Ambon (ANTARA) - Pemerintah Kota Tual,  Maluku  mengemukakan produksi telur lokal di daerah itu mencapai 11 juta butir per tahun dan berkontribusi untuk ketahanan pangan di Maluku.

“Produksi telur di Tual mencapai  30 ribu per butir pada dua peternakan ayam petelur. Sebenarnya ada tiga, tapi satunya tutup karena ayamnya terkena penyakit. jadi untuk telur lokal produksi per tahun rata-rata 11 juta butir,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tual Darnawati Amir, di Ambon, Jumat.

Jumlah produksi tersebut berasal dari dua peternak lokal yang berlokasi di Ohoi (Desa) Ngadi dan Ohoi Ohoitel, Kecamatan Dullah Utara.

Produksi tersebut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Bahkan produksinya melebihi kebutuhan masyarakat Kota Tual.

Ia  menjelaskan  data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 menunjukkan kebutuhan telur masyarakat Kota Tual per kapita per tahun sebanyak 41,6 butir. 

Baca juga: Ini harga komoditas pangan pada Kamis pagi

Baca juga: Cabai rawit Rp68.600/kg, telur ayam Rp29.800/kg pada Minggu



Pewarta: Winda Herman
Editor : Budi Setiawanto

COPYRIGHT © ANTARA 2026