Kendari (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengimbau seluruh masyarakat yang beraktivitas di laut untuk mewaspadai gelombang tinggi mencapai 2,5 meter di Perairan Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Sugeng Widarko saat dihubungi di Kendari, Selasa, mengatakan berdasarkan analisis sinoptik, pola angin di wilayah Sultra umumnya bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 15 knot.
"Kecepatan angin tertinggi terpantau dapat mencapai 20 knot atau setara dengan 5 Skala Beaufort, terutama di wilayah Laut Banda timur Wakatobi. Hal ini memicu peningkatan ketinggian gelombang," kata Sugeng Widarko.
Ia merinci peringatan dini gelombang tinggi dengan rentang 1,25 hingga 2,5 meter diprediksi terjadi dalam dua periode waktu di lokasi yang berbeda
Baca juga: 15 rumah warga rusak dihantam gelombang laut di Sulteng
Baca juga: Dua perairan NTT berpotensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter dari Senin-Kamis
Pada periode 28 hingga 29 April 2026 risiko gelombang tinggi diprakirakan melanda wilayah Perairan Wakatobi bagian barat, Perairan Wakatobi bagian timur, serta Laut Banda timur Wakatobi.
Pewarta: La Ode Muh. Deden SaputraUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.