Kupang, NTT (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai tiga bibit siklon tropis yang berpeluang menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.

“Tiga bibit siklon ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif dan berpeluang menimbulkan hujan sedang hingga sangat lebat, serta peningkatan kecepatan angin di wilayah NTT,” kata Kepala Stasiun Meteorologi NTT Sti Nenot’ek dalam keterangannya di Kupang, Kamis.

Ia menjelaskan tiga bibit siklon tropis tersebut yakni Bibit Siklon Tropis 90S di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah yang bergerak ke arah timur dan berpeluang tinggi menjadi siklon tropis.

Baca juga: Bibit siklon tropis 90S berpeluang tinggi jadi badai tropis
Baca juga: Waspadai hujan lebat di Jateng dampak tidak langsung Bibit Siklon Tropis 90S

Selain itu Bibit Siklon Tropis 93S di perairan Australia Barat dan Bibit Siklon Tropis 92P di Teluk Carpentaria yang bergerak ke arah barat-barat daya, yang dalam periode 24 jam ke depan memiliki peluang sedang menjadi siklon tropis.

Ia menambahkan terdapat dinamika atmosfer skala regional, yaitu penguatan monsun Asia, La Nina lemah, gelombang atmosfer low, Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin dan aktifnya Gelombang Equator Rossby yang memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di wilayah NTT.

“Seluruh kabupaten dan kota di wilayah NTT berpotensi mengalami angin kencang pada 5-6 Maret 2026,” kata St Nenot'ek.

BMKG mencatat pada Kamis (5/3) potensi hujan sedang hingga lebat berpeluang terjadi di Kabupaten Nagekeo, Ngada, Ende, Flores Timur, Lewoleba, Rote Ndao, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Manggarai Barat, Malaka, Sumba Barat, dan Sumba Timur.

Baca juga: Gangguan dinamika atmosfer tingkatkan potensi cuaca ekstrem di NTB

Sementara itu Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Sikka, dan Alor diminta siaga terhadap potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem.

Pada Jumat (6/3), potensi hujan sedang hingga lebat juga berpeluang terjadi di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Ende, Rote Ndao, Kota Kupang, Kab. Kupang, TTU, TTS, dan Malaka

Adapun wilayah Kabupaten Belu, Manggarai, Sikka, Flores Timur, Lembata, dan Alor wajib siaga terhadap potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem.

BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai dampak hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang karena dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.

Masyarakat juga dapat memantau informasi resmi lewat layanan 24 jam di (0380) 881613 dan WhatsApp (WA) 0811-3940-4264 atau mengunduh aplikasi Info BMKG di AppStore dan PlayStore.



Pewarta: Yoseph Boli Bataona
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026