Jakarta (ANTARA) - Pixel Group, salah satu pemimpin industri periklanan luar ruang (Out-of-Home/OOH) di Indonesia, kembali menegaskan komitmennya dalam membangun masa depan periklanan berbasis teknologi di area transportasi publik.
“Kami percaya bahwa periklanan pada ekosistem transportasi publik di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dengan penggunaan integrasi teknologi digital,"
ujar David Leong, Direktur Pixel Group dalam keterangannya, Senin.
Saat ini, kami sedang mengoptimalkan ekosistem yang kami miliki, memungkinkan brand dan klien untuk menjangkau audiens dengan strategi berbasis data, menyesuaikan iklan secara dinamis, dan meningkatkan engagement melalui interaksi digital.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pixel Group untuk menciptakan ekosistem media luar ruang yang semakin cerdas, interaktif, dan berbasis data, dengan cakupan lebih luas ke berbagai moda transportasi publik.
Melalui berbagai kerja sama strategis dengan sejumlah operator transportasi publik seperti bandara di Indonesia, LRT Jabodebek, TransJakarta, dan KCIC, Pixel Group menghadirkan solusi inovasi teknologi dalam ekosistem periklanan berbasis transportasi publik.
Lebih dari sekadar memperkaya pengalaman penumpang, tetapi layanan yang ditawarkan diharapkan dapat memberikan efektivitas komunikasi yang lebih tinggi bagi brand dan klien melalui pemanfaatan teknologi real-time, konten dinamis, serta pemetaan audiens yang presisi.
Dengan urbanisasi yang semakin pesat dan meningkatnya penggunaan transportasi publik, periklanan berbasis moda transportasi telah menjadi salah satu platform utama bagi merek untuk berkomunikasi dengan audiens di lingkungan yang sangat terukur.
Di Jakarta sendiri, data dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mencatat bahwa jumlah penumpang transportasi umum di Jakarta mencapai lebih dari 3 juta orang setiap harinya.
Mengacu pada tren global di kota-kota besar lainnya seperti New York, London, Tokyo, dan Singapura, integrasi media luar ruang dengan teknologi AI, data real-time, dan interaksi digital telah menjadi standar industri modern.
Sebagai langkah strategis dalam membangun masa depan periklanan transportasi di Indonesia, Pixel Group menghadirkan berbagai inovasi berbasis teknologi yang memungkinkan pengalaman iklan lebih relevan dan menarik bagi audiens.
Beberapa teknologi utama yang diimplementasikan dalam proyek ini meliputi: Iklan Berbasis Teknologi dan Data Real-Time: Optimalisasi penggunaan data real-time dan teknologi yang memungkinkan konten iklan berubah secara otomatis berdasarkan profil audiens, waktu perjalanan, dan kondisi sekitar.
Sistem Penayangan Iklan Dinamis: Solusi yang memungkinkan brand dan klien lebih fleksibel dalam menayangkan konten berdasarkan lokasi, waktu, dan karakteristik penumpang.
Integrasi Informasi dan Hiburan: Menggabungkan iklan, informasi perjalanan, serta hiburan dalam satu ekosistem interaktif yang meningkatkan pengalaman penumpang.
Analitik Audiens Berbasis Data: Pemanfaatan data real-time untuk mengoptimalkan efektivitas kampanye dan menganalisis perilaku penumpang.
Dengan jumlah penumpang di transportasi umum yang terus meningkat serta frekuensi perjalanan yang tinggi setiap harinya, periklanan di transportasi publik menjadi salah satu strategi komunikasi paling efektif.
Saat ini, Pixel Group telah menghadirkan memiliki beragam titik media luar ruang di berbagai lokasi strategis di bandara, LRT, dan moda transportasi lainnya.
“Dengan semakin tingginya volume penumpang, media iklan di transportasi publik menjadi salah satu kanal promosi yang strategis dan menjanjikan bagi para brand yang ingin menjangkau audiens dengan cara yang lebih efektif,” lanjut David.
Periklanan di transportasi umum memiliki tingkat efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan media luar ruang konvensional. Hal ini disebabkan oleh waktu tunggu penumpang sebelum keberangkatan.
Stasiun Kereta Cepat Whoosh rata-rata waktu tunggu mencapai 40 menit sebelum keberangkatan, yang memungkinkan brand dan klien menampilkan konten dengan durasi eksposur yang lebih lama dan lebih berkesan bagi audiens.
Sebuah penelitian oleh Nielsen menemukan bahwa 74 persen responden memperhatikan iklan saat berada di transportasi umum.
Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan media iklan tradisional lainnya seperti koran dan majalah.
Pixel Group berkomitmen untuk terus mengembangkan standar baru dalam industri periklanan luar ruang di Indonesia dengan menghadirkan teknologi berbasis data, pemetaan audiens, serta konten dinamis yang dapat menyesuaikan waktu, lokasi, dan preferensi pengguna.
Selain itu, Pixel Group juga tengah menjajaki ekspansi lebih lanjut ke berbagai moda transportasi lainnya guna memperkuat jangkauan komunikasi brand kepada masyarakat urban.
“Kami percaya bahwa masa depan periklanan luar ruang bukan sekadar space iklan, tetapi sebuah ekosistem interaktif yang mendukung pengalaman penumpang sekaligus memberikan dampak maksimal bagi brand dan klien. Melalui inovasi teknologi, kami ingin membawa media luar ruang ke era yang lebih cerdas dan lebih terukur,” tutup David Leong.
Dengan semakin berkembangnya infrastruktur transportasi di Indonesia, Pixel Group optimistis bahwa kolaborasi strategis dengan berbagai operator transportasi publik ini akan menjadi titik awal dalam membangun industri periklanan transportasi yang lebih modern, berbasis data, dan berdaya saing global.
Pixel Group dorong standarisasi media luar ruang di transportasi publik
Senin, 24 Maret 2025 17:05 WIB

Pixel Group dorong standarisasi media luar ruang di transportasi publik (ANTARA/ Foto: Istimewa)