Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi telah menyiapkan strategi dalam menghadapi atau mengantisipasi terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, saat libur panjang Isra Mi'raj dan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili tahun 2025.
"Kami sudah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dan kecelakaan lalu lintas karena Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu lokasi tujuan wisata yang kemungkinan besar pada libur panjang ini banyak wisatawan yang datang," kata Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Arif Saepul Haris di Sukabumi, Sabtu.
Untuk memastikan dalam kondisi siaga, kata dia, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan kesiapan dan perlengkapan personel untuk melayani masyarakat khususnya pengendara yang masuk ke wilayah hukum Polres Sukabumi.
Baca juga: Polres Sukabumi sekat kendaraan luar daerah ke objek wisata selama libur
Adapun strategi yang digunakan untuk melakukan berbagai antisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, antara lain menempatkan petugas di lokasi rawan kemacetan dan kecelakaan, baik di jalur wisata maupun jalur utara Sukabumi.
Kemudian, melakukan pemeriksaan kelayakan operasi kendaraan angkutan umum atau ramcek. Tidak menutup kemungkinan jika volume kendaraan meningkat atau padat, pihaknya melakukan rekayasa arus lalu lintas serta mengarahkan sebagian kendaraan ke jalur alternatif.
Dia mengatakan ada beberapa titik yang jumlah personel diperbanyak untuk antisipasi penumpukan kendaraan seperti di Jalan Nasional III Cibadak, Pintu Tol Promed, Simpang TMC, Simpang Angkrong, Pasar Cibadak, Simpang ratu, Simpang Nagrak, Bottleneck jembatan serong dan titik lainnya di jalur yang mengarah Kota Sukabumi ataupun sebaliknya pada saat arus balik libur panjang.
Baca juga: Libur panjang, Polres Sukabumi Kota perketat keamanan di perbatasan
Kemudian, untuk di jalur wisata, personel yang disiagakan pun diperkuat seperti Simpang Bagbagan, Pasar TPI, Simpang Gunung Butak, Jalur Wisata Pantai Citepus, Simpang Damkar (untuk pengalihan arus ke arah Cikidang melalui Buniwangi).
"Kami pun mengacu pada surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri sebagai antisipasi kemacetan di ruas jalan utama yaitu melaksanakan penyekatan kendaraan sumbu tiga," tambahnya.
Arif mengatakan dalam pengamanan dan pelayanan ini, pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi lainnya seperti TNI, Pemkab Sukabumi hingga relawan.
"Kemudian memberikan imbauan kepada warga khususnya pengendara untuk selalu tertib dalam berlalu lintas serta memberikan informasi terkini kondisi arus lalu lintas melalui sosial media," ujsrnya.