• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Kamis, 12 Maret 2026
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Presiden Prabowo peringatkan jajarannya tidak buat laporan akal-akalan

      Presiden Prabowo peringatkan jajarannya tidak buat laporan akal-akalan

      2 jam lalu

      Presiden Prabowo targetkan Danantara setor Rp800 triliun pada negara tiap tahun

      Presiden Prabowo targetkan Danantara setor Rp800 triliun pada negara tiap tahun

      3 jam lalu

      Rencana penambahan Layer Cukai Rokok dinilai lemahkan efek jera pelanggaran rokok ilegal

      Rencana penambahan Layer Cukai Rokok dinilai lemahkan efek jera pelanggaran rokok ilegal

      6 jam lalu

      BMKG ungkap potensi turbulensi di Indonesia

      BMKG ungkap potensi turbulensi di Indonesia

      6 jam lalu

      GETI DAY sarankan perlu dibuat kebijakan berpihak pada Green Energy Transition

      GETI DAY sarankan perlu dibuat kebijakan berpihak pada Green Energy Transition

      7 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Ketua DPRD Kota Bogor sebut Pesantren Kilat Ramadhan buka wawasan generasi muda

      Ketua DPRD Kota Bogor sebut Pesantren Kilat Ramadhan buka wawasan generasi muda

      3 jam lalu

      Mudik gratis Polres Bogor diserbu, 1.063 pendaftar dalam 12 menit

      Mudik gratis Polres Bogor diserbu, 1.063 pendaftar dalam 12 menit

      17 jam lalu

      Basarnas bersama Pemkot Bogor gelar simulai evakuasi medis udara

      Basarnas bersama Pemkot Bogor gelar simulai evakuasi medis udara

      10 Maret 2026 20:19

      Wali Kota Bogor dampingi puluhan anak yatim belanja baju Lebaran

      Wali Kota Bogor dampingi puluhan anak yatim belanja baju Lebaran

      10 Maret 2026 20:17

      Tim Maung ASRI tunjukkan kinerja positif jaga keindahan, kebersihan dan ketertiban Depok

      Tim Maung ASRI tunjukkan kinerja positif jaga keindahan, kebersihan dan ketertiban Depok

      7 jam lalu

      Diskarpus Depok bangun karakter generasi muda melalui perpustakaan

      Diskarpus Depok bangun karakter generasi muda melalui perpustakaan

      8 jam lalu

      Polisi ungkap motif pelaku pembunuhan di Depok

      Polisi ungkap motif pelaku pembunuhan di Depok

      9 Maret 2026 23:01

      Pemkot Depok targetkan layanan pajak dan retribusi berbasis digital 2027

      Pemkot Depok targetkan layanan pajak dan retribusi berbasis digital 2027

      9 Maret 2026 13:10

      Mitra BGN di Sukabumi ikut iuran untuk benahi sekolah yang rusak

      Mitra BGN di Sukabumi ikut iuran untuk benahi sekolah yang rusak

      9 Maret 2026 16:19

      Pemkot Sukabumi dan OJK kolaborasi Majukan ekonomi daerah

      Pemkot Sukabumi dan OJK kolaborasi Majukan ekonomi daerah

      4 Maret 2026 14:21

      Kota Sukabumi perhatikan dan awasi gizi program MBG selama Ramadhan

      Kota Sukabumi perhatikan dan awasi gizi program MBG selama Ramadhan

      20 Februari 2026 10:06

      Pemkot Sukabumi kelola 15 bidang tanah hibah dari KPK

      Pemkot Sukabumi kelola 15 bidang tanah hibah dari KPK

      19 Februari 2026 09:57

      Jasamarga siagakan petugas "motorist" di Ruas Jalan Layang MBZ jelang periode arus mudik

      Jasamarga siagakan petugas "motorist" di Ruas Jalan Layang MBZ jelang periode arus mudik

      3 jam lalu

      Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Cikarang bagikan ratusan paket iftar

      Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Cikarang bagikan ratusan paket iftar

      3 jam lalu

      BPJS Ketenagakerjaan Cikarang sisir pekerja informal manfaatkan kebijakan relaksasi

      BPJS Ketenagakerjaan Cikarang sisir pekerja informal manfaatkan kebijakan relaksasi

