Martapura (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan menggelar Pelatihan Keluarga Tanggap Bencana Tahun 2025 sebagai upaya penanggulangan bencana alam sedini mungkin.
Kepala Pelaksana BPBD OKU Timur Mgs Habibullah di Martapura, Sabtu, mengatakan pelatihan digelar di halaman Pemkab OKU Timur tersebut melibatkan seluruh camat, kepala desa, dan Tim Penggerak PKK setempat.
Kegiatan tersebut langkah awal meningkatkan kapasitas dan ketangguhan keluarga dalam penanggulangan bencana alam di wilayah itu.
Kabupaten OKU Timur salah satu daerah di Sumsel yang dipetakan rawan bencana alam, antara lain banjir, puting beliung, longsor, kebakaran hutan dan lahan, sehingga harus ada upaya mengurangi risiko korban jiwa.
Dalam upaya penanggulangan bencana, keluarga sebagai organisasi terkecil yang diharapkan menjadi benteng terhadap dampak bencana dan pencegahan bencana.
"Dalam kegiatan ini para peserta dilatih kemampuan menyelamatkan diri, keluarga dan tetangga, mendorong kader PKK dalam memberikan sosialisasi kebencanaan kepada anak dan remaja, serta menjadikan PKK aktif dalam upaya mitigasi penanggulangan bencana," ujarnya.
Baca juga: BPBD Sukabumi tingkatkan pemantauan terhadap daerah rawan bencana banjir
Baca juga: BPBD sebut Kaltim merupakan provinsi rawan banjir dan tanah longsor
Baca juga: 169 KK di Prabumulih Sumsel terendam banjir akibat meluapnya Sungai Kelekar
