Banjarmasin (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan menurunkan tim pemeriksa kuliner di Festival Pasar Wadai Ramadhan 1447 H/2026 M untuk memastikan keamanan jajanan menu berbuka puasa yang dijual pedagang.
Ketua Tim Pokja Kesehatan Lingkungan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Banjarmasin Umi Kalsum di Banjarmasin, Jumat, menyampaikan, pihaknya mengambil sampel sejumlah kuliner yang beredar di Festival Pasar Wadai Ramadhan untuk uji laboratorium.
Menurut dia, pemeriksaan ini sebagai langkah strategis pengawasan dan perlindungan kepada masyarakat, agar makanan yang beredar di Festival Pasar Wadai Ramadhan di sepanjang Jalan Sudirman atau di Siring Nol Kilometer Banjarmasin itu aman dikonsumsi.
"Utamanya pengujian pada deteksi boraks, pewarna tekstil dan pemanis buatan yang tidak sesuai standar keamanan pangan," ujarnya.
Baca juga: 1.941 warga Banjarmasin kembali diusulkan PBI BPJS kesehatan gratis pada 2026
Baca juga: Banjarmasin perluas cakupan program CKG
Menurut Umi, kuliner yang diuji kebanyakan kue basah, gorengan, manisan buah dan minuman yang berwarna cerah.
"Bulan Ramadhan identik dengan lonjakan produksi dan penjualan, karena itu kami turun langsung melakukan pengawasan agar tidak ada kandungan bahan berbahaya yang digunakan. Dari beberapa yang kami periksa hasilnya tidak ditemukan boraks, pewarna tekstil dan pemanis buatan yang melanggar ketentuan," katanya.a kuliner terbesar, karena setiap harinya dikunjungi ribuan masyarakat yang berburu menu berbuka puasa.
Dia menyatakan, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala, jika ditemukan ada mengandung zat yang berbahaya, segera ditindak sesuai ketentuan.
Dinkes Banjarmasin mengingatkan kepada masyarakat agar lebih cermat memilih jajanan berbuka, yakni perhatikan warna yang terlalu mencolok atau tekstur yang tidak wajar.
Menurut dia, konsumen yang teliti juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pangan.
Baca juga: Banjarmasin Kalsel waspadai penyakit cacing pada anak
"Diharapkan para pedagang dapat terus mempertahankan pengolahan pangan yang higienis dan sesuai standar sehingga masyarakat dapat menikmati sajian kondisi aman dan nyaman," ujarnya.
Festival Pasar Wadai Ramadhan di Kota Banjarmasin yang diselenggarakan pemerintah kota setempat dan pemerintah provinsi diikuti ratusan pedagang kuliner di sepanjang Jalan Sudirman atau Siring Nol Kilometer Banjarmasin.
Berbagai kuliner khas Banjar yang kebanyakan hanya muncul saat Ramadhan bisa didapati di sana, seperti kue Amparan Tatak, Bingka, kue Masrubah, nasi Kuning, Katupat Kandangan dan lain sebagainya.
Festival Pasar Wadai Ramadhan Banjarmasin jadi wisat
Pewarta: SukarliUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026