Pontianak (ANTARA) - Penjabat Wali Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Edi Suryanto mengatakan Festival Cap Go Meh 2576 Kongzili di Kota Pontianak pada 6-12 Februari 2025, selain melestarikan budaya juga dapat menggerakkan ekonomi daerah.
"Kegiatan Pekan Promosi dan Kuliner dalam rangka memeriahkan Cap Go Meh 2025 bukan hanya sekadar merayakan kekayaan budaya, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan bagi pengusaha lokal, khususnya pengusaha kecil dan UMKM, untuk memperluas pasar mereka," ujarnya di Pontianak, Jumat.
Kegiatan selama festival mencakup pameran produk unggulan, kerajinan tradisional dan kuliner khas Pontianak dan hal itu tentu akan menarik minat banyak pengunjung.
"Lebih dari 60 stan yang memamerkan produk UMKM, kuliner dan berbagai produk lainnya berjejer di sepanjang Jalan Diponegoro Pontianak. Warga tumpah ruah saat mulai diresmikannya," katanya.
Ia mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalbar dan berbagai pihak yang telah berperan dalam menjadikan Cap Go Meh sebagai kegiatan nasional.
“Ini adalah bukti bagaimana perekonomian di Pontianak berjalan dan maju, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat," jelas dia.
Ia berharap festival ini dapat menjadi sarana untuk mempromosikan kekayaan budaya Pontianak dan Kalbar secara lebih luas. Festival Cap Go Meh di Pontianak diharapkan dapat memberikan efek positif yang signifikan terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Puncaknya Festival Cap Go Meh di Pontianak berupa karnaval naga bersinar pada Rabu (12/2) pukul 19.30 WIB.
Baca juga: Cap Go Meh jadi daya tarik pariwisata Pontianak
Baca juga: 9 naga sambut Imlek dan Cap Go Meh Singkawang