Ternate (ANTARA) - Rumah Sakit Jiwa Sofifi, Maluku Utara, menggandeng Lembaga Akreditasi Rumah Sakit untuk melakukan penilaian dan survei guna meningkatkan standar pelayanan kepada masyarakat.
Direktur Rumah Sakit Jiwa Sofifi Yazzit Mahri di Ternate, Selasa, mengatakan akreditasi bukan hanya sekadar penilaian, tetapi merupakan proses penting untuk memastikan pelayanan yang diberikan selalu memenuhi standar terbaik.
Ia memberikan apresiasi kepada dukungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara terkait pengembangan RSJ Sofifi ke depannya.
Sehingga, kata dia, dengan pelaksanaan survei akreditasi ini, semoga semakin meningkatkan motivasi bagi seluruh civitas hospitalia untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Untuk itu, ia berharap hasil dari survei akreditasi ini dapat menjadi dorongan untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan pelayanan yang semakin berkualitas bagi seluruh masyarakat Maluku Utara.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh jajaran manajemen, dokter, tenaga medis, dan nonmedis RSJ Sofifi menunjukkan antusiasme dan komitmen tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan survei.
Mereka siap memberikan data, bukti, dan penjelasan terkait penerapan standar yang telah berjalan.
RSJ Sofifi didirikan tahun 2016 dan merupakan RS khusus jiwa kelas C. Dalam kurun waktu 2025, RSJ yang menjadi UPTD Dinas Kesehatan Maluku Utara tersebut telah merawat 4.412 pasien rawat jalan jiwa dan 76 pasien rawat inap serta memberikan sumbangsih pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp3,8 miliar.
Baca juga: Dinsos Mukomuko tangani ODGJ asal Kampar yang meresahkan warga
Baca juga: Pemkab Bogor masih mengkaji pembangunan rumah sakit jiwa