      3 jam lalu

      BPJS Ketenagakerjaan Cikarang sinergi perbankan optimalkan program

      BPJS Ketenagakerjaan Cikarang sinergi perbankan optimalkan program

      17 jam lalu

      Kapolda Jabar sebut Tol Japek II Selatan jadi jalur alternatif pada musim mudik

      Kapolda Jabar sebut Tol Japek II Selatan jadi jalur alternatif pada musim mudik

      3 jam lalu

      Pemkab Subang hadirkan 52 stan pada kegiatan Bazar Ramadhan 1447 H

      Pemkab Subang hadirkan 52 stan pada kegiatan Bazar Ramadhan 1447 H

      11 jam lalu

      Pemkab Karawang tetapkan 10 program pembangunan strategis 2026

      Pemkab Karawang tetapkan 10 program pembangunan strategis 2026

      11 jam lalu

      Polres Karawang sosialisasikan rekayasa lalu lintas mudik lebaran

      Polres Karawang sosialisasikan rekayasa lalu lintas mudik lebaran

      17 jam lalu

  • Kesehatan
    • Dinkes Cianjur lakukan berbagai langkah tekan penularan cacar air anak

      Dinkes Cianjur lakukan berbagai langkah tekan penularan cacar air anak

      2 jam lalu

      Aplikasi BPOM Mobile bisa jadi sarana lapor dugaan kosmetik palsu

      Aplikasi BPOM Mobile bisa jadi sarana lapor dugaan kosmetik palsu

      8 jam lalu

      BBPOM: Warga bisa lapor kosmetik berbahaya, tapi bukan mempublikasinnya

      BBPOM: Warga bisa lapor kosmetik berbahaya, tapi bukan mempublikasinnya

      8 jam lalu

      Menkes: Gencarkan skrining-surveilans kusta guna eliminasi penyakit

      Menkes: Gencarkan skrining-surveilans kusta guna eliminasi penyakit

      9 jam lalu

      BPOM: 56 ribu produk pangan ditarik cegah risiko kesehatan masyarakat

      BPOM: 56 ribu produk pangan ditarik cegah risiko kesehatan masyarakat

      9 jam lalu

  • Iptek
    • Mau mudik dengan motor listrik? Perhatikan hal ini

      Mau mudik dengan motor listrik? Perhatikan hal ini

      1 jam lalu

      ULM edukasi warga Desa Benua Raya Kalsel tentang rumah sehat dan bebas nyamuk

      ULM edukasi warga Desa Benua Raya Kalsel tentang rumah sehat dan bebas nyamuk

      1 jam lalu

      FEB UI dan Kemenbud perkuat naskah RUU Permuseuman

      FEB UI dan Kemenbud perkuat naskah RUU Permuseuman

      6 jam lalu

      Peneliti UI sebut program MBG dorong pendapatan dan kurangi pengeluaran

      Peneliti UI sebut program MBG dorong pendapatan dan kurangi pengeluaran

      8 jam lalu

      Analis peringatkan harga ponsel naik imbas memori makin mahal

      Analis peringatkan harga ponsel naik imbas memori makin mahal

      9 jam lalu

  • Artikel
    • Kolaborasi warga dan layanan darurat jaga Surabaya

      Kolaborasi warga dan layanan darurat jaga Surabaya

      1 jam lalu

      Sampah yang menjadi haram

      Sampah yang menjadi haram

      8 jam lalu

      Melindungi anak di tengah banjir digital

      Melindungi anak di tengah banjir digital

      11 jam lalu

      Merangkai masa depan dari kreativitas

      Merangkai masa depan dari kreativitas

      17 jam lalu

      Metode parit bedengan mulsa di balik perjuangan petani bawang merah

      Metode parit bedengan mulsa di balik perjuangan petani bawang merah

      10 Maret 2026 22:42

  • Lingkungan Hidup
    • Menteri LH imbau pasar rakyat kelola sampah secara mandiri demi wujudkan ASRI

