Lamongan, Jawa Timur (ANTARA) -
Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Lamongan menyiapkan 92 agenda dalam Kalender Event 2026 sebagai upaya mendorong kunjungan wisata, memperkuat potensi hingga menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Kepala Disbudporapar Lamongan Siti Rubikah mengatakan kalender event tersebut menjadi media promosi pariwisata terencana agar aktivitas wisata tidak hanya terpusat pada musim tertentu, sekaligus sarana memperkenalkan kearifan lokal daerah.
“Kalender event rutin diluncurkan setiap tahun sebagai promosi year-round tourism, sehingga pariwisata Lamongan tetap hidup sepanjang tahun. Secara tidak langsung, ini juga melestarikan budaya dan tradisi lokal,” katanya di Lamongan, Jawa Timur, Senin.
Baca juga: Kunjungan wisata pantai di Kabupaten Trenggalek Jatim melonjak selama libur Natal
Baca juga: Pemkab Banyuwangi terjunkan tim memantau seluruh destinasi wisata di Jatim
Ia menjelaskan keberadaan kalender event memudahkan wisatawan mengetahui waktu dan lokasi penyelenggaraan kegiatan, sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman berwisata, bukan semata mengejar jumlah kunjungan.
Selain sektor pariwisata, Rubikah berharap kalender event dapat mendorong pergerakan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), penginapan, hingga jasa transportasi.
“Tentunya ini berdampak pada ekonomi masyarakat, karena UMKM, penginapan dan transportasi ikut bergerak,” ujarnya.
Dari total 92 agenda yang tercantum dalam Kalender Event 2026, sebanyak 50 kegiatan merupakan event pariwisata dan budaya, 12 event olahraga, 18 event ekonomi kreatif, serta 12 event dari sektor peternakan, lingkungan, dan sosial.
Baca juga: Tulungagung Jatim perkuat pengamanan destinasi wisata sambut wisatawan Nataru
Seluruh kegiatan tersebut dinilai memiliki dampak luas bagi masyarakat, mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, memiliki kepastian waktu dan lokasi, serta bersifat ikonik bagi daerah.
Untuk mengoptimalkan pelaksanaan Kalender Event 2026, Disbudporapar Lamongan menggandeng organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, pelaku usaha, hingga pengelola wisata desa.
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Alimun KhakimUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026