Bekasi (Antaranews Bogor) - Organisasi Pengusaha Angkutan Darat Kota Bekasi, Jawa Barat, menjalin kerja sama dengan lembaga pembiayaan swasta untuk meremajakan ribuan unit angkutan umum mulai 2014.
"Upaya kerja sama dengan PT Gratama Finance ini dalam rangka mendukung program pemerintah dalam menata angkutan umum di Kota Bekasi agar tertib," kata Ketua Organda Kota Bekasi Hotman usai penandatanganan kerja sama di Aula Pemkot Bekasi, Selasa.
Menurut dia, terdapat ribuan angkutan umum dari 35 trayek lokal yang butuh peremajaan kendaraan mulai dari pergantian unit kendaraan hingga perbaikan suku cadang.
"Bagaimana pengusaha angkutan bisa bersaing secara sehat kalau kendaraannya saja tidak bisa bersaing dengan angkutan baru yang ada saat ini," katanya.
Direktur PT Gratama Finance, Ignasius indjun, mengaku siap menginvestasikan dananya hinga Rp290 miliar guna peremajaan angkutan umum di Kota Bekasi.
"Kami mencatat ada sekitar 2.900 angkutan umum di Kota Bekasi yang saat ini perlu dilakukan peremajaan," katanya.
Menurut dia, upaya peremajaan akan dilakukan dengan mengganti unit kendaraan lama menggunakan Suzuki APV dan Daihatsu Grand Max yang telah dimodifikasi menjadi angkutan umum.
"Hitungan kasar kami, harga per unit kendaraan baru mencapai Rp100 juta. Sehingga kami akan berinvestasi sekitar Rp290 miliar," katanya.
Pihaknya berupaya memberikan keringanan kepada pengusaha dalam proses penukaran kendaraan tanpa membebani uang muka. "Jaminannya cukup mobil lama saja," katanya.
Bahkan, pihaknya akan memberikan pelatihan pengelolaan keuangan kepada para pengusaha agar lebih bijak dalam pengeluaran.
Organda remajakan ribuan unit angkutan umum Bekasi
Rabu, 8 Januari 2014 10:17 WIB
Angkot Bekasi (Foto Antara/ M Agung Rajasa)
"Kami mencatat ada sekitar 2.900 angkutan umum di Kota Bekasi yang saat ini perlu dilakukan peremajaan,"
