Kota Bogor (ANTARA) - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi beserta delegasi menghadiri pertemuan soal tata kelola pemerintahan digital, yakni, The 2nd ASEAN-China Digital Governance Dialogue di Beihai, China, serta melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Cyberspace Administration of China (CAC) Wang Jingtao.
Kepala BSSN Nugroho S Budi, sebagaimana dipantau dari akun resmi instagram @bssn_ri di Kota Bogor, Selasa, menyebutkan forum dialog tersebut menjadi wadah strategis untuk memperdalam kerja sama, memperluas konsensus, dan mempromosikan kebijakan tata kelola digital antara China dan negara-negara anggota ASEAN.
Kepala BSSN, ketika menanggapi dinamika global, menegaskan bahwa ruang digital adalah domain strategis yang melampaui batas teritorial.
"Membawa prinsip politik luar negeri yang bebas aktif, Indonesia memposisikan diri sebagai consensus builder yang menjadikan ruang siber sebagai arena kolaborasi, bukan rivalitas," katanya.
Menurut Kepala BSSN, kerja sama erat adalah kunci membangun kepercayaan (trust), mendukung keamanan transaksi digital, serta menciptakan ekosistem regional yang stabil dan tangguh.
Sementara Wakil Menteri CAC Wang Jingtao menyoroti pesatnya perkembangan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan (AI), yang telah merombak tatanan kehidupan global.
Wang menggarisbawahi adanya fragmentasi aturan digital di tingkat nasional dan global, sehingga pemerintah China berkomitmen penuh menjalin kemitraan erat dengan ASEAN untuk mengatasi tantangan tersebut.
Dalam forum tersebut juga berisi diskusi panel yang membedah tiga isu strategis, yakni keamanan siber, tata Kelola kecerdasan buatan (AI), serta arus data lintas batas (cross-border data flow). Pertemuan tingkat tinggi ini dihadiri oleh perwakilan negara-negara anggota ASEAN dan China.
Usai pertemuan multilateral, delegasi BSSN melanjutkan agenda berupa pertemuan bilateral BSSN-CAC yang bertujuan mempererat kolaborasi strategis, khususnya berbagi praktik terbaik mengenai isu keamanan siber dan tata kelola keamanan AI.
Kedua instansi sepakat untuk menjajaki peluang kerja sama kongkret di masa mendatang.