      Menteri LH imbau pasar rakyat kelola sampah secara mandiri demi wujudkan ASRI

      1 jam lalu

      Delapan titik panas terpantau di Sumatera Utara

      Delapan titik panas terpantau di Sumatera Utara

      8 jam lalu

      KLH perketat awasi isu sampah Jakarta usai tragedi TPST Bantargebang

      KLH perketat awasi isu sampah Jakarta usai tragedi TPST Bantargebang

      8 jam lalu

      Gakkum KLH dalami penyebab tragedi longsor sampah di TPST Bantargebang

      Gakkum KLH dalami penyebab tragedi longsor sampah di TPST Bantargebang

      9 jam lalu

      Kemenhut kerahkan Manggala Agni padamkan karhutla di habitat harimau sumatera

      Kemenhut kerahkan Manggala Agni padamkan karhutla di habitat harimau sumatera

      11 jam lalu

  • Wisata
    • Tips tampil gaya namun tetap nyaman saat traveling untuk pria

      Tips tampil gaya namun tetap nyaman saat traveling untuk pria

      2 jam lalu

      Wamenpar sebut fasilitas di Bromo siap layani wisatawan saat libur Lebaran

      Wamenpar sebut fasilitas di Bromo siap layani wisatawan saat libur Lebaran

      3 jam lalu

      Film "Agak Laen 2: Menyala Pantiku!" jadi film terlaris sepanjang masa

      Film "Agak Laen 2: Menyala Pantiku!" jadi film terlaris sepanjang masa

      8 jam lalu

      Planetarium sajikan tayangan variatif pada momen libur Lebaran

      Planetarium sajikan tayangan variatif pada momen libur Lebaran

      9 jam lalu

      Kemenpar: Sertifikasi dan Standardisasi penting bagi industri pariwisata

      Kemenpar: Sertifikasi dan Standardisasi penting bagi industri pariwisata

      9 jam lalu

  • Internasional
    • Harga rata-rata bensin di Jepang naik imbas perang di Iran

      Harga rata-rata bensin di Jepang naik imbas perang di Iran

      1 jam lalu

      Iran minta negara kawasan tunjukkan lokasi pasukan AS dan Israel

      Iran minta negara kawasan tunjukkan lokasi pasukan AS dan Israel

      1 jam lalu

      Kapal kargo dihantam proyektil tak dikenal di Selat Hormuz pada Rabu dini hari

      Kapal kargo dihantam proyektil tak dikenal di Selat Hormuz pada Rabu dini hari

      6 jam lalu

      Korut uji coba lagi rudal jelajah dari kapal perusak

      Korut uji coba lagi rudal jelajah dari kapal perusak

      8 jam lalu

      Kemlu RI tekankan komitmen multilateralisme di tengah dinamika global

      Kemlu RI tekankan komitmen multilateralisme di tengah dinamika global

      8 jam lalu

  • Olahraga
    • Kai Havertz antusias kembali ke markas BayArena jelang Arsenal hadapi Leverkusen

      Kai Havertz antusias kembali ke markas BayArena jelang Arsenal hadapi Leverkusen

      1 jam lalu

      Adnan/Indah berambisi tampil konsisten usai absen cukup lama

      Adnan/Indah berambisi tampil konsisten usai absen cukup lama

      3 jam lalu

      Kompany sebut serangan Bayern Muenchen berbahaya

      Kompany sebut serangan Bayern Muenchen berbahaya

      8 jam lalu

      Bayern Muenchen pesta gol taklukan Atalanta 6-1

      Bayern Muenchen pesta gol taklukan Atalanta 6-1

      15 jam lalu

      Ganda putra Leo/Bagas maju ke babak kedua Swiss Open

      Ganda putra Leo/Bagas maju ke babak kedua Swiss Open

      15 jam lalu

  • Foto
    • Lomba lari jalanan di Depok

      Lomba lari jalanan di Depok

      Senin, 9 Maret 2026 6:01

      Panen anggur perdana di IPB University

      Panen anggur perdana di IPB University

      Minggu, 8 Maret 2026 13:42

      Nyantri Foto Antara di Puncak Bogor

      Nyantri Foto Antara di Puncak Bogor

      Senin, 2 Maret 2026 11:32

      Produksi roti konde meningkat saat bulan Ramadhan

      Produksi roti konde meningkat saat bulan Ramadhan

      Kamis, 26 Februari 2026 6:21

      Penyaluran MBG saat Bulan Ramadhan

      Penyaluran MBG saat Bulan Ramadhan

      Selasa, 24 Februari 2026 10:01

  • Video
    • Siap mang, solusi digital untuk aspirasi pembangunan

      Siap mang, solusi digital untuk aspirasi pembangunan

      Minggu, 8 Maret 2026 13:28

      Punya ide inovasi? Ikutan Bogor Innovation Award (BIA) yuk!

      Punya ide inovasi? Ikutan Bogor Innovation Award (BIA) yuk!

