembangunan infrastruktur masif, termasuk pembangunan jalan sepanjang 270,9 kilometer selama tahun 2025 guna memperkuat akses menuju destinasi wisata desa yang ada di Lampung Selatan.
Selama 10 bulan berjalan, kata dia, Pemkab Lampung Selatan telah membangun 270,9 kilometer jalan, 30 unit gorong-gorong, serta 32 unit jembatan dan saluran.
"Selain itu, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran Rp38 miliar untuk perbaikan sarana dan prasarana pendidikan,” katanya.
Dia menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan memperkuat konektivitas dan meningkatkan kenyamanan wisatawan sehingga berdampak langsung pada perputaran ekonomi lokal.
“Cara meningkatkan peredaran uang adalah mendatangkan uang dari luar daerah. Targetnya, wisatawan yang semula hanya singgah beberapa jam, ke depan bisa tinggal beberapa hari. Infrastruktur akses wisata akan kami perbaiki secara bertahap agar wisatawan merasa nyaman,” ujarnya.
Baca juga: Kunjungan wisatawan ke Lampung pada periode libur akhir tahun capai 2,35 juta orang
Menurut bupati, kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di setiap kecamatan juga menjadi forum strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menentukan arah pembangunan wilayah.
“Melalui Musrenbang RKPD 2027, pemerintah daerah berharap perencanaan pembangunan dapat berjalan lebih partisipatif dan terarah dengan menjadikan sektor pariwisata desa sebagai penggerak utama ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan,” kata dia.
