Kabupaten Sukabumi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengajak publik dan pemangku kepentingan untuk terlibat merancang rencana kerja pemerintah daerah tahun 2027.

Diskominfosan Kabupaten Sukabumi, Jumat, menginformasikan ajakan itu mengemuka dalam konsultasi publik yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi mengenai Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Tahun 2027 di Bale Pangripta Bapperida Kabupaten Sukabumi pada Kamis (29/1).

Forum ini menjadi ruang bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk berpartisipasi menyampaikan dan memberi masukan mengenai arah perencanaan pembangunan daerah tahun 2027.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi meyakini kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan publik secara aktif akan membuahkan perencanaan yang baik dan realistis.

Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah Bapperida Kabupaten Sukabumi, Tatang Kurniawan, menyampaikan bahwa tahapan lanjutan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah akan dimulai melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan pada 10–23 Februari 2026.

“Setelah itu akan dilanjutkan dengan Forum Perangkat Daerah pada akhir Februari 2026, kemudian Musrenbang Kabupaten pada 31 Maret 2026. Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2027 direncanakan pada minggu keempat Juni 2026,” ujar Tatang.

Bapperida Kabupaten Sukabumi juga membuka ruang partisipasi publik secara tertulis dan daring. Masyarakat dapat menyampaikan aspirasi, kritik, dan saran melalui formulir yang telah disediakan sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas perencanaan pembangunan.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan harus mengedepankan tiga pendekatan utama.

“Pendekatan teknokratis berbasis data, pendekatan politis sesuai mandat kepemimpinan, serta pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menekankan pentingnya integrasi pembangunan lintas sektor.

Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2027 harus diarahkan pada program-program prioritas yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan daerah perlu disinergikan agar setiap program memiliki keterkaitan dan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari pelayanan publik, infrastruktur, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ucap Ade.

Melalui konsultasi publik ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap perencanaan pembangunan tahun 2027 dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, berorientasi pada data, serta mendorong pemerataan dan keberlanjutan pembangunan di seluruh wilayah.

Baca juga: Kominfo apresiasi unit saber anti-hoaks Kabupaten Sukabumi



Pewarta: Erwan Muhadam
Editor : Budi Setiawanto

COPYRIGHT © ANTARA 2026