      Minggu, 8 Maret 2026 13:25

      Mengenal Bapperida: Otak di balik pembangunan Kota Bogor

      Mengenal Bapperida: Otak di balik pembangunan Kota Bogor

      Minggu, 8 Maret 2026 13:23

      Inisiatif Pemkot Bogor perbaiki jalan nasional cegah kecelakaan

      Inisiatif Pemkot Bogor perbaiki jalan nasional cegah kecelakaan

      Minggu, 1 Maret 2026 23:43

      KBRI Abu Dhabi keluarkan imbauan bagi WNI terkait konflik Timur Tengah

      KBRI Abu Dhabi keluarkan imbauan bagi WNI terkait konflik Timur Tengah

      Minggu, 1 Maret 2026 11:18

Kampung nelayan di pesisir NTB menjaga asa

Oleh Abdul Hakim Sabtu, 20 Desember 2025 8:42 WIB

Kampung nelayan di pesisir NTB menjaga asa

Arsip - Foto udara sejumlah perahu nelayan diparkir saat tidak melaut di kampung nelayan Pondok Perasi, Kelurahan Bintaro Jaya, Ampenan, Mataram, NTB, Sabtu (6/2/2021). Pemerintah Kota Mataram, NTB menyiapkan bantuan logistik sembako kepada sekitar 150 KK nelayan yang tidak melaut akibat cuaca ekstrem yang terjadi sejak sebulan lalu dengan rinciannya 70 KK di Lingkungan Pondok Perasi, 47 KK di Kampung Bugis dan 33 KK di Lingkungan Bintaro Jaya. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.)

Mataram (ANTARA) - Pagi di kampung-kampung pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB) selalu dimulai lebih awal dibandingkan di daratan. Saat sebagian orang masih terlelap, lampu perahu nelayan telah menjauh dari garis pantai.

Di balik pemandangan itu, tersimpan ironi yang sudah lama menjadi wacana publik: NTB dianugerahi laut luas dan sumber daya perikanan melimpah, tapi kehidupan kampung nelayan banyak yang masih tertinggal.

Rumah berhimpitan di sempadan pantai, akses air bersih terbatas, hasil tangkapan bergantung cuaca, dan rantai niaga yang panjang membuat nilai tambah tidak sepenuhnya dinikmati nelayan.

Isu kampung nelayan kembali mengemuka seiring digulirkannya program Kampung Nelayan Merah Putih. Di NTB, puluhan desa diusulkan, sebagian telah masuk tahap pembangunan, sementara lainnya masih menunggu kepastian.

Program ini membawa harapan besar untuk mengubah wajah kampung nelayan tradisional menjadi kawasan yang tertata, produktif, dan berkelanjutan.

Namun, bersamaan dengan itu, pembangunan ini juga membuka ruang kritis tentang sejauh mana infrastruktur mampu menjawab persoalan struktural nelayan, serta bagaimana memastikan program tersebut tidak berhenti sebagai proyek, melainkan benar-benar menjadi jalan keluar yang berkelanjutan.


Tradisi dan perubahan

Kampung nelayan di NTB tumbuh dari sejarah panjang interaksi manusia dengan laut. Di Lombok, Sumbawa, hingga pulau-pulau kecil, pola permukiman pesisir berkembang secara organik, mengikuti kebutuhan sandar perahu dan kedekatan dengan sumber ikan.

Pola ini membentuk solidaritas sosial yang kuat, tetapi juga menyisakan masalah tata ruang. Banyak kampung nelayan berada di zona rawan abrasi, banjir rob, dan konflik pemanfaatan ruang, terutama ketika kawasan pesisir mulai dilirik untuk pariwisata dan investasi.

 

Data sektor kelautan menunjukkan kontribusi ekonomi yang besar, namun kesejahteraan nelayan bergerak lebih lambat. Pertumbuhan sektor perikanan NTB yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir belum sepenuhnya tercermin pada pendapatan nelayan kecil.

Salah satu penyebabnya adalah lemahnya infrastruktur pascapanen. Tanpa cold storage (fasilitas penyimpanan berpendingin), pabrik es, dan tempat pelelangan yang layak, nelayan terpaksa menjual ikan dengan harga rendah. Ketergantungan pada tengkulak menjadi keniscayaan, bukan pilihan.

Program Kampung Nelayan Merah Putih mencoba masuk di celah ini. Pembangunan dermaga, tambatan perahu, fasilitas penyimpanan dingin, hingga koperasi desa diharapkan memutus mata rantai panjang distribusi.

