Medan (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) 'memerangi' sampah untuk mewujudkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah).
Surya menginstruksikan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut 'menyatakan perang' terhadap sampah di area kerja.
"Kita sasar interior dan eksterior kantor. Seluruh ASN harus memiliki kepekaan, begitu melihat sampah, langsung ambil dan buang ke tempatnya," kata Surya usai Senam ASN Berakhlak di Lapangan Kantor Gubernur Sumut, Jumat.
Wagub menegaskan, Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar slogan, melainkan panggilan membentuk kepribadian ASN di lingkungan Pemprov Sumut untuk peduli terhadap lingkungannya.
"Kita harus menjaga keindahan lokasi kerja masing-masing," tegas Surya bersama Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap.
Baca juga: Pemkab Deli Serdang Sumut ajak semua pihak cari solusi masalah sampah plastik
Pihaknya juga menekankan, kegiatan olahraga ini merupakan bagian dari upaya mengampanyekan hidup sehat demi menunjang produktivitas kerja.
Sebab, kesehatan fisik adalah modal utama mewujudkan visi dan misi pembangunan Kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumatera Utara yang unggul, maju dan berkelanjutan.
"Visi dan misi ini bukan hanya milik pemimpin, tetapi milik Pemprov Sumut secara keseluruhan," tutur Surya.
Surya mencanangkan, Gerakan Indonesia ASRI tingkat Provinsi Sumut di kawasan Pantai Bebas Parapat, Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Ahad (8/2).
"Mari kita bekerja sama dan berkolaborasi mewujudkan semua target pembangunan tersebut, salah satunya melalui aksi nyata yang kita mulai hari ini," ungkapnya.
Baca juga: Kebersihan 'Hantui' Wisata Danau Toba
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri Yusharto Huntoyungo menegaskan, Gerakan Indonesia ASRI harus dimulai dari lingkungan kerja.
Yusharto mengatakan, hal ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program prioritas nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto
"Ini (Gerakan ASRI, red) bukan hanya sekadar kegiatan sesaat. Tetapi menjadi awal untuk kita bisa membangun kebiasaan meningkatkan kesadaran kita untuk bisa berperilaku bersih, mulai dari diri kita sendiri, lingkungan keluarga sampai dengan lingkungan tempat kerja kita," kata Yusharto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (6/2).
Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh bagi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah.
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama program ASRI adalah mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih melalui pengurangan timbulan dan timbunan sampah.
Presiden, lanjutnya, menaruh perhatian serius terhadap isu kebersihan lingkungan sebagai bagian dari wajah Indonesia di mata dunia.
"Presiden mendorong kita untuk berada dalam lingkungan yang lebih bersih dengan mengurangi timbulan dan timbunan sampah. Mengingat banyak kejadian, di antaranya Presiden mendapati informasi kolega beliau di luar negeri mengatakan, kok Indonesia tidak seindah sebagaimana yang diterangkan, ini tentu menjadi pengingat bagi kita semua," ujar Yusharto.