Di NTB, beberapa lokasi sudah berjalan, sementara puluhan lainnya masih terkendala kesiapan lahan dan administrasi.

Ancaman kegagalan pada sebagian usulan menunjukkan bahwa persoalan kampung nelayan bukan sekadar teknis, tetapi juga soal tata kelola dan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.

Di sisi lain, antusiasme masyarakat pesisir terhadap fasilitas seperti pabrik es dan bengkel kapal, menjadi penanda kebutuhan yang nyata.

Bagi nelayan, fasilitas tersebut bukan simbol modernisasi, melainkan alat bertahan hidup. Ketika mesin rusak atau es sulit diperoleh, hari melaut bisa berubah menjadi kerugian.

Dalam konteks ini, pembangunan kampung nelayan seharusnya dimulai dari kebutuhan paling dasar nelayan, bukan dari desain megah yang jauh dari realitas lapangan.

 

Program nasional

Ambisi nasional membangun ratusan hingga ribuan kampung nelayan menempatkan NTB pada posisi strategis.

Dengan garis pantai panjang dan banyak komunitas pesisir, NTB berpotensi menjadi model pengembangan kampung nelayan di kawasan timur Indonesia. Namun potensi ini hanya bisa terwujud jika program disesuaikan dengan konteks lokal.

Kasus di beberapa wilayah menunjukkan bahwa ketersediaan lahan menjadi batu sandungan utama. Banyak kampung nelayan tumbuh di tanah negara atau kawasan yang status hukumnya belum jelas.

 

Tanpa kepastian lahan, pembangunan fisik berisiko memicu konflik baru. Selain itu, penerimaan masyarakat juga menjadi faktor krusial.

Kampung nelayan bukan sekadar kumpulan bangunan, melainkan ruang hidup dengan ikatan sosial dan budaya yang kuat. Relokasi atau penataan ulang tanpa dialog berisiko mengikis kepercayaan.

Program kampung nelayan modern yang disiapkan di kawasan perkotaan dan kawasan strategis pariwisata juga menghadirkan dilema.

Di satu sisi, integrasi dengan pariwisata membuka peluang ekonomi baru. Di sisi lain, nelayan rentan tersisih jika tidak ditempatkan sebagai subjek utama. Pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa tanpa perlindungan yang jelas, kampung nelayan bisa berubah menjadi etalase wisata, sementara nelayan hanya menjadi penonton.

Karena itu, pendekatan yang terlalu seragam berisiko melemahkan tujuan awal. Kampung nelayan di NTB memiliki karakter berbeda-beda, dari pesisir selatan Lombok hingga teluk-teluk di Sumbawa.

Kebutuhan nelayan tangkap berbeda dengan nelayan budidaya, begitu pula tantangan geografisnya. Tulisan ini menegaskan bahwa keberhasilan program sangat ditentukan oleh fleksibilitas desain dan kedalaman pemahaman terhadap kondisi lokal.


Masa depan pesisir

Menata kampung nelayan di NTB seharusnya dipandang sebagai investasi sosial jangka panjang. Pembangunan fisik penting, tetapi tidak cukup. Penguatan kelembagaan nelayan melalui koperasi menjadi kunci agar fasilitas yang dibangun tidak mangkrak.

Koperasi yang dikelola secara transparan dapat menjadi pengelola cold storage, pabrik es, hingga distribusi BBM nelayan. Dengan demikian, nilai tambah hasil laut bisa tinggal di kampung, bukan berpindah ke luar daerah.

Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia perlu berjalan seiring. Nelayan perlu didukung dengan literasi keuangan, akses permodalan yang adil, dan teknologi penangkapan ramah lingkungan.

Program kampung nelayan akan kehilangan makna jika tidak mampu menjawab tantangan keberlanjutan. Tekanan terhadap sumber daya laut, perubahan iklim, dan cuaca ekstrem menuntut kebijakan yang adaptif dan berpihak pada nelayan kecil.

Pemerintah daerah memegang peran penting sebagai penghubung antara kebijakan nasional dan realitas lokal. Sinkronisasi tata ruang, kepastian lahan, serta pendampingan masyarakat harus menjadi prioritas.

Tanpa itu, ancaman program yang terhenti di tengah jalan akan terus membayangi. Kampung nelayan tidak boleh menjadi deretan bangunan tanpa kehidupan ekonomi yang bergerak.

Kampung nelayan adalah cermin pilihan pembangunan. NTB memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa pembangunan pesisir tidak harus mengorbankan nelayan.

Dengan kebijakan yang konsisten, partisipatif, dan berorientasi jangka panjang, kampung nelayan dapat menjadi ruang hidup yang layak sekaligus pusat ekonomi biru yang berkelanjutan.

Pertanyaannya kini bukan lagi apakah kampung nelayan perlu dibangun, melainkan bagaimana memastikan pembangunan itu benar-benar berpihak pada mereka yang sejak lama menggantungkan hidup pada laut.


Baca juga: Demo nelayan, Polisi siapkan 2.154 personel untuk layani massa
Baca juga: Kapolda Metro Jaya pimpin apel 1.000 nelayan
Baca juga: Menteri Kelautan dan Perikanan : Pastikan kebijakan lindungi kesejahteraan nelayan

Editor : Budi Setiawanto


COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

OJK sasar KNMP di Cirebon untuk program literasi keuangan

OJK sasar KNMP di Cirebon untuk program literasi keuangan

5 Maret 2026 15:06

KKP target pembangunan 35 lokasi kampung nelayan rampung akhir Januari ini

KKP target pembangunan 35 lokasi kampung nelayan rampung akhir Januari ini

13 Januari 2026 04:25

Presiden Prabowo targetkan bangun 1.100 KNMP, kejar swasembada pangan tahun 2026

Presiden Prabowo targetkan bangun 1.100 KNMP, kejar swasembada pangan tahun 2026

7 Januari 2026 14:49

IPB dan KKP paparkan hasil survei lokasi Kampung Nelayan Merah Putih

IPB dan KKP paparkan hasil survei lokasi Kampung Nelayan Merah Putih

27 Desember 2025 19:59

KKP segera bangun lagi KNMP 35 titik di pesisir Indonesia

KKP segera bangun lagi KNMP 35 titik di pesisir Indonesia

21 Desember 2025 17:51

KKP dan IPB berangkatkan 560 surveyor ke Kampung Nelayan Merah Putih secara bertahap

KKP dan IPB berangkatkan 560 surveyor ke Kampung Nelayan Merah Putih secara bertahap

10 Desember 2025 12:58

Harapan baru untuk Kampung Nelayan Merah Putih

Harapan baru untuk Kampung Nelayan Merah Putih

14 November 2025 06:07

Memberdayakan Kampung Nelayan Merah Putih

Memberdayakan Kampung Nelayan Merah Putih

28 September 2025 10:05

Terpopuler

160 pengembang perumahan di Bekasi resmi serahkan fasos-fasum

160 pengembang perumahan di Bekasi resmi serahkan fasos-fasum

Ini spesifikasi & harga Xpeng X9 yang jadi mobil Sheila Dara ke makam Vidi Aldiano

Ini spesifikasi & harga Xpeng X9 yang jadi mobil Sheila Dara ke makam Vidi Aldiano

Penataan kawasan Sentra Grosir Cikarang Bekasi butuh dukungan anggaran

Penataan kawasan Sentra Grosir Cikarang Bekasi butuh dukungan anggaran

InJourney nilai konflik geopolitik di Timur Tengah berpotensi tekan pariwisata

InJourney nilai konflik geopolitik di Timur Tengah berpotensi tekan pariwisata

Pemkab Bekasi alokasikan anggaran Rp176 miliar untuk THR pegawai

Pemkab Bekasi alokasikan anggaran Rp176 miliar untuk THR pegawai

Top News

  • Kai Havertz antusias kembali ke markas BayArena jelang Arsenal hadapi Leverkusen

    Kai Havertz antusias kembali ke markas BayArena jelang Arsenal hadapi Leverkusen

    1 jam lalu

  • Mau mudik dengan motor listrik? Perhatikan hal ini

    Mau mudik dengan motor listrik? Perhatikan hal ini

    1 jam lalu

  • Delman dan becak dilarang beroperasi di jalur mudik wilayah Garut

    Delman dan becak dilarang beroperasi di jalur mudik wilayah Garut

    1 jam lalu

  • Harga rata-rata bensin di Jepang naik imbas perang di Iran

    Harga rata-rata bensin di Jepang naik imbas perang di Iran

    1 jam lalu

  • Iran minta negara kawasan tunjukkan lokasi pasukan AS dan Israel

    Iran minta negara kawasan tunjukkan lokasi pasukan AS dan Israel

    1 jam lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA